• Latest
Multifinance Seret, Pinjol Melambat, Pegadaian Melesat 58%

Multifinance Seret, Pinjol Melambat, Pegadaian Melesat 58%

July 7, 2026
Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

October 2, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

October 2, 2026
Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

October 2, 2026
Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

October 2, 2026
BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

October 2, 2026
IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

October 2, 2026
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

October 2, 2026
Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

October 2, 2026
Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

October 2, 2026
Asuransi BUMN Bakal Ramping, Aksi Merger Rampung Akhir Tahun

Asuransi BUMN Bakal Ramping, Aksi Merger Rampung Akhir Tahun

October 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 2, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Multifinance Seret, Pinjol Melambat, Pegadaian Melesat 58%

3 months ago
in Market
Multifinance Seret, Pinjol Melambat, Pegadaian Melesat 58%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan industri lembaga pembiayaan menunjukkan tren yang beragam hingga Mei 2026. Di satu sisi, pembiayaan multifinance melambat dan pertumbuhan pinjaman daring (pindar) mulai kehilangan momentum. Di sisi lain, industri pergadaian justru mencatat lonjakan penyaluran pembiayaan.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan tercatat sebesar Rp513,19 triliun pada Mei 2026 atau hanya tumbuh 1,71% secara tahunan (year-on-year/yoy).

“Pertumbuhan tersebut terutama didukung oleh peningkatan pembiayaan modal kerja yang tumbuh 7,96% secara tahunan,” ujar Agusman dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK, Selasa (7/7/2026).

Di tengah perlambatan pembiayaan, kualitas aset industri multifinance dinilai masih terjaga. Rasio non-performing financing (NPF) gross tercatat 3,06%, sedangkan NPF net berada di level 0,85%. Adapun gearing ratio perusahaan pembiayaan sebesar 2,14 kali, jauh di bawah batas maksimum yang ditetapkan sebesar 10 kali.

Pada industri modal ventura, nilai pembiayaan mencapai Rp16,36 triliun, atau hanya tumbuh 0,09% yoy, mencerminkan aktivitas pembiayaan yang masih stagnan.

Sementara itu, industri pinjaman daring (pindar) masih mencatat pertumbuhan dua digit. Outstanding pembiayaan mencapai sekitar Rp103,73 triliun pada Mei 2026, tumbuh 25,60% yoy. Meski demikian, laju pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 26,11% yoy.

Di sisi lain, tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) membaik menjadi 4,42%, dari 4,62% pada April 2026.

Berbeda dengan multifinance dan pindar, industri pergadaian mencatat pertumbuhan paling tinggi. Penyaluran pembiayaan mencapai Rp163,27 triliun, melonjak 57,97% yoy.

Agusman mengatakan mayoritas pembiayaan pergadaian masih berasal dari produk gadai dengan nilai mencapai Rp137,2 triliun, atau sekitar 84,03% dari total pembiayaan.

Di sisi regulasi, OJK tengah memperkuat pengaturan dan pengawasan sektor PVML melalui sejumlah kebijakan, termasuk penyusunan aturan mengenai pelaporan keuangan penyelenggara pindar serta penyempurnaan regulasi di sektor pergadaian.

OJK juga mengungkapkan masih terdapat 8 dari 144 perusahaan pembiayaan yang belum memenuhi ketentuan modal minimum serta 8 dari 94 penyelenggara pindar yang belum memenuhi ketentuan ekuitas minimum sebesar Rp12,5 miliar. Seluruh perusahaan tersebut telah menyampaikan rencana aksi (action plan) kepada OJK untuk memenuhi ketentuan permodalan.

Dalam aspek penegakan hukum, hingga Juni 2026 OJK telah menjatuhkan sanksi administratif kepada 38 perusahaan pembiayaan, 2 perusahaan modal ventura, dan 14 penyelenggara pindar sebagai tindak lanjut hasil pengawasan dan pemeriksaan.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

October 2, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .