• Latest
Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik Jadi Rp17.730

Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik Jadi Rp17.730

June 17, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik Jadi Rp17.730

4 months ago
in Market
Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik Jadi Rp17.730
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda harus mengakui kekuatan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (17/6/2026). Di tengah penantian pasar akan hasil keputusan suku bunga bank sentral AS malam nanti. 

Merujuk data Refinitiv, nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,23% terhadap greenback ke posisi Rp17.730/US$. Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Senin (15/6/2026), rupiah sempat ditutup menguat di bawah level Rp17.700/US$, tepatnya di posisi Rp17.690/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sudah mengawali perdagangan di zona merah. Mata uang Garuda dibuka melemah 0,25% ke level Rp17.735/US$, lalu konsisten berada dalam tekanan hingga penutupan perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,01% ke posisi 99,554.


Pergerakan dolar AS cenderung terbatas di tengah penantian pasar terhadap keputusan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve (The Fed).

Pelaku pasar cenderung menahan diri untuk mengambil posisi besar menjelang hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan pada hari ini. Keputusan tersebut menjadi perhatian karena merupakan rapat kebijakan pertama The Fed di bawah kepemimpinan Kevin Warsh.

The Fed diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya. Namun, pelaku pasar akan mencermati pernyataan kebijakan, proyeksi ekonomi, dan konferensi pers untuk melihat arah kebijakan The Fed ke depan.

Perhatian utama pasar tertuju pada apakah The Fed akan mulai meninggalkan bias pelonggaran kebijakan, terutama ketika risiko inflasi dinilai masih tinggi.

Di sisi lain, dolar AS masih bergerak relatif stabil setelah sempat melepas sebagian penguatan safe haven. Hal ini terjadi seiring munculnya rincian kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Meski demikian, pelaku pasar masih berhati-hati. Ketidakpastian menjelang keputusan The Fed membuat pergerakan mata uang global, termasuk rupiah, cenderung terbatas.

Dari dalam negeri, perhatian pasar juga tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang mulai berlangsung pada hari ini dan akan diumkan hasil nya pada besok, Kamis (18/6/2026).  

RDG kali ini cukup penting lantaran dalam beberapa waktu terakhir BI sudah mengambil langkah agresif untuk menahan tekanan terhadap rupiah. Pada pekan lalu, BI secara mengejutkan menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% melalui RDG Mingguan.

Langkah serupa juga terjadi pada RDG Bulanan sebelumnya, ketika BI menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin.

Dengan demikian, pasar akan mencermati apakah BI kembali memberi sinyal kebijakan ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, terutama setelah mata uang Garuda kembali melemah pada perdagangan hari ini.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .