• Latest
Aksi Purbaya Selamatkan RI dari Perang Bunga Bank, Ekonomi Ngegas Lagi

Aksi Purbaya Selamatkan RI dari Perang Bunga Bank, Ekonomi Ngegas Lagi

June 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

October 6, 2026
Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

October 6, 2026
Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

October 6, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

October 6, 2026
BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

October 6, 2026
Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

October 6, 2026
7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

October 6, 2026
Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

October 6, 2026
Ada yang Jual Saham LUCY di Harga Rp259-268

Ada yang Jual Saham LUCY di Harga Rp259-268

October 6, 2026
OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

October 6, 2026
Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

October 6, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

October 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 6, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Aksi Purbaya Selamatkan RI dari Perang Bunga Bank, Ekonomi Ngegas Lagi

3 months ago
in Lifestyle
Aksi Purbaya Selamatkan RI dari Perang Bunga Bank, Ekonomi Ngegas Lagi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia-Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan kembali dana Rp281 triliun ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan mampu meredam perang bunga dalam beberapa waktu terakhir.

“Jadi ini memang untuk agar suku bunga kemudian tidak melonjak,” ungkap Wakil Menteri Keuangan Juda Agung dalam konferensi pers di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (29/6/2026)

Dana tersebut sebelumnya ditarik oleh Kemenkeu pada Juni 2026 sebesar Rp110 triliun. Kemudian dikembalikan lagi ke Bank Indonesia (BI) seiring dengan arah kebijakan pengetatan moneter setelah suku bunga acuan naik.

Perubahan kebijakan muncul setelah perbankan menyampaikan keringnya likuiditas pada akhir pekan lalu. Sementara itu permintaan kredit mengalami peningkatan, sehingga dibutuhkan dukungan penuh dari pemerintah dan Bank Indonesia.

“Permintaan kredit itu sebenarnya tinggi. Cuma kalau likuiditas terbatas kan tentu saja dampaknya adalah bank juga berhati-hati untuk menyalurkan,” jelasnya.

Hingga akhir Mei, tambah Juda pertumbuhan kredit mencapai 11,5%. Pemerintah mengharapkan momentum tersebut berlanjut ke depannya.

Situasi perang bunga ini dikonfirmasi oleh Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan Simpanan & Resolusi Bank, Doddy Zulverdi.

Dia membeberkan kecenderungan bunga simpanan rupiah di seluruh kelompok bank sudah cenderung terus meningkat. Ia mengatakan kondisi ini merupakan respon perbankan terhadap perkembangan suku bunga kebijakan dan juga kondisi pasar keuangan yang terjadi, baik itu yang terjadi di global maupun di domestik.

Maka dari itu LPS meningkatkan tingkat bunga penjaminan (TBP) menjadi 3,75% untuk simpanan di bank umum dan 6,25% di Bank Perekonomian Rakyat (BPR) berlaku untuk periode 1 Juli hingga 1 September 2026.

Ekonom Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menilai, dengan mengalirkan dana dari BI kembali ke Bank HIMBARA, terjadi penciptaan uang beredar di sistem ekonomi yang sebelumnya terserap melalui instrumen pajak maupun penerbitan SBN.

“Langkah ini dirancang untuk membanjiri sistem perbankan guna menekan biaya dana,” ungkapnya kepada CNBC Indonesia..

Kebijakan tersebut juga tidak hanya merangsang undisbursed loan menjadi disbursed, tetapi juga memperbaiki sentimen prospek ekonomi di mata investor asing sehingga menjadi sebuah katalis penting untuk mencegah capital outflow dan menjaga stabilitas depresiasi rupiah.

Meski demikian, Myrdal berharap perbankan tidak menggantungkan nasib kepada dana pemerintah, mengingat bisa ditarik sewaktu-waktu. Penempatan ini berbeda dengan suntikan modal atau Penanaman Modal Negara (PMN).

“Industri perbankan harus tetap agresif dalam memobilisasi dana pihak ketiga inti dan tidak menggunakan dana pemerintah ini sebagai substitusi dari fungsi intermediasi tradisional.”

(mij/mij)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

October 6, 2026
Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

October 6, 2026
Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

October 6, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .