• Latest
IHSG Pagi Ini Naik 0,35%, Bertahan di Level 5.900-an

IHSG Pagi Ini Naik 0,35%, Bertahan di Level 5.900-an

July 7, 2026
Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

October 2, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

October 2, 2026
Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

October 2, 2026
Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

October 2, 2026
BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

October 2, 2026
IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

October 2, 2026
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

October 2, 2026
Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

October 2, 2026
Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

October 2, 2026
Asuransi BUMN Bakal Ramping, Aksi Merger Rampung Akhir Tahun

Asuransi BUMN Bakal Ramping, Aksi Merger Rampung Akhir Tahun

October 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 3, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Pagi Ini Naik 0,35%, Bertahan di Level 5.900-an

3 months ago
in Lifestyle
IHSG Pagi Ini Naik 0,35%, Bertahan di Level 5.900-an
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta,CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Selasa (7/7/2026), melanjutkan penguatan pada sesi sebelumnya di tengah optimisme pelaku pasar terhadap prospek pasar saham domestik.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IDX Mobile hingga pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 5.936,97, naik 20,90 poin atau 0,35% dari penutupan sebelumnya di level 5.916,07.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp177,6 miliar dengan volume perdagangan mencapai 246,4 juta saham dalam 28.720 kali transaksi.

Sebanyak 282 saham berada di zona hijau, sementara 73 saham melemah dan 606 saham bergerak stagnan. Kondisi tersebut menunjukkan mayoritas saham yang diperdagangkan pada awal sesi bergerak menguat.

Penguatan IHSG pagi ini melanjutkan reli pada perdagangan Senin (6/7/2026), ketika indeks ditutup naik 0,69% ke level 5.916,07. Meski demikian, pada perdagangan sebelumnya investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp190,9 miliar di seluruh pasar.

Adapun IHSG mulai rebound dari area bawah, tetapi belum cukup kuat untuk disebut sudah benar-benar bangkit. Kenaikan dari low Juni memang menunjukkan tekanan jual mulai mereda, namun pasar belum mendapat konfirmasi besar dari faktor yang lebih penting: foreign flow, rupiah, BI Rate, neraca dagang, dan momentum teknikal.

Secara teknikal, level penting IHSG berada di sekitar 6.450. Selama IHSG belum mampu mencetak weekly close di atas 6.450 dengan candle yang kuat, peluang kenaikan lanjutan belum terkonfirmasi. Area ini menjadi pembeda antara rebound biasa dan perubahan tren yang lebih serius.

Selama belum tembus, skenario paling masuk akal adalah IHSG bergerak sideways dalam beberapa waktu ke depan. Support penting ada di area 5.650, lalu 5.300-5.400. Jika support ini bertahan, IHSG bisa membangun base. Namun jika ditembus, risiko retest low masih terbuka.

Sementara itu, 

Harga minyak mentah brent dijual di US$ 71,99 per barel pada perdagangan Senin kemarin. Harganya melemah 0,18%.

Sementara itu, harga minyak WTI ditutup d US$ 68,55 per barel atau turun 0,2%. Posisi ini adalah yang terendah sejak 27 Februari 2026 atau empat bulan terakhir atau sehari sbelum perang Iran meletus.

Pelemahan ini terjadi seiring arus pelayaran melalui Selat Hormuz yang terus pulih dan sinyal dari OPEC+ mengenai peningkatan pasokan minyak global.

Negara-negara anggota OPEC+ menyetujui kenaikan kuota produksi sebesar 188.000 barel per hari untuk bulan depan. Langkah ini merupakan kelanjutan dari pencabutan bertahap kebijakan pemangkasan produksi yang telah berlangsung lama, seiring membaiknya kondisi pasar.

Di sisi lain, indeks dolar melandai ek 100,853 atau posisi terendahnya sejak 19 Juni 2026. Melemahnya indeks ini akan menandai investor tengah menjual dolar AS. Investor diharapkan masuk dan membeli instrument di Emerging Market, seperti rupiah.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

October 2, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .