• Latest
Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo

Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo

July 28, 2026
Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

September 17, 2026
Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

September 17, 2026
Bursa Mineral 2027, Jalan Panjang RI Kendalikan Harga Timah Cs

Bursa Mineral 2027, Jalan Panjang RI Kendalikan Harga Timah Cs

September 17, 2026
BEI Tetapkan Kalender Libur Bursa 2027, Ini Daftar Lengkapnya

BEI Tetapkan Kalender Libur Bursa 2027, Ini Daftar Lengkapnya

September 17, 2026
Buktikan Kinerja Solid Setelah Rebranding, ACES Pede Kejar Target 2026

Buktikan Kinerja Solid Setelah Rebranding, ACES Pede Kejar Target 2026

September 17, 2026
Kaya Mendadak dari IPO, Pasangan Ini Resign & Keliling Dunia

Kaya Mendadak dari IPO, Pasangan Ini Resign & Keliling Dunia

September 17, 2026
Peran BUMN Tambang & Swasta Perkuat Bursa Komoditas Icomex

Peran BUMN Tambang & Swasta Perkuat Bursa Komoditas Icomex

September 17, 2026
Dicecar BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

Dicecar BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

September 17, 2026
Video: Bunga The Fed Naik

Video: Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
Pesawat Terbaru Jatuh Hantam Tanah-Hancur Saat Uji Coba, Pilot Selamat

Pesawat Terbaru Jatuh Hantam Tanah-Hancur Saat Uji Coba, Pilot Selamat

September 17, 2026
Naik 842% Dalam Setahun, BEI Suspen Saham INPS

Naik 842% Dalam Setahun, BEI Suspen Saham INPS

September 17, 2026
IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,40% ke Level 6.462

IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,40% ke Level 6.462

September 17, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, September 17, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo

2 months ago
in People & Culture
Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Selasa (28/7/2026), seiring pelaku pasar bersikap hati-hati menghadapi sederet agenda penting pekan ini.

Melansir CNBC, investor menanti rilis laporan keuangan sejumlah raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), keputusan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve/Fed), hingga data kepercayaan konsumen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi anjlok 5,93% saat pembukaan perdagangan. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,65%, Topix melemah 0,63%, dan indeks acuan Australia S&P/ASX 200 terkoreksi 0,38%.

Tekanan di pasar mencerminkan meningkatnya ketidakpastian menjelang pekan yang krusial bagi pasar saham global. Investor menantikan laporan keuangan Amazon, Meta Platforms, Microsoft, dan Apple, di tengah sorotan terhadap keberlanjutan belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan hyperscaler yang menjadi penopang reli saham semikonduktor.

Chief Investment Strategist Hightower Stephanie Link mengatakan pasar kemungkinan akan mendengar seluruh perusahaan hyperscaler kembali menaikkan belanja modal pada pekan ini. Menurutnya, kondisi tersebut dapat memberikan tekanan jangka pendek terhadap saham mereka, namun tetap positif bagi perekonomian selama investasi tersebut terus berlanjut.

Selain musim laporan keuangan, perhatian pasar juga tertuju pada hasil rapat Federal Reserve yang akan diumumkan pada Rabu waktu setempat. Pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Juli, namun akan mencermati petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, kontrak berjangka suku bunga Fed terakhir masih mencerminkan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September mendatang. Pada Selasa, investor juga akan memantau rilis data kepercayaan konsumen AS serta laporan keuangan Coca-Cola, UPS, Corning, dan Boeing yang dijadwalkan terbit sebelum pembukaan pasar.

Pelaku pasar turut mencermati pergerakan harga minyak dan pasar obligasi. Harga minyak mentah Brent kembali berada di bawah US$90 per barel di tengah jeda konflik antara AS dan Iran, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun ke kisaran 4,65%.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

September 17, 2026
Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

September 17, 2026
Bursa Mineral 2027, Jalan Panjang RI Kendalikan Harga Timah Cs

Bursa Mineral 2027, Jalan Panjang RI Kendalikan Harga Timah Cs

September 17, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .