• Latest
Penyebab IHSG Melesat 1% di AkhirPerdagangan Hari Ini

Penyebab IHSG Melesat 1% di AkhirPerdagangan Hari Ini

July 16, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

October 1, 2026
Rupiah Ditutup Melamah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

Rupiah Ditutup Melamah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

October 1, 2026
IHSG Jeblok ke Level 5.900 Kala Reshuffle, Terendah Dalam 2 Bulan

IHSG Jeblok ke Level 5.900 Kala Reshuffle, Terendah Dalam 2 Bulan

October 1, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

October 1, 2026
AADI Rampungkan Divestasi Tambang Kestrel ke Yancoal, Raup Rp14,5 T

AADI Rampungkan Divestasi Tambang Kestrel ke Yancoal, Raup Rp14,5 T

October 1, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Prabowo Reshuffle Kabinet

Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Prabowo Reshuffle Kabinet

October 1, 2026
Sah! Arrmanatha Nasir Gantikan Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri

Sah! Arrmanatha Nasir Gantikan Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri

October 1, 2026
BEI Temukan Segelintir Pihak Kuasai 93,08% Saham BIKE

BEI Temukan Segelintir Pihak Kuasai 93,08% Saham BIKE

October 1, 2026
Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

October 1, 2026
Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

October 1, 2026
Bank Mandiri Terbitkan Perpetual Bond US$ 750 Juta

Bank Mandiri Terbitkan Perpetual Bond US$ 750 Juta

October 1, 2026
Adhi Karya Jual Jalan Tol & Penyedia Air Bersih, Kantongi Duit Rp1,9 T

Adhi Karya Jual Jalan Tol & Penyedia Air Bersih, Kantongi Duit Rp1,9 T

October 1, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 1, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Penyebab IHSG Melesat 1% di AkhirPerdagangan Hari Ini

3 months ago
in Market
Penyebab IHSG Melesat 1% di AkhirPerdagangan Hari Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat 1,1% dan kembali menembus level psikologis 6.100 pada perdagangan Kamis (16/7/2026), meski sempat terseret ke zona merah di awal sesi akibat tekanan saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII).

IHSG mengakhiri perdagangan di level 6.108,21, naik 66,24 poin atau 1,10%. Sebanyak 385 saham menguat, 254 melemah, dan 326 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp13,22 triliun dengan volume 26,23 miliar saham dalam 2,27 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) naik menjadi Rp10.659 triliun.

Penguatan indeks berlangsung hampir sepanjang hari setelah sempat terkoreksi pada 30 menit pertama perdagangan. Secara sektoral, seluruh sektor berhasil ditutup di zona hijau.

Sektor bahan baku memimpin penguatan dengan kenaikan 1,67%, disusul keuangan sebesar 1,22%, utilitas 1,03%, konsumer primer 0,87%, serta energi 0,85%. Kinerja sektor keuangan menjadi salah satu penopang utama laju IHSG berkat reli saham-saham bank berkapitalisasi besar.

Dari sisi kontributor indeks, saham PT Astra International Tbk. (ASII) menjadi penyumbang kenaikan terbesar dengan kontribusi sekitar 10,19 poin terhadap IHSG. Selanjutnya diikuti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar 8,99 poin, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) 8,83 poin, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) 6,75 poin, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) 4,38 poin.

Penguatan saham-saham berkapitalisasi jumbo tersebut mampu mengimbangi tekanan yang sempat datang dari DCII.

Sepanjang perdagangan, saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) menjadi pemberat utama IHSG. Di awal sesi, saham milik Toto Sugiri itu sempat anjlok ke Rp183.900, turun sekitar 7,4% dari penutupan sebelumnya. Penurunan tersebut memangkas sekitar 15 poin IHSG, sehingga indeks sempat masuk ke zona merah pada sekitar 30 menit pertama perdagangan.

Namun, tekanan tersebut berangsur mereda menjelang penutupan. Saham DCII berhasil memangkas pelemahannya menjadi hanya 0,44%, sehingga beban terhadap IHSG ikut menyusut drastis. Pada penutupan perdagangan, kontribusi negatif DCII terhadap indeks tinggal sekitar 0,9 poin, jauh lebih kecil dibanding saat awal sesi.

Di sisi lain, investor asing masih menunjukkan sikap hati-hati.

Hingga sesi I, investor asing sebenarnya masih mencatatkan net sell di pasar reguler. Namun secara keseluruhan, asing membukukan net buy sekitar Rp1 triliun setelah adanya transaksi jumbo di pasar negosiasi saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk. (PKPK) senilai sekitar Rp1,44 triliun.

Total transaksi investor asing pada sesi pertama mencapai Rp4,19 triliun, terdiri dari foreign buy Rp2,60 triliun dan foreign sell Rp1,59 triliun.

Meski demikian, aksi jual masih terlihat pada sejumlah saham unggulan. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing dengan nilai Rp60,83 miliar, diikuti PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS) Rp43,36 miliar, PT Astra International Tbk. (ASII) Rp30,21 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Rp24,63 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) Rp17,25 miliar, serta PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp13,79 miliar.

Dengan meredanya tekanan dari DCII serta menguatnya saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor perbankan, Astra, dan Amman Mineral, IHSG akhirnya mampu mempertahankan reli hingga akhir perdagangan dan kembali ditutup di atas level psikologis 6.100.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

October 1, 2026
Rupiah Ditutup Melamah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

Rupiah Ditutup Melamah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

October 1, 2026
IHSG Jeblok ke Level 5.900 Kala Reshuffle, Terendah Dalam 2 Bulan

IHSG Jeblok ke Level 5.900 Kala Reshuffle, Terendah Dalam 2 Bulan

October 1, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .