• Latest
Breaking! IHSG Ambruk 4,11%, Terjun Bebas ke Level Terendah Setahun

Breaking! IHSG Ambruk 4,11%, Terjun Bebas ke Level Terendah Setahun

May 19, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

October 23, 2026
Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

October 23, 2026
Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

October 23, 2026
BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

October 23, 2026
OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

October 23, 2026
BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

October 23, 2026
Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

October 23, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 24, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Breaking! IHSG Ambruk 4,11%, Terjun Bebas ke Level Terendah Setahun

5 months ago
in Market
Breaking! IHSG Ambruk 4,11%, Terjun Bebas ke Level Terendah Setahun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok signifikan pada perdagangan hari ini, Selasa (19/5/2026). Pada awal sesi kedua IHSG terkoreksi 4,11% tau turun 270,91 poin ke level 6.328,28 dengan kapitalisasi pasar merosot Rp 415 triliun dibandingkan kemarin menjadi Rp 11.137 triliun.

Ini merupakan level terendah IHSG dalam lebih dari satu tahun.

Sebanyak 661 emiten mendarat di zona merah, 80 tidak bergerak, dan 74 emiten naik. Nilai transaksi mencapai Rp 17,72 triliun, melibatkan 33,36 miliar saham dalam 2,04 juta kali transaksi.

Koreksi tajam IHSG hari ini melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan kemarin. Pada perdagangan Senin, IHSG sempat turun lebih dari 4%, tetapi berhasil memangkas koreksi menjadi -1,85% pada penutupan.

Mengutip Refinitiv, nyaris seluruh sektor berada di zona merah, kecuali kesehatan. Bahan baku turun paling dalam, yakni -8,4% seiring dengan koreksi tajam pada saham-saham emiten Prajogo Pangestu.

Ekamas Mora Republik (MORA) yang turun 11,41% menjadi pemberat utama dengan bobot -13,45 poin. Kemudian diikuti oleh Chandra Asri (TPIA) -11,16 poin, Amman Mineral (AMMN) -10,63 poin, Bank Central Asia (BBCA) -9,37 poin, dan Dian Swastatika Sentosa (DSSA) -9,26 poin.

Sebagai informasi, tiga dari empat lima tersebut merupakan saham yang didepak dari indeks MSCI.

Adapun tekanan terbesar terhadap IHSG sejak akhir pekan lalu datang dari saham-saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index dan MSCI Global Small Cap Index.

Tekanan IHSG juga ditambah lagi oleh pengumuman dari penyedia indeks global lainnya, FTSE yang ikut buka suara soal masa depan saham-saham RI yang tergabung dalam indeks besutannya.

Dalam pengumuman terbaru bertajuk “Index Treatment for the June 2026 Index Review” yang dirilis Rabu (13/5/2026), FTSE memberikan sinyal keras terkait potensi penghapusan saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Aturan terbaru FTSE diterbitkan menyusul upaya otoritas pasar modal Indonesia dalam meningkatkan transparansi, termasuk publikasi daftar High Shareholding Concentration (HSC).

Dalam dokumen tersebut, FTSE Russell menegaskan bahwa jika sebuah perusahaan menjadi subjek peringatan konsentrasi kepemilikan saham dari otoritas bursa dan keuangan, di mana saham beredar hanya dikuasai segelintir pihak, maka saham tersebut akan didepak dari indeks pada tinjauan berikutnya.

“Untuk memastikan integritas dan replikabilitas indeks, FTSE Russell akan menghapus sekuritas yang terdampak pada harga nol pada tinjauan Juni 2026, efektif mulai pembukaan pasar pada Senin, 22 Juni 2026,” tulis pengumuman resmi tersebut.

Kebijakan “harga nol” ini diambil karena FTSE menilai likuiditas saham HSC cenderung memburuk secara material. Investor institusi pengelola dana indeks (passive fund) dikhawatirkan tidak akan menemukan pembeli (counterparty) yang cukup jika harus keluar dari saham tersebut secara mendadak.

IHSG juga mengalami tekanan seiring dengan melemahnya nilai tukar rupiah. Rupiah bahkan kembali menembus level psikologis baru.

Merujuk data Refinitiv, per pukul 12.49 WIB, rupiah melemah 0,51% ke level Rp17.7730/US$.

Pelemahan ini berlanjut setelah rupiah sudah dibuka melemah pada awal perdagangan. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, rupiah berada di level Rp17.650/US$ atau melemah 0,06%.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .