• Latest
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.840

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.840

June 18, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.840

4 months ago
in Economy
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.840
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (18/6/2026). Pelemahan ini terjadi seiring menguatnya dolar AS di pasar global.

Melansir data Refinitiv, rupiah harus mengawali perdagangan pagi ini di zona merah dengan tertekan 0,62% atau berada di level Rp17.840/US$.

Pelemahan ini melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya. Pada Rabu (17/6/2026), rupiah juga ditutup terdepresiasi 0,23% ke posisi Rp17.730/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 09.00 WIB terpantau masih menguat 0,18% ke posisi 100,273.

Penguatan tersebut melanjutkan kinerja positif DXY pada perdagangan sebelumnya, ketika indeks dolar AS naik tajam 0,55% setelah bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) mengumumkan keputusan suku bunganya bulan ini. 


Menguatnya indeks dolar AS menunjukkan pelaku pasar kembali memburu aset berdenominasi dolar AS. Kondisi ini pada akhirnya dapat menekan mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Dolar AS menguat setelah The Fed mempertahankan suku bunga acuannya, tetapi pernyataan bank sentral menunjukkan para pembuat kebijakan masih melihat peluang kenaikan suku bunga pada tahun ini di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi.

The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%. Namun, proyeksi kuartalan terbaru menunjukkan sembilan pejabat The Fed kini memperkirakan adanya kenaikan suku bunga sebelum akhir 2026.

Pernyataan kebijakan terbaru The Fed juga menghapus bahasa yang sebelumnya digunakan untuk memberi sinyal peluang penurunan suku bunga lanjutan pada 2026. Perubahan ini menjadi perhatian pasar karena menunjukkan sikap The Fed yang lebih berhati-hati, bahkan cenderung lebih ketat dalam merespons risiko inflasi.

Dalam tanda awal pengaruh Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, pernyataan kebijakan juga tidak lagi memberikan panduan arah suku bunga ke depan. Format terbaru hanya menyampaikan keputusan suku bunga dan menegaskan kembali komitmen bank sentral untuk menjaga cadangan yang memadai dalam sistem perbankan.

The Fed juga menaikkan proyeksi inflasi akhir 2026 dari sebelumnya 2,7% menjadi 3,6%. Hal ini membuat pelaku pasar semakin mencermati peluang kenaikan suku bunga AS dalam beberapa bulan mendatang.

Kontrak berjangka suku bunga jangka pendek AS kini memperkirakan peluang yang lebih besar bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada September, dibandingkan mempertahankannya di level saat ini.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga menantikan pengumuman hasil akhir Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026.

Mayoritas pelaku pasar memperkirakan BI akan kembali menaikkan suku bunga acuan pada RDG kali ini, meski selisih proyeksinya semakin tipis.

Dari 14 institusi yang berpartisipasi dalam polling CNBC Indonesia, delapan memperkirakan BI Rate akan naik 25 basis poin menjadi 5,75%. Sementara enam institusi lainnya memperkirakan BI mempertahankan suku bunga di level 5,50%.

Dengan hasil tersebut, median proyeksi dalam polling CNBC Indonesia berada di level 5,75%. Keputusan BI hari ini akan menjadi perhatian utama pasar, terutama karena rupiah kembali berada dalam tekanan setelah dolar AS menguat pasca keputusan The Fed.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .