• Latest
Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Sekarang Tembus US,72 per Barel

Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Sekarang Tembus US$85,72 per Barel

July 15, 2026
OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

October 1, 2026
Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

October 1, 2026
Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

October 1, 2026
Video: Keyakinan Konsumen Naik, Penjualan AC

Video: Keyakinan Konsumen Naik, Penjualan AC

October 1, 2026
IHSG Masih Tertekan, Melemah 1,02% ke Level 6.009

IHSG Masih Tertekan, Melemah 1,02% ke Level 6.009

October 1, 2026
Jadi Wakil Menteri Keuangan, Luky Alfirman Punya Harta Rp 52,8 Miliar

Jadi Wakil Menteri Keuangan, Luky Alfirman Punya Harta Rp 52,8 Miliar

October 1, 2026
AZKO Perkuat Bisnis Berkelanjutan lewat Sustainability Ambitions 2030

AZKO Perkuat Bisnis Berkelanjutan lewat Sustainability Ambitions 2030

October 1, 2026
Sah! Nanang Hendarno Jadi Dirut Telkom (TLKM), Gantikan Dian Siswarini

Sah! Nanang Hendarno Jadi Dirut Telkom (TLKM), Gantikan Dian Siswarini

October 1, 2026
Jadi Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh Punya Harta Rp 4,7 Miliar

Jadi Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh Punya Harta Rp 4,7 Miliar

October 1, 2026
Investor Kakap Borong Saham Lucy In The Sky (LUCY), Rogoh Kocek Segini

Investor Kakap Borong Saham Lucy In The Sky (LUCY), Rogoh Kocek Segini

October 1, 2026
Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

October 1, 2026
Breaking News! IHSG Sempat Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

Breaking News! IHSG Sempat Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

October 1, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 1, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Sekarang Tembus US$85,72 per Barel

3 months ago
in Economy
Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Sekarang Tembus US,72 per Barel
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali melesat pada perdagangan Rabu (15/7/2026), memperpanjang reli selama dua hari terakhir setelah konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Kekhawatiran pasar kini tertuju pada potensi gangguan pasokan energi dari kawasan Teluk, terutama Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan minyak dunia.

Berdasarkan Refinitiv per pukul 09.20 WIB, harga minyak Brent berada di US$85,72 per barel, naik 1,17% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$84,73 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat ke US$80,12 per barel, naik 0,98% dari posisi US$79,34 per barel.

Kenaikan ini memperpanjang reli tajam yang sudah terjadi sehari sebelumnya. Dalam dua hari perdagangan, Brent telah melonjak sekitar 2,9%, sedangkan WTI menguat lebih dari 2,5%. Dibandingkan penutupan 10 Juli, kenaikan Brent bahkan telah mencapai hampir 13%, sementara WTI melesat lebih dari 12%.



Lonjakan harga terjadi setelah Presiden AS Donald Trump kembali memberlakukan blokade laut terhadap seluruh pelabuhan Iran. Di saat yang sama, Iran membalas dengan serangan terhadap sejumlah target militer dan infrastruktur AS di kawasan Timur Tengah. Eskalasi tersebut memicu kekhawatiran bahwa konflik akan semakin meluas dan mengganggu distribusi energi global.

Melansir Reuters, militer AS pada Rabu dini hari kembali melancarkan serangan untuk melemahkan kemampuan Iran yang digunakan dalam menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz. Di sisi lain, Teheran menyatakan kembali menutup jalur pelayaran tersebut setelah konflik dengan AS kembali pecah pekan lalu.

Selat Hormuz memiliki posisi yang sangat strategis dalam rantai pasok energi global. Sebelum perang pecah, sekitar seperlima perdagangan minyak dunia dan gas alam cair (LNG) melewati jalur sempit tersebut setiap harinya. Gangguan sekecil apa pun di kawasan ini langsung memengaruhi ekspektasi pasokan dunia dan mendorong investor membayar premi risiko yang lebih tinggi.

Konflik kali ini turut menyasar fasilitas yang berkaitan dengan sektor energi. Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyatakan target energi Iran masih menjadi opsi berikutnya. Pernyataan tersebut memperbesar kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan serangan yang dapat mengganggu produksi maupun ekspor minyak dari kawasan Teluk.

Iran pun meningkatkan respons militernya. Angkatan bersenjata Iran mengklaim telah meluncurkan serangan drone ke pangkalan militer AS di Azraq, Yordania. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga mengaku menyerang gudang senjata dan fasilitas penyimpanan di Bahrain serta Kuwait, meski laporan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Bagi pelaku pasar, risiko saat ini bukan lagi terbatas pada penutupan Selat Hormuz. Perhatian kini mulai bergeser ke kemungkinan kerusakan infrastruktur energi di kawasan Teluk yang memasok sebagian besar kebutuhan minyak dunia.

Analis Pasar KCM Trade Tim Waterer mengatakan peluang harga minyak kembali mendekati US$100 per barel masih terbuka apabila konflik terus meningkat dan mulai merusak fasilitas energi di kawasan Teluk. Di sisi lain, apabila jalur diplomasi kembali berjalan dan Selat Hormuz dapat dibuka, harga Brent diperkirakan bertahan pada kisaran US$75-80 per barel.

CNBC Indonesia

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

October 1, 2026
Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

October 1, 2026
Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

October 1, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .