• Latest
Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060

Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060

July 28, 2026
Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

September 17, 2026
Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

September 17, 2026
Bursa Mineral 2027, Jalan Panjang RI Kendalikan Harga Timah Cs

Bursa Mineral 2027, Jalan Panjang RI Kendalikan Harga Timah Cs

September 17, 2026
BEI Tetapkan Kalender Libur Bursa 2027, Ini Daftar Lengkapnya

BEI Tetapkan Kalender Libur Bursa 2027, Ini Daftar Lengkapnya

September 17, 2026
Buktikan Kinerja Solid Setelah Rebranding, ACES Pede Kejar Target 2026

Buktikan Kinerja Solid Setelah Rebranding, ACES Pede Kejar Target 2026

September 17, 2026
Kaya Mendadak dari IPO, Pasangan Ini Resign & Keliling Dunia

Kaya Mendadak dari IPO, Pasangan Ini Resign & Keliling Dunia

September 17, 2026
Peran BUMN Tambang & Swasta Perkuat Bursa Komoditas Icomex

Peran BUMN Tambang & Swasta Perkuat Bursa Komoditas Icomex

September 17, 2026
Dicecar BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

Dicecar BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

September 17, 2026
Video: Bunga The Fed Naik

Video: Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
Pesawat Terbaru Jatuh Hantam Tanah-Hancur Saat Uji Coba, Pilot Selamat

Pesawat Terbaru Jatuh Hantam Tanah-Hancur Saat Uji Coba, Pilot Selamat

September 17, 2026
Naik 842% Dalam Setahun, BEI Suspen Saham INPS

Naik 842% Dalam Setahun, BEI Suspen Saham INPS

September 17, 2026
IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,40% ke Level 6.462

IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,40% ke Level 6.462

September 17, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, September 17, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060

2 months ago
in People & Culture
Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (28/7/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan pagi ini di posisi Rp18.060/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,33%. Pelemahan tersebut melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya, ketika rupiah ditutup turun 0,36% dan terparkir tepat di level Rp18.000/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,05% ke posisi 101,483.


Pergerakan rupiah hari ini masih akan dipengaruhi oleh sentimen domestik dan eksternal. Dari dalam negeri, perhatian pelaku pasar masih tertuju pada pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia (BI).

Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI pada Sabtu (25/7/2026) karena alasan pribadi. Kabar tersebut sempat memunculkan kekhawatiran pasar mengenai proses transisi kepemimpinan dan arah kebijakan bank sentral ke depan.

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rahman menilai pengunduran diri Perry menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan.

“Ketidakpastian terkait proses transisi kepemimpinan, serta kekhawatiran bahwa pengganti beliau nantinya memiliki kedekatan dengan pemerintah yang dapat memunculkan kembali persepsi negatif mengenai independensi Bank Indonesia, berpotensi meningkatkan premi risiko di pasar keuangan,” papar Faisal kepada CNBC Indonesia.

Sebagai catatan, Dewan Gubernur BI telah menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai pejabat Gubernur sementara dalam rapat yang digelar pada Minggu (26/7/2026).

Destry menegaskan bahwa pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan di BI akan tetap berjalan secara kolektif dan kolegial. BI juga memastikan tugasnya dalam menjaga stabilitas rupiah, sistem pembayaran, dan sistem keuangan tetap berjalan.

Dari eksternal, dinamika dolar AS di pasar global turut memberikan warna bagi pergerakan rupiah. Meski melemah tipis pagi ini, DXY masih bertahan di sekitar level tertinggi dalam satu bulan.

Pelaku pasar tengah menantikan hasil pertemuan dua hari Federal Open Market Committee (FOMC) yang berakhir pada Rabu (29/7/2026). Sejumlah lembaga keuangan besar mulai melihat adanya risiko The Federal Reserve menaikkan suku bunga dalam pertemuan kali ini.

Peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan tersebut mencapai 36,3%, berdasarkan CME FedWatch Tool. Angka itu meningkat tajam dibandingkan 16% pada sepekan sebelumnya.

Sementara untuk pertemuan September, pasar memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed sebesar 81%.

Ekspektasi kenaikan bunga tetap bertahan meskipun harga minyak dunia mulai turun dan meredakan sebagian kekhawatiran inflasi. Prospek kebijakan The Fed yang lebih ketat masih dapat menjaga kekuatan dolar AS dan membatasi ruang penguatan rupiah.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

September 17, 2026
Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

September 17, 2026
Bursa Mineral 2027, Jalan Panjang RI Kendalikan Harga Timah Cs

Bursa Mineral 2027, Jalan Panjang RI Kendalikan Harga Timah Cs

September 17, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .