• Latest
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Hartanya Ternyata Segini

Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Hartanya Ternyata Segini

July 29, 2026
Terkuak, Ini Alasan Investor Kompak Buang Saham Teknologi Asia

Terkuak, Ini Alasan Investor Kompak Buang Saham Teknologi Asia

July 29, 2026
H1-2026, Laba PGEO Sentuh USD 79,62 Juta

H1-2026, Laba PGEO Sentuh USD 79,62 Juta

July 29, 2026
BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30

BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30

July 29, 2026
OCBC (NISP) Akuisisi & Jadi Pengendali Asuransi Great Eastern Life

OCBC (NISP) Akuisisi & Jadi Pengendali Asuransi Great Eastern Life

July 29, 2026
Terjebak di Rp 18.000/USD, Rupiah Butuh Katalis Positif Ini

Terjebak di Rp 18.000/USD, Rupiah Butuh Katalis Positif Ini

July 29, 2026
KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Wasapda?

KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Wasapda?

July 29, 2026
Saham Chip Rontok, Bursa Kospi Korea Ambles 10% Lagi

Saham Chip Rontok, Bursa Kospi Korea Ambles 10% Lagi

July 29, 2026
Bos MI Bicara Soal Efek Gubernur BI Mundur, IHSG-Rupiah Melemah

Bos MI Bicara Soal Efek Gubernur BI Mundur, IHSG-Rupiah Melemah

July 29, 2026
IHSG Dihantam Tren Pelemahan, Sentimen ini Jadi Penekan!

IHSG Dihantam Tren Pelemahan, Sentimen ini Jadi Penekan!

July 29, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Usai Tertekan 4 Hari Beruntun

Rupiah Ditutup Menguat Usai Tertekan 4 Hari Beruntun

July 29, 2026
BCA Catat Laba 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

BCA Catat Laba 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

July 29, 2026
Bukalapak Berbalik Rugi, Nilai Investasi Tergerus Rp1,75 Triliun

Bukalapak Berbalik Rugi, Nilai Investasi Tergerus Rp1,75 Triliun

July 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, July 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Hartanya Ternyata Segini

2 hours ago
in Lifestyle
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Hartanya Ternyata Segini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Kepala daerah kembali terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang ditangkap pada Selasa (28/7/2026).

Operasi senyap itu dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Namun, ia tidak merincikan lebih lanjut terkait kasus yang menjerat bupati itu.

“Benar,” kata Fitroh kepada CNNIndonesia.com, dikutip Rabu (29/7/2026).

Anom merupakan kepala daerah ke-12 yang terkena OTT KPK sepanjang tahun ini.

Ia bersama wakilnya, Nurkholes, resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pemalang sejak 20 Februari 2025. Keduanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Dalam Pilkada Pemalang, pasangan Anom-Nurkholes diusung oleh koalisi yang terdiri dari Partai Golkar, Perindo, PSI, Gelora, dan Partai Buruh.

Anom menghabiskan masa kecil hingga remajanya di Jawa Barat. Pendidikan dasar dan menengah ia tempuh di Cimahi dan Bandung sebelum melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Ia meraih gelar Sarjana Manajemen Keuangan dari Universitas Diponegoro, Semarang, pada 1996. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan Magister Ekonomi dan Bisnis di Universitas Padjadjaran, Bandung, pada 2005.

Pria yang lahir pada 20 Maret 1970 itu dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia korporasi, terutama di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Berdasarkan informasi di laman resmi Pemerintah Kabupaten Pemalang, Anom mengawali kariernya di PT Wijaya Karya (WIKA) pada 1996. Selama sekitar 25 tahun, ia menempati berbagai posisi strategis, mulai dari staf ahli, auditor internal, kepala seksi, manajer keuangan dan personalia, manajer keuangan dan operasi departemen luar negeri, hingga akhirnya dipercaya sebagai general manager. Kariernya di WIKA berlangsung hingga 2021.

Setelah itu, pada periode 2021-2024, Anom menjabat sebagai Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko PT Hotel Indonesia Property (PT Hipa).

Adapun berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Anom memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp21,3 miliar.

Harta tersebut didominasi oleh kepemilikan 18 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah, antara lain Kabupaten Pemalang, Jakarta Timur, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Kabupaten Gianyar. Nilai keseluruhan aset properti tersebut mencapai sekitar Rp12,2 miliar.

Di luar aset properti, Anom juga memiliki koleksi kendaraan berupa mobil dan sepeda motor, termasuk Mercedes-Benz dan Harley-Davidson, dengan nilai sekitar Rp1,1 miliar.

Selain itu, ia melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp440 juta, surat berharga sebesar Rp902,2 juta, kas dan setara kas Rp782,2 juta, serta aset lain senilai Rp7 miliar. Secara keseluruhan, total aset yang dimiliki mencapai sekitar Rp22,5 miliar.

Meski demikian, Anom juga memiliki kewajiban berupa utang sebesar sekitar Rp1,2 miliar. Setelah dikurangi liabilitas tersebut, total kekayaan bersihnya tercatat sebesar kurang lebih Rp21,3 miliar.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Terkuak, Ini Alasan Investor Kompak Buang Saham Teknologi Asia

Terkuak, Ini Alasan Investor Kompak Buang Saham Teknologi Asia

July 29, 2026
H1-2026, Laba PGEO Sentuh USD 79,62 Juta

H1-2026, Laba PGEO Sentuh USD 79,62 Juta

July 29, 2026
BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30

BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30

July 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .