• Latest
IHSG Akhiri Pekan Melemah 1,72% ke Level 5.896

IHSG Akhiri Pekan Melemah 1,72% ke Level 5.896

June 26, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

IHSG Akhiri Pekan Melemah 1,72% ke Level 5.896

3 months ago
in People & Culture
IHSG Akhiri Pekan Melemah 1,72% ke Level 5.896
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah nyaris 2% pada perdagangan Jumat (26/6/2026), setelah sempat dibuka menguat. Pelemahan terjadi di tengah aksi jual yang mendominasi mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada akhir sesi kedua, IHSG turun 1,72% atau terkoreksi 103 poin ke level 5.896,13. Sepanjang perdagangan hari ini, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.045 sebelum berbalik turun hingga menyentuh level terendah 5.830.

Tekanan jual terlihat cukup deras dengan 562 saham melemah, sementara hanya 123 saham menguat dan 129 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,73 triliun dengan volume perdagangan 20,79 miliar saham dalam 1,54 juta kali transaksi.

Adapun emiten dengan paling ramai ditransaksikan hari ini adalah TPIA, BBCA, BMRI, DSSA dan TLKM.

Hari ini hanya sektor finansial yang menguat, sementara koreksi yang paling dalam dicatatkan oleh utilitas (-6,45%), barang baku (-4,67%), konsumer non-primer (-2,80%) dan Properti (-2,26%).

Secara spesifik, emiten yang menjadi pemberat kinerja IHSG adalah Barito Renewables Energi (BREN) dengan porsi pelemahan 11,07 indeks poin. Lalu diikuti oleh EMAS (-9,54 pon), BRMS (-7,05 poin) dan DCII (-6,94 poin).

Memasuki perdagangan Jumat (26/6/2026), pergerakan IHSG diperkirakan dibayangi kombinasi sentimen eksternal dan domestik. Dari luar negeri, pasar mencermati menguatnya data ekonomi Amerika Serikat yang berpotensi memperkuat sikap hawkish The Federal Reserve. Sementara dari dalam negeri, investor merespons kenaikan tingkat bunga penjaminan (TBP) LPS serta perkembangan rencana penerbitan Panda Bond Indonesia.

Dari eksternal, inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Mei 2026 naik menjadi 4,1% secara tahunan, tertinggi sejak April 2023 dan berada jauh di atas target inflasi The Fed sebesar 2%.

Di saat yang sama, ekonomi AS direvisi tumbuh 2,1% pada kuartal I-2026, lebih tinggi dari estimasi sebelumnya, sementara klaim pengangguran turun menjadi 215.000, menandakan pasar tenaga kerja masih solid. Kombinasi inflasi yang kembali memanas dan ekonomi yang tetap kuat memperbesar peluang The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, yang berpotensi menopang dolar AS dan menekan aliran dana ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dari domestik, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menaikkan tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah di bank umum menjadi 3,75% untuk periode 1 Juli-30 September 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga kredibilitas tingkat bunga penjaminan di tengah kenaikan suku bunga dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Selain itu, pemerintah memastikan penerbitan Panda Bond berdenominasi yuan masih ditargetkan berlangsung pada awal Juli 2026. Instrumen ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi sumber pembiayaan pemerintah sekaligus memperluas akses pendanaan di pasar keuangan China.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .