• Latest
Pasutri di Jakarta Hidup Mewah, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 194 M

Pasutri di Jakarta Hidup Mewah, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 194 M

June 16, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Pasutri di Jakarta Hidup Mewah, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 194 M

4 months ago
in Economy
Pasutri di Jakarta Hidup Mewah, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 194 M
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kehidupan mewah sepasang suami istri di Batavia pada dekade 1910-an sempat mengundang perhatian publik. Di balik rutinitas pesta dan kemegahan yang mereka tampilkan, ternyata tersembunyi aksi penggelapan dana bank dalam jumlah besar. A.M. Sonneveld dikenal sebagai pria kaya raya.

Setelah mengakhiri kariernya sebagai perwira KNIL dan menetap di Batavia, ia menjalani hidup serba berkecukupan. Bersama sang istri, ia rutin menghabiskan malam di Societeit Harmoni, tempat berkumpulnya kalangan elite kala itu. Keduanya menikmati pesta dan hidangan mahal tanpa pernah terlihat khawatir soal uang.

Tak ada yang curiga. Riwayat karier Sonneveld terbilang mentereng. Ia pernah berdinas di militer Hindia Belanda hingga menerima penghargaan dari Ratu Belanda. Setelah pensiun dini, ia melanjutkan karier sebagai pejabat di Nederlandsch-Indie Escompto Maatschappij, salah satu bank swasta terbesar saat itu, dengan posisi strategis yang mengelola dana nasabah.

Namun semua berubah pada awal September 1913. Sejumlah surat kabar Hindia Belanda mengungkap skandal besar di sektor perbankan. Harian Deli Courant edisi 5 September 1913 melaporkan bahwa seorang pegawai bank berusia 45 tahun terbukti mencuri uang nasabah sebesar 122 ribu gulden dan sosok itu adalah Sonneveld.

Kasus ini terbongkar setelah pihak bank melakukan investigasi internal terkait transaksi mencurigakan. Dari hasil penyelidikan, ditemukan adanya manipulasi yang dilakukan Sonneveld terhadap dana nasabah.

“Terbukti melakukan ‘permainan kotor’ dalam pengelolaan uang nasabah,” tulis laporan Deli Courant.

Nilai 122 ribu gulden pada masa itu setara dengan 73 kilogram emas, dengan harga sekitar 1,67 gulden per gram. Jika dikonversikan ke harga emas saat ini, total kerugian tersebut mencapai sekitar Rp194 miliar.

Mengetahui aksinya mulai terendus, Sonneveld tak menunggu lama. Ia dan istrinya langsung melarikan diri sebelum ditetapkan sebagai tersangka. Polisi Hindia Belanda pun menetapkan keduanya sebagai buronan dan menyebarkan ciri-ciri fisik mereka ke berbagai wilayah.

Harian de Sumatra Post (6 September 1913) merinci deskripsi Sonneveld, mulai dari warna kulit, bekas luka di wajah dan lutut, hingga usianya.

Pelarian pasangan ini sempat terlacak menuju Bandung menggunakan kereta dari Meester Cornelis (kini Jatinegara). “Polisi mendeteksi dia menyewa mobil dari Meester Cornelis dan pergi ke hotel di Bandung,” tulis Deli Courant

Dari Bandung, keduanya melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Dalam perjalanan, Sonneveld sempat bertemu kenalan dan mengaku hendak ke Hong Kong untuk studi banding ke cabang bank. Namun, pengakuan itu justru memicu kecurigaan.

Informasi tersebut segera dilaporkan ke polisi. Aparat Hindia Belanda pun bergerak cepat dengan menghubungi otoritas di Hong Kong.

Pelarian pun berakhir tak lama setelah pasangan itu tiba di sana. Sonneveld dan istrinya langsung ditangkap dan diekstradisi kembali ke Hindia Belanda. Polisi juga menyita sisa uang hasil pencurian yang masih mereka bawa.

Di persidangan, Sonneveld mengakui perbuatannya. Ia menyebut aksi pencurian dilakukan demi membiayai gaya hidup mewah yang selama ini dijalani.

Sang istri pun tak lepas dari jerat hukum karena diketahui membantu menutupi kejahatan tersebut. Pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara kepada Sonneveld, sementara istrinya dihukum 3 bulan kurungan.

Kasus ini kemudian tercatat sebagai salah satu skandal pencurian terbesar di Hindia Belanda pada era 1910-an dan menjadi sebuah pengingat bahwa kemewahan yang terlihat di permukaan tak selalu mencerminkan sumber kekayaan yang sah.

(fab/fab)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .