• Latest
Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

July 11, 2026
Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

October 3, 2026
Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

October 2, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

October 2, 2026
Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

October 2, 2026
Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

October 2, 2026
BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

October 2, 2026
IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

October 2, 2026
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

October 2, 2026
Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

October 2, 2026
Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

October 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 3, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

3 months ago
in Economy
Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita
Share on FacebookShare on Twitter




 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Sejarah Indonesia mencatat ketimpangan antara kemewahan penguasa dan kehidupan rakyat telah berlangsung sejak masa kolonial. Di tengah penderitaan masyarakat, sejumlah elite lokal justru menikmati kekayaan berlimpah dari sistem ekonomi yang dibangun pemerintah kolonial.

Salah satu kisah itu berasal dari Cianjur, Jawa Barat. Pada awal abad ke-19, daerah tersebut dikenal sebagai salah satu wilayah paling makmur di Pulau Jawa berkat pesatnya produksi komoditas perkebunan, terutama kopi.

Melimpahnya hasil kopi membuat Cianjur menjadi salah satu sentra produksi terbesar di kawasan Priangan. Keuntungan dari komoditas tersebut kemudian mengangkat kekayaan dan status sosial para elite daerah, termasuk bupati yang memimpin wilayah itu.

Kondisi ini turut mengangkat status sosial para elite lokal, termasuk bupati, yang menikmati limpahan kekayaan dari sistem ekonomi yang berlaku saat itu.

Sejarawan Belanda Jan Breman dalam bukunya Keuntungan Kolonial dari Kerja Paksa: Sistem Perdagangan dari Tanam Paksa Kopi di Jawa 1720-1870 (2014) mencatat, pada masa tanam paksa (1830-1870), Cianjur menjadi penghasil kopi terbesar di wilayah Priangan. Pada 1806, produksinya bahkan mencapai sekitar 1,5 juta kopi.

Kekayaan ini kemudian mengangkat posisi elite lokal, termasuk bupati. Menurut sejarawan Nina Herlina Lubis dalam Kehidupan Kaum Menak Priangan, 1800-1942 (1998), para bupati merupakan kelompok paling kaya di wilayahnya. Mereka memperoleh pemasukan dari gaji, pajak, hingga praktik feodalisme yang tidak tertulis.

Namun, kemakmuran itu tidak dirasakan oleh rakyat. Rakyat justru menanggung beban berat dari sistem tanam paksa kopi. Kerja keras para petani menjadi fondasi kekayaan daerah, tetapi hasilnya lebih banyak mengalir ke kas kolonial dan dinikmati oleh elite lokal, termasuk bupati.

Terlebih, Bupati Cianjur justru dikenal dengan gaya hidup mewah. Jan Breman mencatat, sang bupati kerap berkeliling menggunakan kereta berlapis emas, layaknya bangsawan besar.

“Layaknya tuan besar konsumtif, mereka berbelanja barang mewah dengan harga tinggi. Di saat pulangnya mereka membawa candu, tembakau, dan katun, barang-barang yang akan dijual kepada kepala bawahannya,” tulis Breman.

Kemewahan ini bahkan berdampak langsung ke daerah lain. Pegawai kolonial asal Belanda, Multatuli, dalam novelnya Max Havelaar (1860), menyoroti bagaimana kunjungan Bupati Cianjur ke Lebak justru membebani wilayah yang disinggahi.

Menurutnya, bupati datang dengan rombongan besar yang harus ditanggung oleh daerah setempat.

“Ratusan orang itu yang semuanya harus ditampung dan diberi makan, begitu juga kuda-kudanya,” tulis Multatuli.

Menurut Nina Herlina Lubis, kondisi ini tidak lepas dari cara pandang kekuasaan saat itu. Kabupaten diposisikan sebagai panggung, dengan bupati sebagai aktor utama yang harus menampilkan kemegahan.

“Kabupaten adalah ibarat panggung pertunjukan dengan bupati sebagai pemeran utama yang harus berakting hebat,” ungkap Nina.

Pada akhirnya, sejarah menunjukkan pola yang terus berulang. Kekuasaan kerap berjalan beriringan dengan kemewahan elite, sementara rakyatnya tetap menanggung penderitaan.

(fab/fab)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

October 3, 2026
Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

October 2, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .