• Latest
Tanpa Proyek Pemerintah Pendapatan PT Pos Anjlok 62,5%

Tanpa Proyek Pemerintah Pendapatan PT Pos Anjlok 62,5%

June 22, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Tanpa Proyek Pemerintah Pendapatan PT Pos Anjlok 62,5%

4 months ago
in Economy
Tanpa Proyek Pemerintah Pendapatan PT Pos Anjlok 62,5%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pos Indonesia mengaku masih mengandalkan proyek pemerintah dalam mendukung kinerja keuangan.

Direktur Utama PT Pos Indonesia Daud Joseph mengatakan PT Pos sepanjang 2025 mencatat pendapatan usaha Rp3,9 triliun atau anjlok 20% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 5 triliun.

“Dari target tahun itu Rp6,2 triliun, dia hanya tercapai sekitar 63% saja. Kemudian ini mengakibatkan gross profit-nya tidak tercapai dari target Rp 2,4 triliun, hanya tercapai Rp 1,5 triliun,” kata Daud dalam RDP dengan Komisi VI di gedung DPR RI Jakarta, Senin (22/6/2026).

Sehingga di EBITDA atau net income bahkan jauh dari target yang sebesar Rp 800 miliar hanya tercapai Rp 300 miliar.

Penurunan yang paling signifikan adalah di lini portofolio bisnis logistik dibandingkan dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2 triliun, kini hanya mampu sekitar Rp 600 miliar saja.

“Ini kita lihat tadi karena tidak adanya lagi program-program distribusi pangan, distribusi beras, dan lain sebagainya. Namun demikian layanan logistik kurir atau logistik di bawah 30 kilogram itu masih bertahan di angka Rp 1,8 triliun,” sebutnya.

Sementara pada layanan jasa keuangan seperti halnya pensiun, kredit, kemudian transfer untuk layanan-layanan tagihan itu juga masih bertahan di angka Rp 1,2 triliun. Layanan properti walaupun meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tetapi kontribusinya terbilang kecil. 

“Laporan-laporan ini adalah berdasarkan laporan keuangan unaudited yang saat ini masih dalam proses penyelesaian audit laporan keuangan yang akan kami sampaikan berikutnya ketika laporan keuangan audited ini sudah selesai dituntaskan,” tutupnya.

Daud menjelaskan bahwa dalam 5 tahun terakhir, kinerja keuangan perseroan menghijau karena didukung oleh proyek pemerintah.

Joseph memaparkan, pada tahun 2020, PT Pos dapat menghasilkan pendapatan mencapai Rp 5,4 triliun. Sejak 2020 hingga tahun 2025, pendapatan perusahaan terus meningkat seiring dengan peningkatan kontribusi proyek pemerintah.

“Kontribusi dari bantuan proyek pemerintah, baik itu bansos, baik itu bantuan beras, bantuan pangan, yang disalurkan kepada warga masyarakat, mendukung dan membantu revenue Pos Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, Joseph mengungkapkan bahwa pihaknya juga kehilangan ceruk layanan andalan, baik itu layanan logistik, layanan jasa keuangan, layanan kurir, bahkan layanan properti.

“Ini terlihat ketika di tahun 2025, bantuan proyek pemerintah turun ke angka Rp300 miliar, revenue totalnya langsung turun drastis, hanya ke angka Rp3,9 triliun,” ucapnya.

Menurutnya, PT Pos Indonesia memang sangat terbantu dengan adanya proyek pemerintah dan belum dapat kembali ke potensi inti bisnis.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .