• Latest
Breaking! Nilai Tukar Rupiah Dibuka Anjlok, Dolar AS Tembus Rp17.800

Breaking! Nilai Tukar Rupiah Dibuka Anjlok, Dolar AS Tembus Rp17.800

May 29, 2026
Bursa Asia Kompak Melemah, Investor Cemas Prospek Bisnis AI

Bursa Asia Kompak Melemah, Investor Cemas Prospek Bisnis AI

October 19, 2026
Pemerintah-BI Buka Suara! Dolar Tekan Rupiah Hingga Balik ke Rp18.000

Pemerintah-BI Buka Suara! Dolar Tekan Rupiah Hingga Balik ke Rp18.000

October 19, 2026
RI Masih Layak Status Emerging Market? Ini Data BEI

RI Masih Layak Status Emerging Market? Ini Data BEI

October 19, 2026
IHSG Anjlok 11,57%, 10 Saham Ini Dibuang Asing

IHSG Anjlok 11,57%, 10 Saham Ini Dibuang Asing

October 19, 2026
IHSG Anjlok 11% Lebih, Asing Masih Buru 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 11% Lebih, Asing Masih Buru 10 Saham Ini

October 19, 2026
OJK Kumpulkan Pelaku Pasar Hingga Finfluencer, Bahas Ini

OJK Kumpulkan Pelaku Pasar Hingga Finfluencer, Bahas Ini

October 19, 2026
Bansos Mulai Disalurkan Lewat Kopdes, Mensos: Tak Ada Potongan

Bansos Mulai Disalurkan Lewat Kopdes, Mensos: Tak Ada Potongan

October 19, 2026
BCA Mau Buyback 19-21 Oktober, Karyawan Dilarang Jual-Beli Saham

BCA Mau Buyback 19-21 Oktober, Karyawan Dilarang Jual-Beli Saham

October 18, 2026
BEI Terapkan Batas Auto Rejection Bawah Jadi 7% Mulai Hari Ini

BEI Terapkan Batas Auto Rejection Bawah Jadi 7% Mulai Hari Ini

October 18, 2026
Kisah Raja Rokok Indonesia, Ganti Nama Produk usai Mimpi

Kisah Raja Rokok Indonesia, Ganti Nama Produk usai Mimpi

October 18, 2026
Harga Emas Naik, Ini 7 Aplikasi Beli Emas Digital

Harga Emas Naik, Ini 7 Aplikasi Beli Emas Digital

October 18, 2026
Warga RI Punya 6 Kg Emas Dikubur di Tanah, Hilang Digondol Maling

Warga RI Punya 6 Kg Emas Dikubur di Tanah, Hilang Digondol Maling

October 18, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 19, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Breaking! Nilai Tukar Rupiah Dibuka Anjlok, Dolar AS Tembus Rp17.800

5 months ago
in Market
Breaking! Nilai Tukar Rupiah Dibuka Anjlok, Dolar AS Tembus Rp17.800
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah membuka perdagangan setelah libur Idul Adha dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (29/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda dibuka di posisi Rp17.800/US$ atau terdepresiasi 0,14%.

Pelemahan ini melanjutkan tekanan rupiah pada perdagangan terakhir sebelum libur. Pada Selasa (26/5/2026), rupiah ditutup melemah 0,25% ke level Rp17.775/US$. Posisi tersebut menjadi level penutupan terlemah sepanjang masa rupiah terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau bergerak stabil. Per pukul 09.00 WIB, DXY berada di kisaran 98,974, setelah ditutup melemah 0,19% pada perdagangan sebelumnya.


Pergerakan rupiah pada perdagangan terakhir pekan ini masih akan dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global.

Dolar AS melemah di pasar global setelah muncul laporan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata. Meski demikian, sejumlah laporan serupa dalam tiga bulan terakhir belum benar-benar mengakhiri perang.

Dalam beberapa pekan terakhir, pergerakan dolar AS banyak dipengaruhi oleh perkembangan konflik di Timur Tengah. Dolar cenderung menguat saat pasar melihat konflik berpotensi berkepanjangan, dan melemah ketika muncul sinyal menuju deeskalasi.

Berdasarkan sejumlah sumber, kesepakatan terbaru disebut akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari. Kesepakatan itu juga memungkinkan lalu lintas kembali mengalir melalui Selat Hormuz.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai level rupiah yang berada di sekitar Rp17.800/US$ tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.

“Sebetulnya gak masuk akal,” ungkap Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Rabu (27/5/2026).

Menurut Purbaya, fundamental ekonomi Indonesia masih ditopang oleh pertumbuhan ekonomi di atas 5%, inflasi yang terjaga sesuai sasaran, serta defisit transaksi berjalan yang masih terkendali. Namun, penguatan dolar AS akibat ketidakpastian global membuat rupiah dan banyak mata uang negara lain ikut tertekan.

Pemerintah dan Bank Indonesia juga telah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk menahan laju pelemahan rupiah, termasuk upaya mengendalikan pasokan dolar AS di dalam negeri.

Purbaya menyebut ke depan pemerintah masih akan mengambil langkah tambahan untuk membantu penguatan rupiah. Ia juga melihat aktivitas investor asing yang mulai masuk ke pasar domestik sebagai modal untuk menjaga kepercayaan investor terhadap Indonesia.

Pemerintah dan Bank Indonesia juga telah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk menahan laju pelemahan rupiah, termasuk upaya mengendalikan pasokan dolar AS di dalam negeri.

Purbaya menyebut ke depan pemerintah masih akan mengambil langkah tambahan untuk membantu penguatan rupiah. Ia juga melihat aktivitas investor asing yang mulai masuk ke pasar domestik sebagai modal untuk menjaga kepercayaan investor terhadap Indonesia.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bursa Asia Kompak Melemah, Investor Cemas Prospek Bisnis AI

Bursa Asia Kompak Melemah, Investor Cemas Prospek Bisnis AI

October 19, 2026
Pemerintah-BI Buka Suara! Dolar Tekan Rupiah Hingga Balik ke Rp18.000

Pemerintah-BI Buka Suara! Dolar Tekan Rupiah Hingga Balik ke Rp18.000

October 19, 2026
RI Masih Layak Status Emerging Market? Ini Data BEI

RI Masih Layak Status Emerging Market? Ini Data BEI

October 19, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .