• Latest
Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Pagi Ini Naik 0,47%

Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Pagi Ini Naik 0,47%

June 19, 2026
Tentara Ini Didakwa Kasus Dugaan Insider Trading, Cuan Sampai Rp6,89 M

Tentara Ini Didakwa Kasus Dugaan Insider Trading, Cuan Sampai Rp6,89 M

October 9, 2026
BEI Perketat Aturan Mulai Hari Ini, Keuangan Calon Emiten Harus Sehat

BEI Perketat Aturan Mulai Hari Ini, Keuangan Calon Emiten Harus Sehat

October 9, 2026
Dana Masuk RI Capai Rp131,1 T Sepanjang 2026, SBN Kian Menarik

Dana Masuk RI Capai Rp131,1 T Sepanjang 2026, SBN Kian Menarik

October 9, 2026
Kredit Kendaraan Listrik Makin Laris, OJK Ingatkan Risiko Ini

Kredit Kendaraan Listrik Makin Laris, OJK Ingatkan Risiko Ini

October 9, 2026
Usai Gadai Saham ke Bank Mandiri, Saham Haji Isam (JARR) Anjlok 4,5%

Usai Gadai Saham ke Bank Mandiri, Saham Haji Isam (JARR) Anjlok 4,5%

October 9, 2026
Gelar Mega Travel Fair, Bank Mega Bidik Sales Volume Naik 20%

Gelar Mega Travel Fair, Bank Mega Bidik Sales Volume Naik 20%

October 9, 2026
Bank Dunia Tunjuk Petinggi BNP Paribas Jadi CFO & Direktur Eksekutif

Bank Dunia Tunjuk Petinggi BNP Paribas Jadi CFO & Direktur Eksekutif

October 9, 2026
Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

October 9, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 9, 2026
Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

October 9, 2026
Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

October 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Pagi Ini Naik 0,47%

4 months ago
in Lifestyle
Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Pagi Ini Naik 0,47%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat (19/6/2026) di zona merah di tengah pergerakan bursa Asia yang cenderung beragam.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.165,61, turun 6,73 poin atau -0,11% dari penutupan sebelumnya di 6.172,34.

Akan tetapi pada pukul 09.02 WIB, IHSG berada di level 6.201,19, naik 28,85 poin atau 0,47%. Pergerakan pasar cenderung positif dengan 343 saham menguat, 136 saham melemah, dan 480 saham bergerak stagnan.

Penguatan IHSG terjadi di tengah pergerakan bursa Asia yang bervariasi. Indeks Kospi Korea Selatan melesat sekitar 2,8% dan kembali mencetak rekor tertinggi baru, sementara Nikkei 225 Jepang menguat sekitar 0,6%. Di sisi lain, indeks S&P/ASX 200 Australia terkoreksi sekitar 0,7%.

Adapun pergerakan pasar keuangan pada akhir pekan ini diwarnai oleh berbagai sentimen fundamental yang sangat krusial, baik dari eskalasi kebijakan moneter domestik maupun indikator makroekonomi global.

Dalam perkembangan perang, Amerika Serikat (AS) resmi mencabut blokade terhadap Iran setelah Presiden Donald Trump menandatangani kesepakatan sementara dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk mengakhiri perang kedua negara.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Iran mengizinkan kapal komersial melintas di Selat Hormuz tanpa biaya selama 60 hari. Langkah ini mendorong harga minyak turun ke level terendah sejak perang pecah pada 28 Februari, seiring harapan arus ekspor minyak melalui jalur yang mengangkut sekitar 20% pasokan global kembali normal.

Dari dalam negeri,MSCI telah merilis Global Market Accessibility Review yang diterbitkan oleh MSCI pada Jumat subuh tadi.

Dalam laporan evaluasi tahunan tersebut, aksesibilitas pasar ekuitas Indonesia secara resmi mencatatkan pemburukan pada kriteria arus informasi.

Berdasarkan tabel ringkasan pemeringkatan pada dokumen tersebut, peringkat kriteria arus informasi (Information Flow) untuk Indonesia diturunkan dari peringkat positif tanpa masalah besar pada tahun 2025 menjadi peringkat negatif yang mengindikasikan urgensi perbaikan pada tahun 2026.

Penurunan peringkat aksesibilitas ini dipicu oleh temuan masalah struktural terkait ketidakjelasan dalam struktur kepemilikan saham di pasar modal domestik.

Selain itu, evaluasi global ini juga menyoroti adanya indikasi perilaku perdagangan yang terkoordinasi di bursa Indonesia, yang secara langsung dinilai merusak proses pembentukan harga yang wajar di pasar reguler.

Praktik-praktik yang membatasi tingkat transparansi ini dipandang membatasi kemampuan investor institusional internasional secara material dalam menilai besaran riil dari saham yang beredar di publik (true free float).

Kondisi ini turut menghalangi investor asing untuk dapat mengandalkan harga pasar yang diobservasi secara objektif dalam proses konstruksi portofolio serta replikasi indeks mereka.

Lebih lanjut, laporan evaluasi tersebut juga memberikan catatan bahwa kriteria hak yang setara bagi investor asing (Equal Rights to Foreign Investors) masih terhambat.

Hal ini dikarenakan informasi mendetail terkait aksi korporasi perusahaan maupun dinamika pasar saham domestik tidak selalu tersedia dengan mudah dalam bahasa Inggris.

Meskipun demikian, kerangka operasional Indonesia pada aspek lain relatif masih stabil, dengan peringkat sangat baik yang dipertahankan untuk kriteria infrastruktur penitipan aset, registrasi, mekanisme perdagangan, serta kelonggaran batasan kepemilikan asing.

Walaupun infrastruktur perdagangan secara sistem dinilai sangat memadai, sorotan tajam pada transparansi kepemilikan dan integritas pembentukan harga ini akan memicu evaluasi ulang dari berbagai pengelola reksa dana indeks global, yang berpotensi menimbulkan tekanan volatilitas penyesuaian bobot arus modal asing pada saham-saham berkapitalisasi besar di sepanjang sesi perdagangan hari ini.

Walaupun terjadi perubahan, Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah melakukan pembenahan dari segi keterbukaan informasi yang disediakan bagi investor domestik maupun asing. BEI sudah membuka kepemilikan saham di atas 1%, merilis data HSC, dan berbagai pembenahan struktural di bursa.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tentara Ini Didakwa Kasus Dugaan Insider Trading, Cuan Sampai Rp6,89 M

Tentara Ini Didakwa Kasus Dugaan Insider Trading, Cuan Sampai Rp6,89 M

October 9, 2026
BEI Perketat Aturan Mulai Hari Ini, Keuangan Calon Emiten Harus Sehat

BEI Perketat Aturan Mulai Hari Ini, Keuangan Calon Emiten Harus Sehat

October 9, 2026
Dana Masuk RI Capai Rp131,1 T Sepanjang 2026, SBN Kian Menarik

Dana Masuk RI Capai Rp131,1 T Sepanjang 2026, SBN Kian Menarik

October 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .