• Latest
Breaking, IHSG Awali Perdagangan Menguat 1% Lebih

Breaking, IHSG Awali Perdagangan Menguat 1% Lebih

July 1, 2026
Direktur VKTR Borong Saham Rp10,8 Miliar Jelang Rights Issue, Ada Apa?

Direktur VKTR Borong Saham Rp10,8 Miliar Jelang Rights Issue, Ada Apa?

October 6, 2026
IHSG Menguat di Awal Pekan, Asing Kompak Serbu 10 Saham Ini

IHSG Menguat di Awal Pekan, Asing Kompak Serbu 10 Saham Ini

October 6, 2026
Astra Otoparts (AUTO) Mau Bagi Dividen Interim, Catat Tanggalnya

Astra Otoparts (AUTO) Mau Bagi Dividen Interim, Catat Tanggalnya

October 6, 2026
Bursa Asia Dibuka Beragam, Investor Cermati Deretan Data Penting Ini

Bursa Asia Dibuka Beragam, Investor Cermati Deretan Data Penting Ini

October 6, 2026
10 Saham Ini Paling Banyak Masuk Jual Antrean Asing Kala IHSG Menguat

10 Saham Ini Paling Banyak Masuk Jual Antrean Asing Kala IHSG Menguat

October 6, 2026
Kemenkeu Gelar Lelang Sukuk Hari ini, Target Raup Rp10 Triliun

Kemenkeu Gelar Lelang Sukuk Hari ini, Target Raup Rp10 Triliun

October 5, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 6, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Breaking, IHSG Awali Perdagangan Menguat 1% Lebih

3 months ago
in Market
Breaking, IHSG Awali Perdagangan Menguat 1% Lebih
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tipis pada perdagangan Rabu (1/7/2026), namun dengan cepat IHSG langsung berbalik melesat di zona hijau.

Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG turun 0,05% atau terkoreksi 3 poin ke level 5.640,61.

Nilai transaksi tercatat mencapai sekitar Rp 156,13 miliar dengan volume perdagangan 116,23 juta saham yang diperdagangkan dalam 23.906 kali transaksi. Sebanyak 183 saham menguat, 112 saham melemah, sementara 278 saham bergerak stagnan.

Beberapa menit setelah pasar buka, IHSG tercatat berbalik arah ke zona hijau dan menguat hingga 1,09% dan menyentuh level psikologis 5.700.

Adapun emiten dengan nilai transaksi terbesar pada awal perdagangan hari ini adalah BBCA, BBRI, BMRI, DSSA dan MAPI.

Mengawali hari pertama di semester II-2026, pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih menghadapi banyak tantangan, baik dari faktor dalam ataupun luar negeri.
Berikut sejumlah sentimen penggerak pasar keuangan hari ini:

Dari global, Iran pada Selasa menegaskan tidak akan mengadakan pertemuan dengan utusan tinggi Amerika Serikat, sehingga prospek perdamaian jangka panjang kedua negara masih belum pasti. Teheran menyatakan fokus saat ini adalah menyelesaikan rincian gencatan senjata yang disepakati dua pekan lalu sebelum membahas isu yang lebih rumit, termasuk program nuklirnya.

Sementara itu, Iran menegaskan tetap akan mengendalikan lalu lintas di Selat Hormuz bersama Oman dan berencana mulai mengenakan tarif pelayaran pada pertengahan Agustus setelah masa negosiasi 60 hari berakhir. Meski ketegangan masih tinggi, harga minyak terus melemah, namun PBB memperingatkan dampak perang masih berpotensi mendorong kenaikan harga pangan dan energi di negara-negara yang rentan. Kesepakatan sementara AS-Iran juga mencakup upaya mengakhiri konflik Israel-Hezbollah, tetapi implementasinya masih diragukan.

Kemudian pada hari Rabu, S&P Global dijadwalkan merilis data RatingDog China Manufacturing PMI. Sebagai rujukan, pada bulan Mei 2026, aktivitas manufaktur Tiongkok mencatatkan moderasi dengan indeks melandai ke level 51,8 dari rekor tertinggi lima tahun di posisi 52,2 pada bulan April.

Meski melandai, pencapaian ini masih berada di atas proyeksi pasar sebesar 51,4. Pertumbuhan pesanan baru dan output termoderasi namun tetap solid, ditopang secara masif oleh permintaan domestik.

Dari domestik, Pemerintah resmi memulai implementasi mandatori Bahan Bakar Minyak (BBM) biodiesel 50% atau B50 pada 1 Juli 2026, membuka babak baru dalam kebijakan energi nasional yang telah dibangun hampir dua dekade. Berbeda dengan peluncuran program sebelumnya, penerapan B50 tidak dilakukan sekaligus. Pemerintah menetapkan masa transisi selama tiga bulan agar rantai distribusi dan proses pencampuran bahan bakar dapat berjalan bertahap sebelum seluruh SPBU di Indonesia menjual B50 secara penuh pada 1 Oktober 2026.

Hari ini S&P Global akan mengumumkan data PMI Manufaktur Indonesia pada hari ini, Rabu (1/7/2026). Sebagai catatan, data Purchasing Managers’ Index (PMI) menunjukkan PMI Indonesia berada di 50,0 pada April 2026. Angka ini merupakan perbaikan setelah PMI mencatat kontraksi pada April 2026 (49,1).

PMI menggunakan angka 50 sebagai titik mula. Jika di atas 50, maka artinya dunia usaha sedang dalam fase ekspansi. Sementara di bawah itu artinya kontraksi.

Kemudian, Badan Pusat Statistik akan mempublikasikan data inflasi Indonesia periode Juni 2026. Sebagai catatan, pada Mei 2026, inflasi tahunan Indonesia terakselerasi menjadi 3,08%, naik dari 2,42% pada bulan sebelumnya dan melampaui ekspektasi 2,97%.

Kenaikan ini utamanya didorong oleh sektor makanan yang melonjak 4,94% akibat tingginya harga bahan pokok dan biaya distribusi di berbagai daerah. Selain itu, tekanan harga juga terlihat pada sektor perumahan, transportasi, hingga perawatan kesehatan.

Secara bulanan, indeks harga konsumen meningkat 0,28%. Untuk rilis bulan Juni, konsensus memproyeksikan inflasi akan memiliki kecenderungan naik tipis ke level 3,1%

Inflasi Indonesia diperkirakan kembali meningkat pada Juni 2026 seiring kenaikan harga pangan dan lonjakan harga BBM non-subsidi di tengah pelemahan rupiah. Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data inflasi pada Rabu (1/7/2026).

Konsensus CNBC Indonesia dari 13 institusi memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi 0,30% secara bulanan (mtm) dan 3,2% secara tahunan (yoy), lebih tinggi dibandingkan realisasi Mei yang tercatat 0,28% (mtm) dan 3,08% (yoy).

BPS juga dijadwalkan merilis data neraca perdagangan Indonesia untuk bulan Mei 2026.

Kinerja neraca perdagangan nasional sebelumnya menjadi sorotan setelah surplus pada April 2026 menyusut tajam menjadi US$ 0,09 miliar, jauh di bawah ekspektasi US$ 1,5 miliar, dan menjadi surplus terkecil sejak April 2020.

Sementara itu, Bursa Asia-Pasifik dibuka bervariasi pada perdagangan Rabu (2/7/2026) di tengah pelemahan yen Jepang ke level terendah dalam 40 tahun terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelaku pasar juga mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral AS serta sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis hari ini.

Data LSEG menunjukkan yen Jepang melemah hingga menyentuh level 162,28 per dolar AS, memperpanjang pelemahan dari sesi sebelumnya. Kondisi ini membuat investor kembali waspada terhadap potensi intervensi otoritas Jepang untuk menahan pelemahan mata uangnya.

Melansir CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang menguat 1,79% pada awal perdagangan. Sementara itu, indeks yang lebih luas, Topix, naik 1,07%.

Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 1,52%. Namun, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq justru terkoreksi 0,42%.

Sementara itu, pasar saham Australia bergerak relatif datar. Indeks S&P/ASX 200 tercatat turun tipis 0,05% pada perdagangan pagi hari.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Direktur VKTR Borong Saham Rp10,8 Miliar Jelang Rights Issue, Ada Apa?

Direktur VKTR Borong Saham Rp10,8 Miliar Jelang Rights Issue, Ada Apa?

October 6, 2026
IHSG Menguat di Awal Pekan, Asing Kompak Serbu 10 Saham Ini

IHSG Menguat di Awal Pekan, Asing Kompak Serbu 10 Saham Ini

October 6, 2026
Astra Otoparts (AUTO) Mau Bagi Dividen Interim, Catat Tanggalnya

Astra Otoparts (AUTO) Mau Bagi Dividen Interim, Catat Tanggalnya

October 6, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .