• Latest
IHSG Masih Tertekan, Asing Mulai Net Buy

IHSG Masih Tertekan, Asing Mulai Net Buy

June 4, 2026
Pemegang Saham Pegendali VICI Lepas 402,48 Juta Saham

Pemegang Saham Pegendali VICI Lepas 402,48 Juta Saham

October 14, 2026
IHSG Melesat 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Melesat 1%, Ini Penyebabnya

October 14, 2026
Breaking! IHSG Melesat 1%

Breaking! IHSG Melesat 1%

October 14, 2026
BTPN Syariah (BTPS) Bakal Buyback Saham Rp1 Triliun

BTPN Syariah (BTPS) Bakal Buyback Saham Rp1 Triliun

October 14, 2026
Bidik Pasar RI, Investor Kakap UEA Masuk ke Majoris Asset Management

Bidik Pasar RI, Investor Kakap UEA Masuk ke Majoris Asset Management

October 14, 2026
Investor Berebut! Pemerintah Kantongi Rp35 T dari Lelang Surat Utang

Investor Berebut! Pemerintah Kantongi Rp35 T dari Lelang Surat Utang

October 14, 2026
Emiten RI Ini Garap Program Rumah Subsidi Prabowo

Emiten RI Ini Garap Program Rumah Subsidi Prabowo

October 14, 2026
Dony Oskaria Sentil BUMN, Pelayanan Publik Jadi Tolok Ukur

Dony Oskaria Sentil BUMN, Pelayanan Publik Jadi Tolok Ukur

October 14, 2026
Dony Oskaria Sentil BUMN, Pelayanan Publik Jadi Tolak Ukur

Dony Oskaria Sentil BUMN, Pelayanan Publik Jadi Tolak Ukur

October 14, 2026
Rupiah Dibuka di Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Rp17.900

Rupiah Dibuka di Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Rp17.900

October 14, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,25% ke Level 5.940

IHSG Dibuka Menguat 0,25% ke Level 5.940

October 14, 2026
IHSG Tinggalkan Level 6.000, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Tinggalkan Level 6.000, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 14, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

IHSG Masih Tertekan, Asing Mulai Net Buy

4 months ago
in People & Culture
IHSG Masih Tertekan, Asing Mulai Net Buy
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing mencatatkan aksi beli bersih di tengah tekanan besar yang menghantam pasar saham domestik. Pada perdagangan sesi I Kamis (4/6/2026), investor asing membukukan net buy sebesar Rp179 miliar, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak dalam tekanan berat.

Data perdagangan menunjukkan asing membukukan total beli Rp6,1 triliun dan jual Rp5,9 triliun, sehingga menghasilkan net buy Rp179 miliar.

Menariknya, aksi beli asing muncul ketika pasar domestik sedang mengalami fase tekanan ekstrem. Sehari sebelumnya, IHSG ambles lebih dari 4% hingga jatuh ke bawah level psikologis 6.000. Bahkan pada perdagangan Kamis pagi, tekanan belum mereda dengan indeks sempat kembali merosot ke area 5.600-an. 

Di tengah kondisi tersebut, investor asing terlihat mulai melakukan akumulasi pada sejumlah saham tertentu. Emiten Prajogo Pangestu, Chandra Asri Pacific (TPIA) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi asing, dengan net buy RP 135,6 miliar. 

Kemudian diikuti oleh sejumlah saham komoditas, seperti Merdeka Copper Gold (MDKA), Darma Henwa (DEWA), Alamtri Resources Indonesia (ADRO), hingga Petrindo Jaya Kreasi (CUAN). 

Berikut daftar saham yang paling banyak diborong asing pada sesi I:

  1. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp135,6 miliar
  2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – Rp77,9 miliar
  3. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) – Rp60,9 miliar
  4. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) – Rp45,8 miliar
  5. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) – Rp42,5 miliar
  6. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – Rp38,9 miliar
  7. PT Timah (Persero) Tbk TINS – Rp36,6 miliar
  8. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) – Rp29,9 miliar
  9. PT RMK Energy Tbk (RMKE) – Rp28,1 miliar
  10. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) – Rp27,6 miliar

Di sisi lain, aksi jual asing masih menghantam saham perbankan besar.

Top foreign sell sesi I:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp275,1 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Rp208,7 miliar
  3. PT Dian Swasatika Sentosa Tbk (DSSA) – Rp87,4 miliar
  4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp71,6 miliar
  5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Rp58,2 miliar

Tekanan jual di saham bank besar ini menjadi salah satu alasan mengapa IHSG masih sulit keluar dari tekanan. Saham perbankan memiliki bobot besar terhadap indeks sehingga ketika big banks ditekan, pergerakan IHSG ikut terseret.

Kondisi pasar domestik saat ini memang sedang tidak baik-baik saja. IHSG telah kehilangan lebih dari 4% pada perdagangan Rabu dan kembali melanjutkan tekanan hingga jeda makan siang hari ini.

Pelemahan rupiah, sentimen risk-off global, kekhawatiran investor terhadap pasar domestik, hingga tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar membuat pasar masuk ke fase koreksi dalam. 

Meski demikian, munculnya net buy asing di tengah pasar yang sedang tertekan bisa menjadi indikasi bahwa sebagian investor global mulai memanfaatkan koreksi tajam untuk melakukan akumulasi selektif. Namun, besarnya tekanan pada saham perbankan menunjukkan bahwa pasar secara keseluruhan masih jauh dari kata pulih. 

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pemegang Saham Pegendali VICI Lepas 402,48 Juta Saham

Pemegang Saham Pegendali VICI Lepas 402,48 Juta Saham

October 14, 2026
IHSG Melesat 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Melesat 1%, Ini Penyebabnya

October 14, 2026
Breaking! IHSG Melesat 1%

Breaking! IHSG Melesat 1%

October 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .