• Latest
Membangun Budaya Keuangan Baru di Indonesia

Membangun Budaya Keuangan Baru di Indonesia

May 22, 2026
Terungkap! Alasan Destry Tahan BI Rate 5,75% di Oktober 2026

Terungkap! Alasan Destry Tahan BI Rate 5,75% di Oktober 2026

October 21, 2026
BI Naikkan Suku Bunga Deposit Facility Jadi 5%

BI Naikkan Suku Bunga Deposit Facility Jadi 5%

October 21, 2026
Breaking News! BI Rate Tetap 5,75%

Breaking News! BI Rate Tetap 5,75%

October 21, 2026
Modal Asing Masuk US,9 Miliar, BI Pede Rupiah Bisa Stabil

Modal Asing Masuk US$9,9 Miliar, BI Pede Rupiah Bisa Stabil

October 21, 2026
Raih PMN Rp 1,3 Triliun, Geo Dipa Energi Kebut 2 Proyek PLTP

Raih PMN Rp 1,3 Triliun, Geo Dipa Energi Kebut 2 Proyek PLTP

October 21, 2026
Bos BI Ungkap Prospek Ekonomi Global Suram, Inflasi Tembus 4,6%

Bos BI Ungkap Prospek Ekonomi Global Suram, Inflasi Tembus 4,6%

October 21, 2026
BI Pede Ekonomi RI Tahun Ini Capai 4,9-5,7%

BI Pede Ekonomi RI Tahun Ini Capai 4,9-5,7%

October 21, 2026
IHSG Anjlok 0,84% di Sesi I, Asing Kabur Rp581,59 Miliar

IHSG Anjlok 0,84% di Sesi I, Asing Kabur Rp581,59 Miliar

October 21, 2026
Raih PNM Rp 1,3 Triliun, Geo Dipa Energi Kebut 2 Proyek PLTP

Raih PNM Rp 1,3 Triliun, Geo Dipa Energi Kebut 2 Proyek PLTP

October 21, 2026
Era Graharealty Resmi Hengkang dari BEI

Era Graharealty Resmi Hengkang dari BEI

October 21, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,84%

Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,84%

October 21, 2026
Serangan Houthi Memanas,Harga Minyak Brent Tembus USD 110/barel

Serangan Houthi Memanas,Harga Minyak Brent Tembus USD 110/barel

October 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 21, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Membangun Budaya Keuangan Baru di Indonesia

5 months ago
in People & Culture
Membangun Budaya Keuangan Baru di Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter




Yogyakarta, CNBC Indonesia – Jogja Financial Festival 2026 menjadi ajang kolaborasi regulator, industri keuangan, akademisi dan masyarakat untuk membangun budaya keuangan baru, yang melek digital dan matang secara finansial.

Festival tersebut resmi dibuka hari ini, Jumat (22/5) oleh Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, (LPS), Anggito Abimanyu. Pun mendapat apresiasi sangat positif dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Hamengku Buwono X. Selain itu, kehadiran Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung turut meningkatkan antusiasme masyarakat Yogyakarta.

“Festival ini bukan sekadar pameran, pameran 20 lembaga keuangan dan juga bukan forum seminar dengan 25 pembicara ahli. Ini adalah ruang kolaborasi antara regulator, industri, daerah, kampus, media, komunitas kreatif dan generasi muda untuk membangun budaya keuangan Indonesia baru,” ujar Anggito dalam sambutan pembuka Jogja Financial Festival di JEC, Jumat (22/5/2026).

Anggito menekankan saat ini ada fenomena yang mengkhawatirkan, di mana anak-anak muda mudah membuka akun investasi tapi belum mampu menyusun perencanaan keuangan. Masyarakat semakin aktif bertransaksi digital tetapi banyak rekening yang masih pasif.

“Pinjaman online ilegal tumbuh cepat. Judi digital menyusup melalui platform teknologi. Kejahatan keuangan menjamur. Investasi semu terus memanfaatkan rendahnya pemahaman Masyarakat,” sambungnya.

Anggito mengeaskan, mengapa Financial Festival 2026 di Yogyakarta menjadi begitu penting. Dirinya menyebut, ini bukan sekadar festival tentang ekonomi, investasi dan literasi keuangan. Ini adalah pertemuan gagasan, keberanian dan harapan bagi generasi muda Indonesia.

“Jogja Financial Festival menjadi tempat anak-anak muda belajar bahwa mengolah masa depan bukan hanya soal mencari manfaat finansial tetapi tentang membangun ketahanan, menguasai teknologi, memitigasi risiko, menjaga martabat dan menciptakan peluang,” tandasnya.

Setali tiga uang, di hadapan peserta Jogja Financial Festival, Hamengku Buwono X menekankan pentingnya mawas diri, bukan hanya terpaku pada akses keuangan.

“Kita perlu Mulat Sarira atau mawas diri terhadap makna kemakmuran itu sendiri. Uang tentu penting, sistem keuangan tentu penting juga, tetapi uang tidak boleh naik tahta menjadi tujuan akhir dari seluruh ikhtiar kita. Ia harus tetap menjadi sarana untuk memuliakan kehidupan kita,” tegasnya.

Selain mendapat petuah-petuah penting, Jogja Financial Festival 2026 juga menjadi tempat bagi masyarakat yang hendak memperoleh ilmu mengelola keuangan, juga mencari hiburan. Karena di hari pertama, festival ini menghadirkan berbagai pakar dalam rangkaian sesi business talk, seperti Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S Budiman, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (ADK IAKD) OJK, Adi Budiarso, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria.

Sementara di rangkaian sesi educational class, hadir narasumber yang tidak kalah mentereng seperti SR Advisor Fraud Banking Investigation PT Bank Central Asia Tbk (BCA) & Ketua Komite Kerja Siber Fraud, Wani Sabu. Lalu ada Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Indonesia, Irene Umar dan Komposer, Produser, & Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto. Hadir juga Stock Enthusiast, Michael Yeoh.

Para peserta juga akan dihibur oleh dendangan lagu dari Ari Lasso dan Happy Asmara. Tidak ketinggalan juga ada penampilan langsung para komedian Lapor Pak.

Ada juga kegiatan Career CT Corp, di mana tersedia lowongan kerja bagi tamatan SMA, D3 hingga S1 tanpa batasan umur.

Rektor Universitas Gadjah Mada, Profesor Ova Emilia mengapresiasi perhelatan Jogja Financial Festival 2026.

“Pertama, saya atas nama UGM menyampaikan apresiasi kepada inisiator acara yang luar biasa ini, khususnya di sini LPS dan seluruh mitra dalam hal ini utamanya adalah bapak Chairul Tanjung dari CT Corp yang telah menghadirkan Jogja Financial Festival 2026 di Jogja,” katanya.

(rah/rah)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Terungkap! Alasan Destry Tahan BI Rate 5,75% di Oktober 2026

Terungkap! Alasan Destry Tahan BI Rate 5,75% di Oktober 2026

October 21, 2026
BI Naikkan Suku Bunga Deposit Facility Jadi 5%

BI Naikkan Suku Bunga Deposit Facility Jadi 5%

October 21, 2026
Breaking News! BI Rate Tetap 5,75%

Breaking News! BI Rate Tetap 5,75%

October 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .