• Latest
Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

May 10, 2026
Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

November 8, 2026
Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

November 8, 2026
Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

November 8, 2026
OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

November 8, 2026
Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

November 8, 2026
Ini Jurus IKN Datangkan Investor, Respons Pengusaha-Dubes Tak Terduga

Ini Jurus IKN Datangkan Investor, Respons Pengusaha-Dubes Tak Terduga

November 8, 2026
Dirut Bank di Malang Maling Emas-Bikin Kredit Palsu Puluhan Miliar

Dirut Bank di Malang Maling Emas-Bikin Kredit Palsu Puluhan Miliar

November 8, 2026
Rombongan Investor Kakap Serbu IKN, Ini Nama dan Daftar Proyeknya

Rombongan Investor Kakap Serbu IKN, Ini Nama dan Daftar Proyeknya

November 7, 2026
4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

November 7, 2026
Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

November 7, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

November 7, 2026
OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

November 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, November 8, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

6 months ago
in Lifestyle
Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kesuksesan dan kekayaan tak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu upaya, pengetahuan, dan strategi untuk mendapatkannya. Seperti yang dilakukan oleh seorang investor asal India yang sukses menyulap uang ratusan ribu jadi triliun rupiah.

Rakesh Jhunjhunwala dikenal sebagai sosok “Warren Buffett dari India”. Mengutip dari Traders Brain India, modal awal ia berinvestasi hanya sekitar Rp1 juta. Kisah suksesnya pun menjadi sorotan publik. Kini Ia tercatat memiliki kekayaan bersih senilai US$5,8 miliar atau lebih dari Rp 95 triliun (kurs Rp 16.500).

Pria yang lahir pada 5 Juli 1960 di Mumbai terinspirasi saat ikut sang ayah bekerja. Ayahnya adalah seorang petugas pajak penghasilan. Rakesh Jhunjhunwala sering mendengar ayahnya berdiskusi tentang pasar saham dengan teman-temannya.

Karena rasa penasarannya yang tinggi tentang saham, suatu hari ia bertanya kepada ayahnya mengapa harga saham berfluktuasi setiap hari.

Ayahnya menyarankan agar ia membaca koran karena berita lah yang membuat harga saham berfluktuasi.

Rakesh Jhunjhunwala juga menyatakan keinginannya untuk berkarir di pasar saham. Namun, ayahnya menyarankan agar ia terlebih dahulu mendapatkan gelar sarjana dari sebuah perguruan tinggi.

Rakesh Jhunjhunwala lulus dari Sydenham College pada tahun 1985 sebagai akuntan terdaftar. Setelah lulus, ia kembali membicarakan tujuannya untuk berkarir sebagai investor pasar saham dengan ayahnya.

Menanggapi hal tersebut, ayahnya mengatakan bahwa ia diperbolehkan untuk mengejar karir apa pun. Namun, ayahnya juga menambahkan bahwa ia tidak akan memberikan uang, dan Rakesh tidak boleh meminta modal awal dari teman-teman ayahnya.

Rakesh Jhunjhunwala memasuki pasar saham dengan modal awal hanya Rp 975.000 pada tahun 1985. Pada saat itu, indeks Sensex berada di 150 poin (saat ini Sensex berada di sekitar 58.500 poin).

Namun, tidak lama kemudian Rakesh Jhunjhunwala berhasil mendapatkan sejumlah Rp 487.500.000 dari salah satu klien saudaranya dengan janji memberikan pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan dengan deposito tetap.

Keuntungan besar pertama Rakesh Jhunjhunwala adalah Rp 97.500.000 pada tahun 1986. Ia membeli 5.000 saham Tata Tea seharga Rp 8.385 dan dalam waktu 3 bulan saham tersebut diperdagangkan pada harga Rp 27.885. Ia meraih keuntungan lebih dari 3 kali lipat dengan menjual saham Tata Tea tersebut.

Sementara Jhunjhunwala selalu berhati-hati dalam mendukung startup-era baru, dalam beberapa tahun terakhir, ia mulai mendapatkan keuntungan besar dari serangkaian investasi ekuitas swasta saat perusahaan-perusahaan tersebut mulai terdaftar.

Misalnya, sahamnya sebesar 14% di pengecer alas kaki Metro Brands, yang go public pada Desember lalu membuat pemiliknya Rafique Malik menjadi miliarder, kini bernilai lebih dari US$400 juta.

Dia juga merupakan pendukung awal perusahaan game Nazara Technologies dan perusahaan asuransi umum Star Health and Allied Insurance Company, keduanya terdaftar tahun lalu.

Dalam langkah yang dianggap berisiko oleh banyak orang, taruhan terbaru Jhunjhunwala adalah pada sektor yang dilanda Covid-19: penerbangan.

Tahun lalu, dia menginvestasikan $35 juta untuk 40% saham di maskapai penerbangan berbiaya rendah Akasa, yang melakukan penerbangan perdananya awal bulan ini, dilepas oleh menteri penerbangan negara tersebut dan dengan investornya yang terkenal di dalamnya.

Dengan selera terhadap single malt dan cerutu, Jhunjhunwala suka menjalani kehidupan seperti raja. Dia dilaporkan sedang membangun sebuah rumah mewah berlantai 13 di Mumbai selatan sebagai rumah barunya. Sebagai penggemar film Bollywood, Jhunjhunwala membiayai beberapa film seperti English Vinglish dan Ki & Ka.

Pada saat yang sama, Jhunjhunwala termasuk di antara filantropis terkenal di negara itu dengan yayasan yang dinamai sesuai namanya dan mengatakan beberapa tahun lalu bahwa dia ingin menyumbangkan 25% kekayaannya dalam masa hidupnya.

Dia adalah salah satu pendiri dan wali dari Universitas Ashoka, sebuah sekolah seni liberal, dan donor tetap untuk Yayasan Internasional Agastya, yang menyediakan pendidikan sains bagi kaum miskin.

Universitas Ashoka dalam sebuah pernyataan menyebut Jhunjhunwala sebagai salah satu donor terbesarnya dan mengatakan bahwa dia dijadwalkan untuk mengunjungi universitas tersebut akhir tahun ini untuk meluncurkan Sekolah Ekonomi dan Keuangan Rakesh Jhunjhunwala.

Jhunjhunwala dikabarkan meninggal pada Agustus 2022 di sebuah rumah sakit di kota Mumbai. Rumah sakit mengatakan bahwa penyebab kematian adalah “serangan jantung mendadak”.

(hsy/hsy)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

November 8, 2026
Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

November 8, 2026
Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

November 8, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .