• Latest
Harga Emas Global Masih Tinggi, Emiten Ini Bakal Cuan Besar di 2026

Harga Emas Global Masih Tinggi, Emiten Ini Bakal Cuan Besar di 2026

July 3, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

October 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

October 5, 2026
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 5, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Harga Emas Global Masih Tinggi, Emiten Ini Bakal Cuan Besar di 2026

3 months ago
in Market
Harga Emas Global Masih Tinggi, Emiten Ini Bakal Cuan Besar di 2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Tren penguatan harga emas belum pudar. Meski sempat terperosok di bawah US$ 4.000 per ons, harga emas kembali bersinar. Tercatat, hingga pukul 13.17 Jumat, 3 Juli 2026, harga emas bertengger di level US$4.164 atau menguat 40,90 poin (0,99%) dari harga penutupan sebelumnya di US$4.123.

Hasil ini menjadi sinyal positif ke perusahaan atau emiten berbasis komoditas seperti PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTM). Mengingat kontribusi pendapatan bisnis perusahaan mayoritas dari penjualan emas.

Hal tersebut pun diakui oleh Senior Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta. Ia mengatakan, Tren harga emas global yang tetap kuat sebagai aset safe haven di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah menjadi katalis positif bagi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam. Apalagi, mulai beroperasinya pabrik Smelter Grade Alumina (SGA) yang memperkuat segmen bhbauksit dan alumina dan kelancaran kuota produksi (RKAB) dan pemulihan rantai pasok domestik (sourcing emas).

“Meski begitu, tetap ada katalis negatif, yakni wacana kebijakan domestik terkait penyesuaian tarif royalti maupun windfall tax untuk sektor pertambangan yang dapat menggerus margin keuntungan jika diimplementasikan,” ungkap Nafan kepada CNBC Indonesia, Kamis (2/7/2026).

Menurut Nafan, segmen emas merupakan mesin utama pendapatan perusahaan yang berkontribusi sekitar 81% dari total pendapatan Antam pada Kuartal I-2026 (mencapai Rp23,89 triliun). Ketika volume penjualan ritel naik dibarengi dengan harga premium domestik yang stabil, top-line (pendapatan) dan bottom-line (laba bersih) perusahaan otomatis terkerek naik secara signifikan.

“Dampak ini menjadi katalis positif yang kuat bagi pergerakan saham ANTM, karena pasar merespons pertumbuhan volume penjualan logam mulia yang stabil di atas target manajemen (target penjualan emas tahun 2026 berada di kisaran 43-45 ton). Accumulative Buy ANTM TP 3430,” jelas Nafan.

Apalagi menurutnya, secara fundamental, Antam dinilai masih sangat prospektif. Konsistensi Antam dalam membagikan dividen didukung oleh perbaikan profitabilitas yang solid. Pada Kuartal I-2026, Antam mencatatkan lompatan laba bersih sebesar 58% secara tahunan (YoY) mencapai Rp3,66 triliun.

Kemampuan mencetak arus kas yang kuat dari segmen emas dan nikel memberikan kepastian bagi pasar bahwa dividend payout ratio (DPR) yang historisnya berada di kisaran 70% hingga 100% masih berkelanjutan untuk membahagiakan para pemegang saham.

Sekadar informasi, harga emas produksi Antam atau yang dikenal dengan emas Antam Logam Mulia kembali menguat pada perdagangan hari ini.

Melansir data dari situs resmi PT Antam, logammulia.com pukul 08.30 WIB, di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung Jakarta, harga emas satuan 1 gram pada hari ini dibanderol Rp2.651.000 per batang, atau naik Rp11.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga emas Antam Logam Mulia sudah naik Rp 26.000 dalam dua hari,

Selaras dengan itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga ikut menguat. Hari ini harga buyback berada di level Rp2.400.000 per gram atau naik Rp55.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Di sisi lain, harga saham ANTM juga tercatat naik pada perdagangan saham sesi I siang ini sebesar Rp170 (6,16%) ke Rp2.930.

(dpu/dpu)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .