• Latest
Rupiah Ditutup Melemah 0,45%, Dolar AS Bertengger di Rp18.020

Rupiah Ditutup Melemah 0,45%, Dolar AS Bertengger di Rp18.020

June 4, 2026
Investor Berebut! Pemerintah Kantongi Rp35 T dari Lelang Surat Utang

Investor Berebut! Pemerintah Kantongi Rp35 T dari Lelang Surat Utang

October 14, 2026
Emiten RI Ini Garap Program Rumah Subsidi Prabowo

Emiten RI Ini Garap Program Rumah Subsidi Prabowo

October 14, 2026
Dony Oskaria Sentil BUMN, Pelayanan Publik Jadi Tolok Ukur

Dony Oskaria Sentil BUMN, Pelayanan Publik Jadi Tolok Ukur

October 14, 2026
Dony Oskaria Sentil BUMN, Pelayanan Publik Jadi Tolak Ukur

Dony Oskaria Sentil BUMN, Pelayanan Publik Jadi Tolak Ukur

October 14, 2026
Rupiah Dibuka di Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Rp17.900

Rupiah Dibuka di Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Rp17.900

October 14, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,25% ke Level 5.940

IHSG Dibuka Menguat 0,25% ke Level 5.940

October 14, 2026
IHSG Tinggalkan Level 6.000, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Tinggalkan Level 6.000, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 14, 2026
Bursa Asia Dibuka Variatif, Investor Cermati Saham Chip dan Inflasi AS

Bursa Asia Dibuka Variatif, Investor Cermati Saham Chip dan Inflasi AS

October 14, 2026
BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi Pada 2 Emiten Ini

BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi Pada 2 Emiten Ini

October 14, 2026
IHSG Dibawah Level 6.000, Tapi 10 saham Ini Diburu Asing

IHSG Dibawah Level 6.000, Tapi 10 saham Ini Diburu Asing

October 14, 2026
IHSG Tinggalkan Level 6.000, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Tinggalkan Level 6.000, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 14, 2026
GOTO Gelar RUPSLB Hari Ini, Agenda Perubahan Pengurus

GOTO Gelar RUPSLB Hari Ini, Agenda Perubahan Pengurus

October 13, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Ditutup Melemah 0,45%, Dolar AS Bertengger di Rp18.020

4 months ago
in Lifestyle
Rupiah Ditutup Melemah 0,45%, Dolar AS Bertengger di Rp18.020
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Mata uang Garuda kembali mencatatkan level terburuk sepanjang sejarah.

Melansir data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,45% ke level Rp18.020/US$. Posisi ini sekaligus menegaskan bahwa rupiah telah menembus level psikologis baru di Rp18.000/US$.

Tekanan terhadap rupiah sudah terlihat sejak awal perdagangan. Rupiah dibuka melemah 0,11% di level Rp17.960/US$. Namun, hanya beberapa menit setelah pembukaan, mata uang Garuda langsung ambruk menembus Rp18.000/US$ dan bertahan di atas level tersebut hingga penutupan perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, justru terpantau melemah 0,07% ke level 99,463.


Pelemahan rupiah yang semakin dalam turut direspons oleh pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengucurkan dana lebih dari Rp8 triliun untuk stabilisasi pasar obligasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu Bank Indonesia (BI) menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Caranya dengan membeli kembali atau buyback Surat Utang Negara (SUN) yang dilepas investor asing.

Dengan strategi tersebut, pemerintah berupaya menjaga stabilitas imbal hasil atau yield Surat Berharga Negara (SBN) di pasar obligasi.

“Mungkin Rp8 triliun lebih, yang di obligasi ya,” kata Purbaya di kawasan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Purbaya menegaskan, pemerintah sebetulnya tidak berencana mengungkapkan perkembangan realisasi kebijakan stabilisasi pasar obligasi tersebut. Namun, menurutnya, langkah ini sudah memberikan dampak nyata terhadap stabilitas yield SBN tenor acuan 10 tahun.

Saat ini, imbal hasil surat utang tenor acuan tersebut masih bergerak di kisaran 6,7%.

“Enggak apa-apa biar anda tahu saya intervensi sedikit. Terus 10 tahun relatif stabil,” ujar Purbaya.

Sementara itu, Bank Indonesia menjelaskan pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh faktor eksternal dan domestik.

“Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai, sehingga mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara emerging,” kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam keterangan tertulis.

“Selain itu kebutuhan domestik masih cukup besar sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran ULN,” tambahnya.

BI memastikan akan meningkatkan intervensi untuk menahan pelemahan nilai tukar rupiah dan memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik. Selain itu, BI juga tetap memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter yang bersifat pro-market guna menarik aliran modal masuk ke instrumen aset domestik.

Adapun intervensi dilakukan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Investor Berebut! Pemerintah Kantongi Rp35 T dari Lelang Surat Utang

Investor Berebut! Pemerintah Kantongi Rp35 T dari Lelang Surat Utang

October 14, 2026
Emiten RI Ini Garap Program Rumah Subsidi Prabowo

Emiten RI Ini Garap Program Rumah Subsidi Prabowo

October 14, 2026
Dony Oskaria Sentil BUMN, Pelayanan Publik Jadi Tolok Ukur

Dony Oskaria Sentil BUMN, Pelayanan Publik Jadi Tolok Ukur

October 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .