• Latest
4 Kebiasaan Para Konglomerat, Pantas Kaya Raya

4 Kebiasaan Para Konglomerat, Pantas Kaya Raya

July 10, 2025
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

September 8, 2026
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

September 8, 2026
Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

September 8, 2026
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

September 8, 2026
Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

September 8, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, September 8, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

4 Kebiasaan Para Konglomerat, Pantas Kaya Raya

1 year ago
in People & Culture
4 Kebiasaan Para Konglomerat, Pantas Kaya Raya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Menjadi kaya raya tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada empat kebiasaan yang dimiliki oleh para konglomerat sehingga kesuksesan yang mengantarkan pada kekayaan bukan hanya sekedar keberuntungan semata.

Dalam menggapai kesuksesan finansial, bukan hanya keberuntungan atau pekerjaan bergaji tinggi, melainkan cara berpikir tentang uang dan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

Kebiasaan-kebiasaan ini bila dilatih siapa pun untuk membangun kekayaan dari waktu ke waktu.

Mengutip CNBC International, Kamis (10/7/2025), Sam Dogen yang merupakan pendiri Financial Samurai dan seorang penulis mengaku, selama menjadi jutawan di usia 28 tahun dan menghabiskan lebih dari 16 tahun menulis tentang keuangan pribadi, Ia melihat ada empat kebiasaan berbeda yang membedakan para jutawan.

Berikut adalah kebiasaan “menjadi kaya” yang diabaikan oleh sekitar 93% orang biasa:

1. Menabung dan berinvestasi secara konsisten

Kebiasaan tersebut menjadi penting saat ini. Meskipun ada volatilitas pasar saham, kekhawatiran inflasi, perang dagang, dan kekhawatiran resesi yang menyebabkan keraguan di antara para investor.

Namun, inilah rahasianya: Para jutawan tidak menunggu waktu yang “tepat” untuk berinvestasi. Mereka tahu bahwa waktu di pasar lebih baik daripada mencoba mengatur waktu pasar.

Saat pasar turun, mereka melihat peluang, bukan kepanikan. Mereka mengotomatiskan investasi dan memperlakukan penurunan sebagai peluang untuk membeli dengan harga diskon.

“Saya selalu menginvestasikan setidaknya 20% dari pendapatan saya, dan saya meningkatkan persentase tersebut seiring dengan bertambahnya pendapatan saya. Seiring waktu, compounding akan menguntungkan saya,” tulisnya.

2. Membangun beberapa aliran pendapatan

Mengandalkan satu sumber pendapatan, seperti pekerjaan harian, adalah langkah yang berisiko. Di era otomatisasi, globalisasi, dan kecerdasan buatan seperti sekarang ini, tidak ada lagi yang namanya keamanan kerja.

Semakin banyak sumber pendapatan yang dimiliki, semakin aman secara finansialnya. Rata-rata jutawan memiliki banyak sumber pendapatan:
– Dividen dari saham
– Pendapatan sewa dari real estate
– Keuntungan dari bisnis sampingan
– Royalti dari kekayaan intelektual
– Keuntungan modal dari saham dan investasi pribadi
– Bunga dari obligasi atau tabungan dengan imbal hasil tinggi
– Pekerjaan lepas atau konsultasi

Berbagai sumber pendapatan berfungsi sebagai jaring pengaman finansial. Jika kehilangan pekerjaan, properti sewaan atau portofolio dividen dapat menjaga arus kas tetap mengalir. Jika bisnis terpukul, investasi Anda menjadi penopang. Diversifikasi bukan hanya untuk portofolio saham tapi untuk seluruh kehidupan finansial Anda.

“Pikirkan cara-cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan di luar gaji Anda. Bisakah Anda menyewakan kamar di rumah Anda? Memulai usaha sampingan? Berinvestasi dalam aset yang menghasilkan pendapatan pasif? Memberi pelajaran keterampilan atau olahraga yang Anda kuasai?,” ungkapnya.

Para jutawan tidak hanya bekerja untuk uang – mereka membuat uang bekerja untuk mereka dengan berbagai cara.

3. Berpikir dalam hal biaya peluang

Para jutawan memiliki kemampuan untuk berpikir dalam kerangka biaya peluang terkait apa yang mereka korbankan untuk membuat keputusan finansial. Pergeseran pola pikir ini sangat kuat karena membantu mereka memprioritaskan aktivitas membangun kekayaan daripada kepuasan jangka pendek.

Dengan mempertimbangkan biaya peluang, setiap dolar yang dibelanjakan akan dipikirkan dengan lebih teliti.

“Sebagai contoh, alih-alih membeli mobil mewah baru secara impulsif, seorang jutawan akan bertanya: Jika saya menginvestasikan uang US$ 60.000 ini, berapa nilainya dalam 10 tahun? Jika saya menginvestasikan US$60.000 di S&P 500, dengan imbal hasil tahunan majemuk 8%, saya bisa mendapatkan US$130.000,” jelasnya.

Daripada menghabiskan US$5.000 untuk berlibur, mereka mempertimbangkan uang ini bisa lebih baik digunakan untuk membeli aset yang akan menghasilkan imbal hasil untuk membantu masa pensiun.

Ini bukan berarti mereka tidak pernah membelanjakan uang untuk hal-hal yang menyenangkan. Mereka membelanjakan uang secara strategis, hanya setelah memastikan tujuan utama membangun kekayaan mereka terpenuhi.

Sebelum melakukan pembelian besar, tanyakan pada diri sendiri:

– Apakah ini akan meningkat nilainya dari waktu ke waktu?
– Apakah ini akan meningkatkan kemampuan saya untuk menghasilkan lebih banyak uang?
– Apa yang saya korbankan dengan membelanjakan uang ini hari ini?

4. Keyakinan yang teguh pantas menjadi kaya

Meskipun ketiga kebiasaan di atas bersifat praktis, ada satu kebiasaan lagi yang sama pentingnya: kepercayaan diri. Para jutawan tidak melihat uang sebagai sesuatu yang hanya dimiliki oleh segelintir orang mereka melihatnya sebagai sesuatu yang dapat mereka ciptakan dan kendalikan.

Perbedaan antara seseorang yang mengumpulkan kekayaan dan seseorang yang tidak, sering kali terletak pada pola pikir.

“Apakah Anda yakin bahwa Anda memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi seorang jutawan? Atau apakah Anda menganggap kekayaan berada di luar jangkauan? Dengan jutaan jutawan di dunia, apakah Anda selalu bertanya pada diri sendiri: Mengapa saya tidak?,” ucapnya.

“Para jutawan yang saya temui memiliki semangat yang tak kenal lelah. Jika mereka mengalami kerugian dalam investasi, mereka belajar dari kesalahan. Mereka tidak takut meminta kenaikan gaji, memulai bisnis, atau berinvestasi secara agresif. Mereka mengambil tindakan, mengambil risiko dan menempatkan diri mereka pada posisi untuk sukses,” tuturnya.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Mencekam, Potret Bursa Efek Indonesia Saat IHSG Ambruk 6,12%




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .