• Latest
Breaking! IHSG Dibuka Menguat 1% Lebih ke Level 6.350

Breaking! IHSG Dibuka Menguat 1% Lebih ke Level 6.350

June 17, 2026
Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

October 10, 2026
Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

October 10, 2026
Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

October 10, 2026
Banyak Kredit Macet? Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK

Banyak Kredit Macet? Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK

October 10, 2026
Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Masuk Penjara Lagi

Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Masuk Penjara Lagi

October 10, 2026
Duit Warga Dimaling Rp9,1 T, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

Duit Warga Dimaling Rp9,1 T, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

October 10, 2026
Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

October 10, 2026
Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

October 10, 2026
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

October 10, 2026
Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

October 10, 2026
Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

October 10, 2026
Kronologi & Alasan Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Taipan Sawit RI

Kronologi & Alasan Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Taipan Sawit RI

October 10, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 10, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Breaking! IHSG Dibuka Menguat 1% Lebih ke Level 6.350

4 months ago
in People & Culture
Breaking! IHSG Dibuka Menguat 1% Lebih ke Level 6.350
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melesat pada perdagangan Rabu (17/6/2026), melanjutkan reli penguatan signifikan yang dicatatkan pekan lalu.

Berdasarkan data IDX Mobile pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka di level 6.321,96, naik 67 poin atau 1,07% dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.254,96.

Selang beberapa menit setelah pasar buka IHSG melesat 1,5% ke level 6.352,07.

Sebanyak 349 saham menguat, 50 saham melemah, dan 273 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 413,42 miliar dengan volume perdagangan 331,26 juta saham dan berpindah tangan sebanyak 38.021 kali.

Adapun emiten yang paling ramai ditransaksikan hari ini termasuk BBCA, BBRI, BMRI, TPIA dan BRMS.

Pergerakan pasar keuangan pada pertengahan pekan ini terus mencerna serangkaian rilis data ekonomi esensial dari ranah domestik maupun global. Di tengah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang mengerek harga energi dan menciptakan volatilitas pada rantai pasok, investor kini telah mengantongi sejumlah indikator makroekonomi kunci.

Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan sementara selama 60 hari untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Dalam kesepakatan tersebut, AS akan mencabut blokade pelabuhan Iran dan mengizinkan Teheran kembali menjual minyak, sementara Iran akan membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Presiden Donald Trump menegaskan Iran tidak akan memiliki senjata nuklir, meski isu program rudal balistik dan dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok bersenjata regional belum masuk agenda negosiasi. Kesepakatan ini berpotensi memberikan manfaat ekonomi besar bagi Iran melalui pelonggaran sanksi dan pencairan aset yang dibekukan.

Meski demikian, posisi Israel yang tidak terlibat langsung dalam perundingan menimbulkan ketidakpastian terhadap keberlangsungan gencatan senjata. Merespons kabar tersebut, harga minyak dunia kembali jatuh ke level terendah dalam tiga bulan karena pasar memperkirakan pasokan minyak Iran akan kembali meningkat.

Selain itu, Federal Open Market Committee (FOMC) akan mengumumkan kebijakan suku bunga pada Rabu Waktu AS atau Kamis dini hari Waktu Indonesia (17/6/2026) setelah menggelar rapat pada Selasa dan Rabu.

Keputusan suku bunga diumumkan pada Kamis dan dilanjutkan konferensi pers Ketua The Fed, Kevin Warsh.

Pasar menantikan sejumlah hal penting, mulai dari keputusan suku bunga yang diperkirakan tetap di kisaran 3,50%-3,75%, proyeksi ekonomi terbaru (Summary of Economic Projections), proyeksi jalur suku bunga (dot plot), hingga pandangan The Fed mengenai inflasi, harga minyak, dan dampak konflik Timur Tengah. Bagi Indonesia, perhatian utama tidak hanya tertuju pada keputusan suku bunga, tetapi juga nada pernyataan The Fed.

Sikap yang lebih hawkish berpotensi menekan rupiah, IHSG, dan pasar obligasi domestik, sementara sinyal yang lebih dovish dapat menjadi sentimen positif bagi aset berisiko dan pasar negara berkembang.

Agenda paling krusial dari dalam negeri pada hari ini adalah dimulainya hari pertama pelaksanaan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.

Pertemuan bulanan ini akan menjadi momen bagi otoritas moneter untuk mengevaluasi secara komprehensif perkembangan indikator makroekonomi domestik, kondisi likuiditas perbankan, laju inflasi, serta posisi nilai tukar rupiah di tengah kuatnya dinamika perekonomian global.

Pasar sangat menantikan hasil asesmen bank sentral mengenai dampak rambatan dari harga komoditas global dan suku bunga negara maju terhadap stabilitas keuangan nasional.

Rapat hari ini akan menjadi landasan rumusan keputusan suku bunga acuan yang akan diumumkan kepada publik pada Kamis besok.

Sebelumnya, pada 9 Juni Bank Indonesia secara mendadak mengambil langkah strategis berupa kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5,5% guna memberikan bantalan terhadap nilai tukar rupiah dari tekanan eksternal.

Sementara itu, Bursa saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Rabu (17/6/2026), dengan pasar saham Korea Selatan mencatat penurunan terdalam di kawasan.

Melansir CNBC, sentimen pasar masih dipengaruhi perkembangan geopolitik dan respons investor terhadap negosiasi terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,02% pada pembukaan perdagangan, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq bergerak sedikit lebih rendah. Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 0,20%, sedangkan indeks Topix justru menguat 0,46%.

Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 turun 0,17% pada awal perdagangan. Berbeda dengan mayoritas bursa kawasan, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 24.510, lebih tinggi dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di 24.493,95.

Dari Amerika Serikat, Presiden Donald Trump menyatakan terbuka untuk membagikan rincian kesepakatan damai terbaru antara AS dan Iran kepada Kongres. Pernyataan tersebut disampaikan setelah sejumlah anggota Kongres meminta kesempatan untuk meninjau kesepakatan sebelum resmi disahkan.

Kesepakatan awal antara AS dan Iran tersebut akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari. Selain itu, perjanjian tersebut juga menjadi kerangka dasar bagi negosiasi lanjutan terkait program nuklir Iran serta berbagai isu strategis lainnya di masa mendatang.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

October 10, 2026
Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

October 10, 2026
Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

October 10, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .