• Latest
Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

June 15, 2026
Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

October 10, 2026
Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

October 10, 2026
Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

October 10, 2026
Banyak Kredit Macet? Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK

Banyak Kredit Macet? Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK

October 10, 2026
Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Masuk Penjara Lagi

Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Masuk Penjara Lagi

October 10, 2026
Duit Warga Dimaling Rp9,1 T, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

Duit Warga Dimaling Rp9,1 T, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

October 10, 2026
Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

October 10, 2026
Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

October 10, 2026
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

October 10, 2026
Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

October 10, 2026
Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

October 10, 2026
Kronologi & Alasan Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Taipan Sawit RI

Kronologi & Alasan Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Taipan Sawit RI

October 10, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 10, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

4 months ago
in People & Culture
Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan awal pekan ini dengan penguatan tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (15/6/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup menguat 0,98% atau terapresiasi ke level Rp17.690/US$. Penguatan ini melanjutkan kinerja positif pada perdagangan terakhir pekan lalu. Pada Jumat (12/6/2026), rupiah berhasil ditutup menguat 0,61% ke posisi Rp17.865/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak solid di zona hijau. Mata uang Garuda sudah mengawali perdagangan dengan penguatan 0,64% ke level Rp17.750/US$. Penguatan rupiah kemudian semakin besar hingga sempat menguat ke level Rp17.670/US$.

Meski penguatannya sedikit berkurang menjelang akhir perdagangan, rupiah tetap mampu bertahan kuat di area Rp17.600-an/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,22% ke posisi 99,531.


Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini ditopang oleh pelemahan dolar AS di pasar global.

DXY melemah seiring kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati kerangka kesepakatan damai. Kabar tersebut membuat harga minyak turun dan mendorong permintaan terhadap aset berisiko.

Pejabat AS dan Iran pada Minggu waktu setempat menyatakan kedua negara telah menyepakati kerangka untuk mengakhiri perang, menghentikan blokade AS terhadap Iran, serta membuka kembali Selat Hormuz. Harga minyak ikut turun, dengan Brent terkoreksi lebih dari 4% ke level US$83,82 per barel.

Meski demikian, pelaku pasar masih tetap berhati-hati. Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada New York Times pada Minggu bahwa jika Iran gagal mencapai kesepakatan nuklir final dengan AS, maka Washington dapat kembali melancarkan serangan militer ke Teheran atau menjadikan AS sebagai “penjaga Timur Tengah” dengan imbalan 20% dari pendapatan kawasan tersebut.

Kondisi ini pada akhirnya mengurangi minat pasar terhadap dolar AS sebagai aset aman atau safe haven. Ketika permintaan terhadap dolar AS menurun, ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbuka.

Sentimen positif juga datang dari meningkatnya kepercayaan pasar terhadap langkah stabilisasi yang ditempuh pemerintah dan Bank Indonesia (BI).

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian memperkirakan penguatan rupiah masih berpotensi berlanjut pada pekan depan. Menurutnya, pasar mulai melihat adanya perubahan arah kebijakan yang lebih jelas dan konsisten dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Saya memperkirakan rupiah masih berpotensi menguat menuju kisaran Rp17.500 per dolar AS pada pekan depan. Pasar mulai melihat bahwa otoritas ekonomi Indonesia bersedia mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan memulihkan kepercayaan investor,” ujar Fakhrul.

Ia menjelaskan, rupiah sebelumnya mengalami tekanan besar akibat kombinasi faktor eksternal dan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan domestik. Namun, sebagian besar faktor tersebut kini mulai menunjukkan perbaikan.

Menurut Fakhrul, ada tiga langkah penting yang menjadi fondasi penguatan rupiah. Pertama, BI telah menunjukkan komitmen kuat terhadap stabilitas nilai tukar melalui kenaikan suku bunga kumulatif sebesar 75 basis poin. Langkah ini memberi sinyal jelas kepada pasar bahwa stabilitas rupiah menjadi prioritas utama sekaligus membantu meningkatkan daya tarik aset keuangan Indonesia.

Kedua, penyesuaian harga BBM, khususnya Pertamax, mulai memperbaiki persepsi pasar terhadap kondisi fiskal Indonesia. Meski bukan kebijakan populer, langkah tersebut dinilai menunjukkan keberanian pemerintah untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan demi menjaga keberlanjutan APBN.

Ketiga, efisiensi dan penyesuaian anggaran pada sejumlah program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), mulai dibaca pasar sebagai sinyal bahwa disiplin fiskal kembali menjadi prioritas.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

October 10, 2026
Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

October 10, 2026
Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

October 10, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .