• Latest
Stok AS Menyusut & OPEC+ Siap Tahan Produksi, Harga Minyak Naik 4%

Stok AS Menyusut & OPEC+ Siap Tahan Produksi, Harga Minyak Naik 4%

July 29, 2026
Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%

Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%

September 22, 2026
Transaksi Turis Asing Pakai QRIS Tembus Rp5,9 T

Transaksi Turis Asing Pakai QRIS Tembus Rp5,9 T

September 22, 2026
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

September 22, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,12% ke Level 6.392

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,12% ke Level 6.392

September 22, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

September 22, 2026
Asing Terciduk Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Anjlok

Asing Terciduk Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Anjlok

September 22, 2026
MedcoEnergi Catat Kinerja Solid pada Semester I-2026

MedcoEnergi Catat Kinerja Solid pada Semester I-2026

September 22, 2026
Bursa Global Kompak Menguat Didorong Sentimen Positif Saham AI

Bursa Global Kompak Menguat Didorong Sentimen Positif Saham AI

September 22, 2026
IHSG Turun ke 6.300, Asing Kompak Lego 10 Saham Ini

IHSG Turun ke 6.300, Asing Kompak Lego 10 Saham Ini

September 22, 2026
POJK Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Dilarang Kuasai Lebih dari 50%

POJK Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Dilarang Kuasai Lebih dari 50%

September 22, 2026
Pasar Saham Tak Kinclong, Investor RI Serbu Surat Berharga Negara

Pasar Saham Tak Kinclong, Investor RI Serbu Surat Berharga Negara

September 22, 2026
Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

September 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, September 22, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Stok AS Menyusut & OPEC+ Siap Tahan Produksi, Harga Minyak Naik 4%

2 months ago
in Economy
Stok AS Menyusut & OPEC+ Siap Tahan Produksi, Harga Minyak Naik 4%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Rabu (29/7/2026) setelah sehari sebelumnya tertekan tajam. Data Refinitiv hingga pukul 09.30 WIB memperlihatkan kontrak Brent naik 4,14% ke US$87,57 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melonjak 4,31% menjadi US$82,68 per barel.

Kenaikan tersebut memangkas sebagian besar koreksi pada sesi sebelumnya. Sehari sebelumnya Brent ditutup di US$84,09 per barel dan WTI di US$79,26 per barel. Jika ditarik lebih panjang, harga minyak sempat menyentuh level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, yakni Brent US$100,69 per barel dan WTI US$92,19 per barel pada 23 Juli, sebelum berbalik turun akibat perkembangan geopolitik.

Pelaku pasar kembali memburu minyak setelah data American Petroleum Institute (API) memperkirakan persediaan minyak mentah Amerika Serikat turun sekitar 3,3 juta barel pada pekan yang berakhir 24 Juli. Penurunan stok tersebut mengindikasikan pasokan di pasar domestik AS mulai mengetat, sehingga memicu ekspektasi fundamental yang lebih kuat menjelang rilis data resmi Energy Information Administration (EIA).



Di sisi lain, stok produk olahan bergerak ke arah berbeda. Persediaan bensin dilaporkan bertambah sekitar 918 ribu barel, sedangkan stok distilat meningkat 355 ribu barel dibandingkan pekan sebelumnya. Walau demikian, pasar lebih memfokuskan perhatian pada penyusutan cadangan minyak mentah yang menjadi acuan utama keseimbangan pasokan.

Faktor lain yang menopang harga datang dari sisi produsen. Sumber Reuters menyebut OPEC+ berpeluang menghentikan kenaikan produksi selama tiga bulan mulai Oktober, setelah seluruh jadwal pengembalian produksi sukarela selesai dijalankan. Apabila keputusan tersebut terealisasi, tambahan pasokan dari kelompok produsen utama akan tertahan pada kuartal IV, sehingga kekhawatiran kelebihan pasokan dapat mereda.

Sentimen geopolitik masih menjadi penggerak utama harga. Dalam beberapa pekan terakhir, perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran mengganggu arus perdagangan minyak global, terutama karena efektifnya penutupan Selat Hormuz, jalur yang menjadi salah satu urat nadi distribusi energi dunia.

Pada Selasa, harga minyak sempat anjlok sekitar 5% ke level terendah dalam dua pekan setelah muncul harapan konflik mulai mereda. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran berjalan baik usai menghentikan kampanye pengeboman selama dua pekan. Namun ia tetap mengancam akan kembali melancarkan serangan apabila negosiasi gagal, sementara Teheran membantah tengah berupaya membuka kembali perundingan dengan Washington.

Upaya diplomatik pun terus berlangsung. Menurut Reuters, Oman telah mengajukan proposal kepada Iran terkait mekanisme pengelolaan Selat Hormuz, termasuk skema pungutan sukarela bagi kapal yang melintas. Rancangan tersebut mendapat dukungan negara-negara Teluk dan diharapkan menjadi landasan untuk memulihkan kelancaran perdagangan minyak melalui jalur strategis tersebut.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%

Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%

September 22, 2026
Transaksi Turis Asing Pakai QRIS Tembus Rp5,9 T

Transaksi Turis Asing Pakai QRIS Tembus Rp5,9 T

September 22, 2026
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

September 22, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .