• Latest
Jelang Pengumuman MSCI dan BI Rate, IHSG Sesi 1 Turun 1,06%

Jelang Pengumuman MSCI dan BI Rate, IHSG Sesi 1 Turun 1,06%

June 18, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
Video: BI & Pengembangan QRIS

Video: BI & Pengembangan QRIS

October 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Jelang Pengumuman MSCI dan BI Rate, IHSG Sesi 1 Turun 1,06%

4 months ago
in Economy
Jelang Pengumuman MSCI dan BI Rate, IHSG Sesi 1 Turun 1,06%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi pada akhir sesi 1 hari ini, Kamis (18/6/2026). Indeks ditutup di level 6.154,92, turun 65,82 poin atau -1,06%. 

Sebanyak 441 emiten di zona merah, 237 naik, dan 281 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 10,06 triliun, melibatkan 13,59 miliar saham dalam 1,05 juta kali transaksi. 

Sebagai informasi, IHSG sempat turun lebih dari 2% dan menyentuh level terendah harian di 6.073,72. Menjelang akhir sesi 1, IHSG memangkas koreksi dan sempat menyentuh level tertinggi hari ini di 6.197,17. 

Pada perdagangan kemarin, IHSG menutup hari dengan koreksi 0,55% ke level 6.220,74. 

Mengutip Refinitiv, sejumlah saham yang memimpin kenaikan IHSG pada perdagangan-perdangangan sebelumnya menjadi pemberat utama. Telkom (TLKM) berkontribusi -24,01 poin. 

Lalu diikuti oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) -15,68 poin, Bank Central Asia (BBCA) -9,37 poin, dan Bank Mandiri (BMRI) -7,82 poin. 

Adapun saat ini pelaku pasar tengah menunggu pengumuman hasil akhir Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. 

Mayoritas pelaku pasar memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan kembali menaikkan suku bunga acuan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) kali ini yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026. Namun kini, jaraknya menipis.

Dari 14 institusi yang berpartisipasi dalam polling CNBC Indonesia, delapan memperkirakan BI Rate akan naik 25 basis poin menjadi 5,75%. Sementara enam institusi lainnya memperkirakan BI mempertahankan suku bunga di level 5,50%.

Dengan hasil tersebut, median proyeksi dalam polling CNBC Indonesia berada di level 5,75%.

Perdebatan ini muncul karena BI baru saja dua kali menaikkan suku bunga dalam waktu berdekatan. Pada RDG Bulanan Mei 2026, BI lebih dulu menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%.

Kemudian, pada RDG Mingguan pada pekan lalu, Senin (9/6/2026), BI kembali mengejutkan pasar dengan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Artinya, dalam waktu kurang dari satu bulan, BI sudah menaikkan suku bunga acuan sebesar total 75 basis poin.

Kelompok analis yang memperkirakan BI menahan suku bunga menilai kenaikan mendadak pada awal Juni sudah cukup untuk meredam tekanan terhadap rupiah.

Namun, sebagian menilai tekanan terhadap rupiah masih terlalu besar untuk diabaikan sehingga ruang kenaikan suku bunga tambahan masih terbuka.

Melansir Refinitiv, level terlemah rupiah sepanjang sejarah berada di posisi Rp18.170/US$ yang terbentuk pada penutupan perdagangan Senin (8/6/2026).

Sementara itu, per pukul 12.20 WIB, nilai tukar rupiah terhadap dolar berada di posisi Rp 17.795. 

Selain itu, perhatian pasar juga tertuju pada pengumuman MSCI Global Market Accessibility Review yang dijadwalkan rilis pada Jumat (19/6/2026) besok subuh.

Hasil tinjauan tahunan ini memiliki implikasi masif karena mengevaluasi tingkat aksesibilitas pasar modal di berbagai negara beserta kualitas infrastruktur pasarnya.

Bagi pasar ekuitas Indonesia, pengumuman besok subuh ini selalu menjadi sorotan krusial. Setiap penyesuaian metodologi klasifikasi pasar, perlakuan khusus terhadap instrumen ekuitas, maupun tinjauan terkait regulasi batasan bobot saham publik atau aturan free float akan berdampak terstruktur pada komposisi portofolio reksa dana pasif global.

Keputusan ini berpotensi akan memicu penyesuaian posisi investasi dalam volume transaksi yang besar. Hal ini juga berpotensi menciptakan volatilitas likuiditas dan harga saham emiten berkapitalisasi raksasa di Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan akhir pekan nanti.

Selain Accessibility Review, MSCI juga akan segera merilis MSCI Annual Market Classification Review pada Rabu (24/6/2026) subuh mendatang.

Rilis ini akan menjadi penentu bagi pasar ekuitas di Indonesia terkait akankah Indonesia tetap berada di Emerging Market atau dalam kasus terburuknya bisa turun ke dalam Frontier Market seperti yang ditakuti oleh Investor beberapa bulan terakhir sejak diedarkannya surat pemberitahuan terkait transparansi pasar oleh MSCI pada Rabu (28/1/2026).

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .