• Latest
Ada Salim, Hartono, hingga Sinar Mas di Balik Daftar Saham HSC

Ada Salim, Hartono, hingga Sinar Mas di Balik Daftar Saham HSC

July 15, 2026
OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

October 1, 2026
Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

October 1, 2026
Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

October 1, 2026
Video: Keyakinan Konsumen Naik, Penjualan AC

Video: Keyakinan Konsumen Naik, Penjualan AC

October 1, 2026
IHSG Masih Tertekan, Melemah 1,02% ke Level 6.009

IHSG Masih Tertekan, Melemah 1,02% ke Level 6.009

October 1, 2026
Jadi Wakil Menteri Keuangan, Luky Alfirman Punya Harta Rp 52,8 Miliar

Jadi Wakil Menteri Keuangan, Luky Alfirman Punya Harta Rp 52,8 Miliar

October 1, 2026
AZKO Perkuat Bisnis Berkelanjutan lewat Sustainability Ambitions 2030

AZKO Perkuat Bisnis Berkelanjutan lewat Sustainability Ambitions 2030

October 1, 2026
Sah! Nanang Hendarno Jadi Dirut Telkom (TLKM), Gantikan Dian Siswarini

Sah! Nanang Hendarno Jadi Dirut Telkom (TLKM), Gantikan Dian Siswarini

October 1, 2026
Jadi Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh Punya Harta Rp 4,7 Miliar

Jadi Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh Punya Harta Rp 4,7 Miliar

October 1, 2026
Investor Kakap Borong Saham Lucy In The Sky (LUCY), Rogoh Kocek Segini

Investor Kakap Borong Saham Lucy In The Sky (LUCY), Rogoh Kocek Segini

October 1, 2026
Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

October 1, 2026
Breaking News! IHSG Sempat Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

Breaking News! IHSG Sempat Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

October 1, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 1, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Ada Salim, Hartono, hingga Sinar Mas di Balik Daftar Saham HSC

3 months ago
in Market
Ada Salim, Hartono, hingga Sinar Mas di Balik Daftar Saham HSC
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menambah lagi saham-saham dalam daftar saham dengan kepemilikan saham yang sangat terkonsentrasi alias High Shareholding Concentration (HSC). Per Rabu (15/7/2026) pukul 08.00 WIB, total saham HSC menjadi 51 saham.

Data yang lebih terbuka ini diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan investor pasar modal. Data ini diambil berdasarkan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration) atas struktur kepemilikan Saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat per tanggal 30 Juni 2026.

Di balik saham-saham HSC itu, terdapat sejumlah grup konglomerat sebagai pengendali atau pemegang saham. Seperti Grup Salim, yang tercatat terkait dengan empat saham HSC.

Menyusul, ada Grup Sinar Mas yang tercatat terkait dengan lima saham HSC. Kemudian ada grup konglomerasi Keluarga Tahir dan Keluarga Riady yang masing-masing terkait dengan dua saham HSC.

Sebagai catatan, HSC merupakan kategori saham yang mayoritas kepemilikannya dikuasai oleh satu pihak atau kelompok pihak yang terafiliasi, sehingga jumlah saham yang beredar di publik relatif terbatas. Informasi ini dipublikasikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan perlindungan investor di pasar modal.

Saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi dinilai memiliki risiko yang jauh lebih besar dibandingkan saham dengan free float besar. Pasalnya, kendali harga dan likuiditas berada di tangan segelintir pihak, bukan sepenuhnya oleh mekanisme pasar.

Dengan dikuasai segelintir pihak maka volume transaksi bisa menjadi terbatas, investor akan kesulitan dalam menjual saham saat pasar bergejolak.

Kepemilikan yang terbatas juga memungkinkan harga melonjak sangat tinggi dan jatuh dalam hanya karena transaksi kecil dari pemilik utama. Harga yang bisa dikontrol oleh segelintir pihak ini tentu tidak mencerminkan pasar saham secara keseluruhan.

Pemegang saham utama juga memiliki kontrol penuh dalam arah kebijakan perusahaan hingga dividen.

Berdasarkan rangkuman CNBC Indonesia, berikut grup konglomerat beserta saham-saham HSC yang digenggam:

Keluarga Tahir (Grup Mayapada):

  1. PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO) – 99,99%
  2. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) – 97,21%

Grup Salim:

  1. PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) – 99,96%
  2. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) – 98,06%
  3. PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA) – 94,79%
  4. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk. (KONI) – 95,08%

Andi Syamsuddin Arsad (Haji Isam):

  1. PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) – 99,95%

Grup Sinar Mas:

  1. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (SMAR) – 99,58%
  2. PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) – 99,24%
  3. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk. (LIFE) – 99,21%
  4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) – 95,76%
  5. PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) – 95,65%

Keluarga Riady (Grup Lippo):

  1. PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) – 99,42%
  2. PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) – 96,7%

Keluarga Bakrie:

  1. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk. (ALII) -97,62%

Prajogo Pangestu:

  1. PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) -97,31%

Jusuf Hamka:

  1. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) – 96,64%

Keluarga Hartono (Grup Djarum):

  1. PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) – 93,83%

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

October 1, 2026
Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

October 1, 2026
Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

October 1, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .