• Latest
Rapor Kinerja Emiten IPO 2026, Siapa Naik Paling Kencang?

Rapor Kinerja Emiten IPO 2026, Siapa Naik Paling Kencang?

July 10, 2026
Baru Sebelum Meluncur, Kartu BSI Ini Sudah Tembus 10.000 Pengguna

Baru Sebelum Meluncur, Kartu BSI Ini Sudah Tembus 10.000 Pengguna

September 23, 2026
ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026

ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026

September 23, 2026
DANA Janji Kembalikan Limit Korban Pembobolan Kartu Kredit 1X24 Jam

DANA Janji Kembalikan Limit Korban Pembobolan Kartu Kredit 1X24 Jam

September 23, 2026
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat & IHSG Melesat Hingga 1,6%

BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat & IHSG Melesat Hingga 1,6%

September 23, 2026
Kredit Bank Tumbuh 13,65% Agustus 2026, BI Sebut Permintaan Naik!

Kredit Bank Tumbuh 13,65% Agustus 2026, BI Sebut Permintaan Naik!

September 23, 2026
Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO Senilai Rp 10,8 Miliar

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO Senilai Rp 10,8 Miliar

September 23, 2026
IHSG Hari Ini Parkir di Zona Hiijau, Naik 1,5% ke 6.374

IHSG Hari Ini Parkir di Zona Hiijau, Naik 1,5% ke 6.374

September 23, 2026
United Tractor Kantongi RKAB 12,4 Juta Ton

United Tractor Kantongi RKAB 12,4 Juta Ton

September 23, 2026
Siasat Produsen Bahan Baku F&B Saat Perang Dongkrak Biaya Impor

Siasat Produsen Bahan Baku F&B Saat Perang Dongkrak Biaya Impor

September 23, 2026
Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Bunga Acuan 5,75% Demi Rupiah

Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Bunga Acuan 5,75% Demi Rupiah

September 23, 2026
Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Bunga Acuan 5,75% Demi Rupiah

Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Bunga Acuan 5,75% Demi Rupiah

September 23, 2026
Kurangi Ketergantungan Dolar, Transaksi LCT RI Tembus US,4 M

Kurangi Ketergantungan Dolar, Transaksi LCT RI Tembus US$49,4 M

September 23, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, September 23, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Rapor Kinerja Emiten IPO 2026, Siapa Naik Paling Kencang?

3 months ago
in People & Culture
Rapor Kinerja Emiten IPO 2026, Siapa Naik Paling Kencang?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Tren penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) mulai menggeliat pada kuartal II-2026 setelah sempat lesu pada awal tahun. Meski jumlah emiten baru masih terbatas, kinerja harga saham pasca pencatatan menunjukkan hasil yang beragam.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin mengatakan, jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, aktivitas penghimpunan dana melalui pasar modal, khususnya IPO, memang lebih sedikit pada tahun ini. Namun, menurutnya, BEI tidak menilai keberhasilan hanya berdasarkan besaran dana yang berhasil dihimpun.

“Sebagai penyelenggara pasar modal Indonesia, salah satu mısı utama kami adalah untuk mewujudkan pasar modal yang wajar, teratur, dan efisien. Hal ini kami upayakan dengan memantau perkembangan pasar dan business landscape yang terkini agar dapat kami tanggapi dengan kebijakan yang memang sesuai dengan kebutuhan para stakeholder,” sebagaimana disampaikan kepada wartawan, Kamis, (9/7/2026).

Hingga 8 Juli 2026, tercatat enam perusahaan telah mencatatkan saham di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp1,67 triliun. Keenam emiten tersebut yakni PT Wahana Baru Sejahtera Tbk (WBSA), PT Niramas Utama Tbk (JELI), PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), PT Bach Multi Global Tbk (BACH), PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), dan PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL).

Berdasarkan kinerja harga saham sejak IPO hingga penutupan perdagangan Kamis (9/7/2026), WBSA menjadi emiten dengan kenaikan tertinggi. Setelah IPO pada 10 April 2026 saham WBSA terus melesat dan beberapa kali menyentuh batas ARA hingga sempat mencapai kenaikan tertinggi 610,18% ke level Rp1.379 per saham pada 6 Mei 2026.

Namun kini, saham WBSA berada di level Rp625 per saham atau melonjak hanya 176,55% dibandingkan harga IPO. Adapun dana yang dihimpun mencapai Rp302,4 miliar.

Posisi berikutnya ditempati PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang baru melantai pada Selasa (7/7/2026). Hingga penutupan perdagangan Kamis, saham JELI berada di level Rp1.755 atau naik 56% dari harga IPO, setelah menghimpun dana sebesar Rp239,4 miliar.

Masih dari emiten yang melantai pada 7 Juli 2026, saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) tercatat menguat 50% pada dua hari pertama ke 1.950. Pada perdagangan kemarin JECX justru anjlok hingga menyentuh ARB atau turun 15% ke level 1.660. 

ke level Rp1.660 per saham. Perseroan berhasil menghimpun dana IPO sebesar Rp609,98 miliar, terbesar di antara emiten yang telah melantai tahun ini.

Sementara itu, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang resmi tercatat di BEI pada Rabu (9/7/2026) mencatat ARA pada hari pertama. Akan tetapi pada hari kedua saham grup Djarum ini gagal mempertahankan ARA dan kembali ke level Rp 550 atau naik 24,43%. 

Berbeda dengan BACH, saham PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) sudah kembali mendekati harga IPO Rp470. Sedari hari pertama melantai EMMI bergerak dengan volatilitas tinggi dan menutup perdagangan dengan kenaikan 14,58%. Kemarin EMMI ditutup turun 9,09% ke level Rp 500. 

Adapun PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang baru melantai pada Kamis (10/7/2026) langsung ditutup menyentuh auto reject atas (ARA). Saham PRDL melonjak 35% ke level Rp162 per saham pada hari pertama perdagangan, setelah menghimpun dana sebesar Rp62,75 miliar.

Pada hari ini bursa akan kedatangan Rans Enterntainmen Indonesia (RANS) yang memasang harga IPO di Rp 170. 

Ke depan, minat perusahaan untuk melantai di bursa masih terus berlanjut. BEI mencatat terdapat enam perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline pencatatan saham.

Dari sisi skala aset, pipeline tersebut terdiri atas dua perusahaan beraset kecil, satu perusahaan beraset menengah, dan tiga perusahaan beraset besar. Sementara berdasarkan sektor, masing-masing terdiri atas satu perusahaan dari sektor basic materials, dua perusahaan consumer cyclicals, satu perusahaan consumer non-cyclicals, serta dua perusahaan dari sektor healthcare.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Baru Sebelum Meluncur, Kartu BSI Ini Sudah Tembus 10.000 Pengguna

Baru Sebelum Meluncur, Kartu BSI Ini Sudah Tembus 10.000 Pengguna

September 23, 2026
ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026

ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026

September 23, 2026
DANA Janji Kembalikan Limit Korban Pembobolan Kartu Kredit 1X24 Jam

DANA Janji Kembalikan Limit Korban Pembobolan Kartu Kredit 1X24 Jam

September 23, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .