• Latest
Semester II-2025 Masih Penuh Risiko, Bank Kecil Kompak Bilang Gini

Semester II-2025 Masih Penuh Risiko, Bank Kecil Kompak Bilang Gini

July 11, 2025
BI Tetap Ada di Pasar!

BI Tetap Ada di Pasar!

October 26, 2026
BUMI Caplok Perusahaan Australia Lewat Anak Usaha senilai US Juta

BUMI Caplok Perusahaan Australia Lewat Anak Usaha senilai US$22 Juta

October 26, 2026
Ganti Pemilik, Emiten RI Ini Keluar Dari Pantauan Khusus BEI

Ganti Pemilik, Emiten RI Ini Keluar Dari Pantauan Khusus BEI

October 26, 2026
Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.100

Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.100

October 26, 2026
Danantara Ungkap Kabar Terbaru Merger Pelita dan Garuda

Danantara Ungkap Kabar Terbaru Merger Pelita dan Garuda

October 26, 2026
BEI Ubah Aturan UMA dan Suspensi Saham, Bisa Bekukan Rekening Efek

BEI Ubah Aturan UMA dan Suspensi Saham, Bisa Bekukan Rekening Efek

October 26, 2026
Danantara Larang Petinggi BUMN Pakai Ajudan dan Patwal, Ada Aturannya

Danantara Larang Petinggi BUMN Pakai Ajudan dan Patwal, Ada Aturannya

October 26, 2026
Manuver Danantara Bersih-Bersih BUMN, Menuju IPO di 2029

Manuver Danantara Bersih-Bersih BUMN, Menuju IPO di 2029

October 26, 2026
BEI Ubah Aturan UMA dan Suspensi Saham, Besi Bekukan Rekening Efek

BEI Ubah Aturan UMA dan Suspensi Saham, Besi Bekukan Rekening Efek

October 26, 2026
10-15 Tahun Lagi Anak Muda Hadapi Krisis Lapangan Kerja

10-15 Tahun Lagi Anak Muda Hadapi Krisis Lapangan Kerja

October 26, 2026
Tak Lagi Andalkan UMA, BEI Ubah Strategi Pengawasan Saham

Tak Lagi Andalkan UMA, BEI Ubah Strategi Pengawasan Saham

October 26, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 1%

Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 1%

October 26, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 26, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Semester II-2025 Masih Penuh Risiko, Bank Kecil Kompak Bilang Gini

1 year ago
in People & Culture
Semester II-2025 Masih Penuh Risiko, Bank Kecil Kompak Bilang Gini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Perbankan kompak memasang mode konservatif dalam mengejar pertumbuhan pada semester II-2025 yang masih diliputi banyak tantangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa ada sejumlah bank yang telah melakukan revisi ke bawah pada target pertumbuhan di rencana bisnis bank (RBB).

Tidak heran, penyesuaian itu dilakukan seiring dengan tren perlambatan laju pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK), serta terkikisnya margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) industri perbankan hingga Mei 2025.

Bank berukuran kecil atau yang tergolong KBMI I pun kompak mengatur ulang RBB mereka. Mengingatkan saja, OJK mempersilakan perbankan untuk melakukan revisi RBB hingga September 2025.

PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA) mengaku bahwa sejak awal sudah menyusun RBB yang konservatif. Melihat adanya tantangan di paruh kedua tahun ini, Wakil Direktur Utama Bank Ina, Yulius Purnama Junaedi mengatakan ada penyesuaian dalam beberapa hal di RBB, namun secara umum masih sama.

Ia mengatakan, Bank INA senantiasa mencermati perkembangan yang ada, namun kami tetap optimis terhadap kinerja tahun 2025.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan harus ditopang oleh jumlah nasabah yang banyak, pertumbuhan dana masyarakat yang sehat serta layanan transaksi digital yang mampu menjawab kebutuhan nasabah secara real-time, efisien, dan aman,” ujar Yulius saat kepada CNBC Indonesia, Senin (7/7/2025).

Maka dari itu, bank milik Grup Salim itu berupaya mengejar pertumbuhan melalui pendekatan hybrid yaitu produk dan layanan digital yang didukung oleh jaringan cabang. Yulius menyebut pertumbuhan bisnis digital ditujukan untuk peningkatan jumlah nasabah, DPK, serta pendapatan transaksi.

Lebih lanjut, Yulius membeberkan Bank Ina juga mendorong layanan digital baik dengan Grup Salim serta partner partner fintech dan digital lainnya.

“Kami telah menyiapkan beberapa rencana kolaborasi dengan partner strategis yang akan kami umumkan secara resmi sesuai waktunya masing-masing,” ungkap Yulius.

Sementara itu, PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) mengakui sudah memangkas target pertumbuhan kredit 2025 dari sebelumnya 11% menjadi 10%. Direktur Kepatuhan OK Bank, Efdinal Alamsyah menyebut target itu sesuai dengan proyeksi pertumbuhan kredit oleh Bank Indonesia (BI), yaitu sebesar 10%.

“Banyak faktor yang menjadi pertimbangan untuk melakukan revisi target kredit pada tahun 2025, antara lain perlambatan permintaan kredit, kondisi likuiditas perbankan dan suku bunga, risiko kredit, kebijakan yang lebih ketat untuk menjadi kualitas kredit agar tidak menjadi NPL (non-performing loan),” ujar Efdinal kepada CNBC Indonesia, Senin (7/7/2025).

Maka, bank milik OK Next asal Korea Selatan itu menyiasati keadaan ini dengan melakukan penguatan aset bank dengan manajemen risiko kredit yang lebih ketat, diversifikasi portofolio, peningkatan DPK khususnya dana murah (CASA), dan investasi pada teknologi dan digitalisasi untuk efisiensi dan jangkauan layanan.

Bank digital PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) atau BNC juga tidak menutup kemungkinan akan melakukan penyesuaian RBB. Direktur Utama BNC, Eri Budiono mengatakan kemungkinan itu berkaca pada situasi ekonomi di semester II-2025 yang perlu diantisipasi.

“Secara umum kita juga berhati-hati dengan dengan fokus menjaga kualitas portfolio kredit,” kata Eri kepada CNBC Indonesia, Kamis (10/7/2025).

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Pelaku Pasar Modal Solid, IHSG Langsung Terbang 4%




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Tetap Ada di Pasar!

BI Tetap Ada di Pasar!

October 26, 2026
BUMI Caplok Perusahaan Australia Lewat Anak Usaha senilai US Juta

BUMI Caplok Perusahaan Australia Lewat Anak Usaha senilai US$22 Juta

October 26, 2026
Ganti Pemilik, Emiten RI Ini Keluar Dari Pantauan Khusus BEI

Ganti Pemilik, Emiten RI Ini Keluar Dari Pantauan Khusus BEI

October 26, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .