• Latest
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

May 25, 2026
Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

October 20, 2026
Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US M

Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US$25 M

October 20, 2026
OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

October 20, 2026
Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen

Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen

October 20, 2026
Dasco Serukan Buy Indonesia, Yakin Pasar Saham RI Pulih

Dasco Serukan Buy Indonesia, Yakin Pasar Saham RI Pulih

October 20, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, BNI (BBNI) Umumkan Lanjut Buyback Saham

Fundamental Bisnis Kuat, BNI (BBNI) Umumkan Lanjut Buyback Saham

October 20, 2026
2 Reformasi Baru BEI Usai MSCI, Status Afiliasi Pemegang Saham Dibuka

2 Reformasi Baru BEI Usai MSCI, Status Afiliasi Pemegang Saham Dibuka

October 20, 2026
Babak Baru KSP Indosurya, Korban Terima Ganti Rugi Rp229 M Tahap I

Babak Baru KSP Indosurya, Korban Terima Ganti Rugi Rp229 M Tahap I

October 20, 2026
Bursa Diguncang Sentimen MSCI, OJK Sayangkan Jual Saham Kerena Panik

Bursa Diguncang Sentimen MSCI, OJK Sayangkan Jual Saham Kerena Panik

October 20, 2026
IHSG Panas Dingin, Bos OJK Ngaku Belum Istirahat Sejak Jumat

IHSG Panas Dingin, Bos OJK Ngaku Belum Istirahat Sejak Jumat

October 20, 2026
BRI Siap Buyback Saham Lagi, Ini Alasannya!

BRI Siap Buyback Saham Lagi, Ini Alasannya!

October 20, 2026
Eks Mendag Tuding Ada Manuver Asing Tekan MSCI, Bos OJK Buka Suara

Eks Mendag Tuding Ada Manuver Asing Tekan MSCI, Bos OJK Buka Suara

October 20, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 20, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

5 months ago
in Lifestyle
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026). Penguatan rupiah terjadi seiring melemahnya dolar AS di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona hijau dengan apresiasi 0,06% ke level Rp17.680/US$.

Kondisi ini membalikkan posisi rupiah pada perdagangan terakhir pekan lalu. Pada Jumat (22/5/2026), rupiah ditutup melemah 0,28% ke posisi Rp17.690/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau melemah. Per pukul 09.00 WIB, DXY turun 0,26% ke level 98,981.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan banyak dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global. Tekanan terhadap dolar AS muncul di tengah harapan bahwa negosiasi antara AS dan Iran mulai menunjukkan perkembangan.

Sentimen ini ikut mendorong harga minyak turun ke bawah US$100 per barel, meski pemerintahan Presiden AS Donald Trump masih meredam ekspektasi bahwa kesepakatan dengan Iran bisa dicapai dalam waktu dekat.

Kondisi tersebut membuat dolar AS tertekan pada awal pekan ini. Pelemahan greenback membuka ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan mendorong penguatan rupiah terhadap dolar AS. Purbaya menyebut nilai tukar rupiah ditargetkan bisa bergerak menuju level Rp15.000/US$ dari posisi saat ini yang masih berada di atas Rp17.000/US$.

Purbaya mengatakan dirinya akan mengambil langkah baru pada pekan ini untuk mendorong penguatan mata uang Garuda. Dalam konteks tersebut, ia juga menyinggung penerapan aturan baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam atau DHE SDA yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026.

Aturan baru DHE SDA tersebut diharapkan dapat membuat devisa dari ekspor komoditas, seperti batu bara dan CPO, lebih banyak bertahan di dalam negeri.

Selain aturan DHE, pemerintah juga telah menjalankan program stabilisasi rupiah melalui intervensi di pasar obligasi. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga agar imbal hasil atau yield obligasi tetap stabil di tengah arus keluar modal asing.

Sepanjang pekan lalu, pemerintah tercatat telah melakukan intervensi melalui pembelian Surat Berharga Negara atau SBN di pasar sekunder sekitar Rp2,2 triliun.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

October 20, 2026
Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US M

Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US$25 M

October 20, 2026
OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

October 20, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .