• Latest
Pasar Sepi, IHSG Ditutup Turun 1,28%

Pasar Sepi, IHSG Ditutup Turun 1,28%

June 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

October 6, 2026
Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

October 6, 2026
Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

October 6, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

October 6, 2026
BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

October 6, 2026
Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

October 6, 2026
7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

October 6, 2026
Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

October 6, 2026
Ada yang Jual Saham LUCY di Harga Rp259-268

Ada yang Jual Saham LUCY di Harga Rp259-268

October 6, 2026
OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

October 6, 2026
Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

October 6, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

October 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 6, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Pasar Sepi, IHSG Ditutup Turun 1,28%

3 months ago
in Economy
Pasar Sepi, IHSG Ditutup Turun 1,28%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di zona merah dengan nilai transaksi yang terbilang sepi, Senin (29/6/2026).

IHSG ditutup turun 75,34 poin atau -1,28% ke level 5.820,79. Sebanyak 467 saham turun, 228 naik, dan 264 tidak bergerak. 

Nilai transaksi terbilang sepi. Sepanjang hari tercatat hanya ada Rp 8,69 triliun, melibatkan 13,29 miliar saham dalam 1,21 juta kali transaksi. 

Sebagai informasi, rata-rata nilai transaksi harian pada pekan lalu sudah turun 29,13% secara mingguan menjadi Rp 17,58 triliun. 

Penurunan nilai transaksi sudah terjadi sejak awal bulan. Bila dibandingkan dengan pekan terakhir bulan lalu, rata-rata nilai transaksi harian sudah turun 38,06%.

Pada perdagangan hari ini, mayoritas transaksi terjadi di tiga emiten bank jumbo, yakni BBCA, BMRI, dan BBRI yang menyumbang 54% dari total nilai transaksi. 

Berdasarkan data Refinitiv, emiten bank jumbo, khususnya BBCA menjadi penekan utama IHSG. BBCA menyumbang -23,42 poin, seiring dengan saham yang mengalami koreksi 4,05% ke level 5.925. 

Selain itu, TLKM, BREN, BBRI, BMRI, BRPT, hingga ASII masuk dalam daftar top laggards perdagangan hari ini. 

Dalam posisi sebaliknya, MPRO menjadi saham yang dengan bobot poin terbesar di top movers. MPRO yang naik 14,37% menyumbang 3,79 poin. 

Selain itu, ENRG, DSSA, hingga SUPA juga masuk dalam top movers, tetapi dengan kontribusi bobot yang jauh lebih keci. 

Adapun volatilitas pasar masih terbilang tinggi. Pagi tadi IHSG sempat dibuka di zona hijau dan menyentuh level tertinggi di 5.942,77 atau naik 0,7%. Hanya butuh sekitar 20 menit untuk kemudian IHSG tersungkur ke zona merah dan bertahan hingga akhir perdagangan. 

Pasar keuangan akan memasuki pekan yang padat sentimen dengan sederet data ekonomi penting dari dalam maupun luar negeri.

Fokus pelaku pasar dalam beberapa hari ke depan tertuju pada data inflasi Indonesia, neraca perdagangan, hingga laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang berpotensi mengubah ekspektasi arah suku bunga global.

Perkembangan perang juga akan tetap menjadi perhatan investor.

Investor juga akan mencermati aktivitas manufaktur China, inflasi kawasan Eropa, serta pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh. Rangkaian data tersebut diperkirakan menjadi penentu utama pergerakan rupiah, IHSG, pasar obligasi, hingga harga komoditas sepanjang pekan ini.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

October 6, 2026
Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

October 6, 2026
Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

October 6, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .