• Latest
Broker Asing Ini Dituduh Manipulasi Pasar, Rp 9,2 Triliun Disita

Broker Asing Ini Dituduh Manipulasi Pasar, Rp 9,2 Triliun Disita

July 10, 2025
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

September 8, 2026
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

September 8, 2026
Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

September 8, 2026
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

September 8, 2026
Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

September 8, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, September 8, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Broker Asing Ini Dituduh Manipulasi Pasar, Rp 9,2 Triliun Disita

1 year ago
in People & Culture
Broker Asing Ini Dituduh Manipulasi Pasar, Rp 9,2 Triliun Disita
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Badan Pengawas Pasar Modal India alias Securities Exchange Board of India (SEBI) untuk sementara melarang Jane Street Group mengakses pasar sekuritas India. Mengutip CNBC, SEBI menuduh perusahaan broker asal AS itu melakukan manipulasi pasar.

Menurut perintah sementara yang diunggah di situs web regulator pada hari Kamis (10/7/2025), entitas Jane Street dilarang mengakses pasar sekuritas dan selanjutnya dilarang membeli, menjual, atau bertransaksi sekuritas, baik secara langsung maupun tidak langsung.

SEBI juga mengeluarkan perintah sementara untuk membekukan lebih dari 48,4 miliar rupee India atau sekitar Rp9,2 triliun dari Jane Street atas dugaan keuntungan ilegal.

Lebih lanjut, SEBI menyatakan bahwa para perusahaan perbankan telah diarahkan untuk memastikan bahwa “tidak ada transaksi debit yang dilakukan, tanpa izin SEBI,” untuk rekening yang dimiliki oleh entitas Jane Street, baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri.

Menanggapi hal itu, Jane Street mengatakan kepada CNBC bahwa mereka membantah temuan perintah sementara SEBI dan mengatakan akan terus berkomunikasi dengan regulator. Seorang juru bicara Jane Street menambahkan bahwa perusahaan “berkomitmen untuk beroperasi sesuai dengan semua peraturan di wilayah tempat kami beroperasi di seluruh dunia.”

Jane Street sendiri diduga menggunakan berbagai strategi untuk memengaruhi indeks acuan Nifty 50 India secara artifisial, yang melacak 50 perusahaan teratas di negara itu, dan mendapatkan keuntungan dari posisi yang jauh lebih besar dalam opsi indeks.

Menurut perintah sementara SEBI yang setebal 105 halaman, Jane Street akan secara agresif membeli sejumlah besar saham dan kontrak berjangka yang merupakan bagian dari indeks perbankan India BANKNIFTY, di awal hari perdagangan.

Perusahaan perdagangan kuantitatif tersebut kemudian akan memasang taruhan besar bahwa indeks akan turun di kemudian hari.

Jane Street kemudian akan menjual posisi yang telah dibelinya sebelumnya, menyeret indeks lebih rendah dan membuat taruhan mereka sebelumnya di pasar opsi jauh lebih menguntungkan.

Meskipun Jane Street akan mengalami beberapa kerugian, SEBI berpendapat bahwa itu adalah bagian dari strategi yang disengaja untuk memanipulasi indeks demi keuntungan perdagangan dan posisi. Kerugian tersebut nantinya diimbangi oleh perdagangan opsi perusahaan yang jauh lebih besar dan menguntungkan.

Meskipun tindakan-tindakan ini tidak melanggar peraturan apa pun, SEBI menyatakan bahwa intensitas dan skala besar intervensi mereka, serta pembalikan perdagangan yang cepat tanpa alasan ekonomi yang masuk akal bersifat manipulatif.

Hedge fund Mayank Bansal mencatat bahwa tindakan Jane Street telah berlangsung sejak Juli 2023, dan dugaan manipulasi mereka meningkat sebelum mencapai puncaknya pada tahun 2024.

“Sebagai pedagang opsi, saya dapat melihat manipulasi terjadi secara langsung di layar, dan begitu pula pedagang lain di setiap hari kedaluwarsa,” tambah presiden dana lindung nilai yang berbasis di UEA, yang menolak mengungkapkan nama perusahaannya, dikutip dari CNBC, Kamis (10/7/2025).

Meskipun memuji tindakan SEBI, Bansal mengatakan bahwa regulator harus memulihkan keuntungan yang melanggar hukum, dan larangan terhadap Jane Street “adalah tindakan minimum.”

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .