• Latest
Emiten Happy Hapsoro (RATU) Ambil 20% Hak Partisipasi di Madura Strait

Emiten Happy Hapsoro (RATU) Ambil 20% Hak Partisipasi di Madura Strait

May 22, 2026
Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

October 20, 2026
Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US M

Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US$25 M

October 20, 2026
OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

October 20, 2026
Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen

Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen

October 20, 2026
Dasco Serukan Buy Indonesia, Yakin Pasar Saham RI Pulih

Dasco Serukan Buy Indonesia, Yakin Pasar Saham RI Pulih

October 20, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, BNI (BBNI) Umumkan Lanjut Buyback Saham

Fundamental Bisnis Kuat, BNI (BBNI) Umumkan Lanjut Buyback Saham

October 20, 2026
2 Reformasi Baru BEI Usai MSCI, Status Afiliasi Pemegang Saham Dibuka

2 Reformasi Baru BEI Usai MSCI, Status Afiliasi Pemegang Saham Dibuka

October 20, 2026
Babak Baru KSP Indosurya, Korban Terima Ganti Rugi Rp229 M Tahap I

Babak Baru KSP Indosurya, Korban Terima Ganti Rugi Rp229 M Tahap I

October 20, 2026
Bursa Diguncang Sentimen MSCI, OJK Sayangkan Jual Saham Kerena Panik

Bursa Diguncang Sentimen MSCI, OJK Sayangkan Jual Saham Kerena Panik

October 20, 2026
IHSG Panas Dingin, Bos OJK Ngaku Belum Istirahat Sejak Jumat

IHSG Panas Dingin, Bos OJK Ngaku Belum Istirahat Sejak Jumat

October 20, 2026
BRI Siap Buyback Saham Lagi, Ini Alasannya!

BRI Siap Buyback Saham Lagi, Ini Alasannya!

October 20, 2026
Eks Mendag Tuding Ada Manuver Asing Tekan MSCI, Bos OJK Buka Suara

Eks Mendag Tuding Ada Manuver Asing Tekan MSCI, Bos OJK Buka Suara

October 20, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 20, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Emiten Happy Hapsoro (RATU) Ambil 20% Hak Partisipasi di Madura Strait

5 months ago
in Economy
Emiten Happy Hapsoro (RATU) Ambil 20% Hak Partisipasi di Madura Strait
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten milik Happy Hapsoro, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) akan berekspansi di sektor hulu minyak dan gas bumi melalui akuisisi Participating Interest di Madura Strait PSC. Aksi korporasi tersebut telah direstui oleh pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)

Dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui rencana akuisisi 100% saham SMS Development Limited oleh PT Raharja Energi Madura (PT REM), perusahaan yang dikendalikan oleh RATU.

“Melalui transaksi ini, PT REM akan secara tidak langsung memperoleh 20% Participating Interest di Madura Strait PSC, yang dioperasikan oleh Husky-CNOOC Madura Limited (HCML),” tulis manajemen, dikutip Jumat (22/5/2026).

Persetujuan ini sekaligus mencakup pemberian jaminan kepada penjual dalam rangka pelaksanaan akuisisi yang sesuai dengan ketentuan Transaksi Material berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020.

Selain itu, pemegang saham juga setuju atas rencana RATU untuk menerbitkan corporate guarantee atau cash deficit guarantee atas fasilitas kredit yang diperoleh PT REM dari bank atau lembaga pembiayaan guna mendanai transaksi tersebut.

Persetujuan ini merupakan bagian dari struktur pembiayaan keseluruhan yang dirancang untuk mendukung kelancaran Penyelesaian transaksi.

“Persetujuan pemegang saham atas kedua agenda RUPSLB ini merupakan pencapaian yang sangat berarti. Akuisisi Participating Interest di Madura Strait PSC akan memperluas dan memperkuat portofolio hulu migas Perseroan secara signifikan,” kata Direktur Utama PT Raharja Energi Cepu Tbk Sumantri.

Sebelumnya, manajemen telah menyampaikan bahwa transaksi akuisisi tersebut dilakukan melalui penandatangan perjanjian novasi dan Perjanjian Jual Beli Saham.

Dalam perjanjian novasi, PT REM bertindak sebagai pemberi pinjaman baru yang mengambil alih hak dan kewajiban kreditur lama, yakni SMS Offshore Overseas Limited, atas pinjaman kepada SMS Development Limited. Nilai objek novasi mencapai US$59,2 juta.

“Pinjaman ini sebelumnya diberikan oleh SMS Offshore Overseas Limited kepada SMS Development Limited. Nilai tersebut menjadi harga pengalihan pinjaman yang dibayarkan oleh pemberi pinjaman baru kepada pemberi pinjaman lama,” tulis manajemen RATU, dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pembayaran dilakukan PT REM kepada kreditur lama dan setelah berlaku efektif seluruh hak dan kewajiban berdasarkan perjanjian pinjaman beralih kepada PT REM.

Pinjaman tersebut sebelumnya bersifat non-interest bearing dan secara substansi ekonomi dikategorikan sebagai quasi-equity karena digunakan untuk akuisisi 20% saham Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) serta pembayaran cash call.

Selain itu, perseroan juga berencana melakukan penyesuaian suku bunga setelah memperoleh persetujuan RUPS dengan mengacu pada prinsip kewajaran (arm’s length). Simulasi bunga 5% per tahun diperkirakan menimbulkan beban bunga sekitar US$2,96 juta di SMSD, namun dieliminasi dalam laporan konsolidasi sehingga tidak berdampak terhadap laba bersih konsolidasian.

Selain novasi pinjaman, PT REM juga menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) saham untuk mengakuisisi 100% saham SMS Development Limited dari SMS Offshore Overseas Limited. Nilai transaksi utama tercatat sebesar US$62,51 juta.

Disebutkan bahwa sebelumnya perseroan telah membayar deposit awal sebesar US$12,5 juta pada 25 Desember 2025. Transaksi ini juga memuat skema contingent payment. SMS Development Limited berpotensi menerima tambahan pembayaran sebesar US$16,5 juta apabila perpanjangan Production Sharing Contract (PSC) diperoleh, ditambah bonus US$3 juta apabila perpanjangan PSC terjadi sebelum 30 Juni 2027.

SMS Development Limited sendiri merupakan perusahaan investasi yang memiliki penyertaan saham pada HCML, perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak mentah serta gas bumi di Selat Madura berdasarkan PSC dengan SKK Migas.

Dengan demikian, total nilai rencana transaksi secara keseluruhan atas rencana akuisisi, pembayaran bersyarat (contingent payment) dan novasi pinjaman adalah sebesar US$141.219.164.

Dalam transaksi tersebut, OCP Asia Fund IV dan OCP Asia Fund V berperan sebagai pemberi pinjaman baru sekaligus pihak yang berhak secara ekonomi atas hasil transaksi. Dana pembayaran pengalihan saham oleh PT REM kepada SMS Offshore Overseas Limited pada prinsipnya digunakan untuk menyelesaikan kewajiban kepada kedua fund tersebut.

Sebagai bagian dari mekanisme transaksi, OCP Asia Fund IV dan V juga akan menerbitkan deed of release yang mencakup pembebasan kewajiban tertentu dan pelepasan jaminan saham. Namun penerbitan dokumen tersebut masih menunggu pemenuhan sejumlah conditions precedent sebelum closing transaksi dilakukan.

Perseroan juga mengungkapkan adanya surat tambahan tertanggal 26 Desember 2025 antara perseroan dan PT Petro Indo Pasifik (PT PIP). Surat tersebut mengatur pembagian tanggung jawab ekonomi atas kewajiban PT REM berdasarkan PPJB.

Dalam skema tersebut, Perseroan menanggung 45% dan PT PIP sebesar 55% dari klaim yang mungkin timbul terkait kewajiban pembeli.

Selanjutnya, surat tambahan tertanggal 17 Maret 2026 mengatur pembagian tanggung jawab atas jaminan kepada kreditur dalam rangka rencana pembiayaan akuisisi. Dalam perjanjian tersebut, Perseroan menanggung 51% kewajiban sementara PT PIP sebesar 49%.

Perseroan menyebut total maksimum eksposur dari corporate guarantee dan cash deficit guarantee diperkirakan mencapai US$78,19 juta. Meski demikian, eksposur ekonomi dinilai telah dimitigasi melalui pembagian risiko dengan PT PIP dan profil risiko yang terukur.

Perseroan juga menilai kapasitas ekuitas konsolidasi sebesar US$56,6 juta per akhir 2025 cukup memadai untuk menyerap potensi eksposur tersebut tanpa mengganggu kelangsungan usaha.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

October 20, 2026
Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US M

Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US$25 M

October 20, 2026
OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

October 20, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .