• Latest
Breaking News! IHSG Naik 1%

Breaking News! IHSG Naik 1%

June 25, 2026
Ada yang Bilang Saya Bohong

Ada yang Bilang Saya Bohong

July 24, 2026
IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

July 24, 2026
Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

July 24, 2026
Fundamental Kinclong, Saham Bank Kok Dibuang Investor?

Fundamental Kinclong, Saham Bank Kok Dibuang Investor?

July 24, 2026
Protelindo Tender Offer SUPR Harga Rp 45.000 per Saham

Protelindo Tender Offer SUPR Harga Rp 45.000 per Saham

July 24, 2026
Beban Administrasi Melonjak, Laba PGUN Terpangkas 47% per Juni 2026

Beban Administrasi Melonjak, Laba PGUN Terpangkas 47% per Juni 2026

July 24, 2026
Panda Bond Indonesia Laris Minat Investor Tembus 2,4 Kali

Panda Bond Indonesia Laris Minat Investor Tembus 2,4 Kali

July 24, 2026
Rupiah Ditutup Merah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.930

Rupiah Ditutup Merah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.930

July 24, 2026
ECB Tahan Suku Bunga 2,25%, Buka Peluang Naik September

ECB Tahan Suku Bunga 2,25%, Buka Peluang Naik September

July 24, 2026
Laba Bank J Trust (BCIC) Anjlok 28,9% di Semester I-2026

Laba Bank J Trust (BCIC) Anjlok 28,9% di Semester I-2026

July 24, 2026
H1-2026, Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Konsolidasi Rp 30,4 Triliun

H1-2026, Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Konsolidasi Rp 30,4 Triliun

July 24, 2026
Pabrik Cold Rolling Mill Kebakaran, Krakatau Steel Ungkap Dampaknya

Pabrik Cold Rolling Mill Kebakaran, Krakatau Steel Ungkap Dampaknya

July 24, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, July 24, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Breaking News! IHSG Naik 1%

4 weeks ago
in People & Culture
Breaking News! IHSG Naik 1%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (25/6/2026), melanjutkan sentimen positif dari bursa global seiring meredanya kekhawatiran geopolitik dan optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi.

Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 09.18 WIB, IHSG berada di level 5.949,22, naik 65,34 poin atau 1,11% dibandingkan penutupan sebelumnya di level 5.883,88.

Sejak awal perdagangan, IHSG dibuka di level 5.873,07 dan sempat turun ke 5.864 sebelum akhirnya bergerak ke zona hijau. 

Aktivitas transaksi juga mulai ramai. Nilai transaksi mencapai Rp1,88 triliun dengan volume perdagangan 3,15 miliar saham yang diperdagangkan sebanyak 235 ribu kali.

Mayoritas saham bergerak menguat, dengan 403 saham naik, 167 saham turun, dan 389 saham stagnan.

Memasuki perdagangan Kamis (25/6/2026), pergerakan IHSG diperkirakan masih dipengaruhi sentimen hasil review MSCI yang mempertahankan Indonesia dalam klasifikasi Emerging Market.

Keputusan tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi keluarnya dana asing secara besar-besaran apabila status Indonesia diturunkan menjadi Frontier Market. Meski demikian, MSCI masih memberikan catatan terkait transparansi kepemilikan saham, dugaan perdagangan terkoordinasi, serta efektivitas implementasi reformasi pasar modal yang akan kembali dievaluasi pada November 2026.

Dari domestik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah menilai keputusan MSCI mencerminkan masih kuatnya kepercayaan investor global terhadap pasar keuangan Indonesia. OJK menegaskan akan melanjutkan reformasi untuk memperkuat integritas dan transparansi pasar, sementara pemerintah menilai evaluasi lanjutan MSCI merupakan proses yang wajar.

Di sisi eksternal, perhatian investor beralih ke rilis inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat yang menjadi acuan utama The Federal Reserve dalam menentukan arah kebijakan suku bunga. Jika inflasi PCE kembali menunjukkan kenaikan, ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama (higher for longer) berpotensi menguat, mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil Treasury, sehingga dapat memicu tekanan terhadap aset berisiko termasuk IHSG dan rupiah.

Selain itu, pasar juga menunggu data klaim pengangguran mingguan AS untuk membaca kondisi terbaru pasar tenaga kerja. Kombinasi inflasi yang masih tinggi dan pasar tenaga kerja yang tetap solid berpotensi memperkuat pandangan bahwa The Fed belum memiliki ruang untuk segera memangkas suku bunga.

Di tengah sentimen tersebut, indeks dolar AS yang telah menembus level 101,609 menjadi faktor yang masih membatasi ruang penguatan rupiah dan pasar saham domestik, seiring meningkatnya tekanan terhadap arus modal ke negara berkembang.

Merujuk data Refinitiv, rupiah harus rela parkir di zona merah setelah ditutup melemah 0,50% ke level Rp17.925/US$ kemarin, Rabu (25/6/2026). Dengan posisi tersebut, mata uang Garuda belum mampu keluar dari tekanan dan sudah melemah selama empat hari perdagangan beruntun.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ada yang Bilang Saya Bohong

Ada yang Bilang Saya Bohong

July 24, 2026
IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

July 24, 2026
Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

July 24, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .