• Latest
Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya

Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya

July 30, 2026
Pria Ini Pilih Mengemis Sampai Mandi Uang Rp14 Miliar-Punya 2 Toko

Pria Ini Pilih Mengemis Sampai Mandi Uang Rp14 Miliar-Punya 2 Toko

September 19, 2026
Made In Indonesia Jadi Daya Tarik Adopsi Kendaraan Listrik RI

Made In Indonesia Jadi Daya Tarik Adopsi Kendaraan Listrik RI

September 19, 2026
Video: Intip Produk Asuransi Bagi Nasabah Kaya

Video: Intip Produk Asuransi Bagi Nasabah Kaya

September 19, 2026
Terjawab Sudah Alasan Tuyul Ogah Curi Uang di Bank

Terjawab Sudah Alasan Tuyul Ogah Curi Uang di Bank

September 19, 2026
Dominasi Produksi EV ASEAN, RI Harus Berani Lakukan Ini

Dominasi Produksi EV ASEAN, RI Harus Berani Lakukan Ini

September 19, 2026
Aksi Istri Kedua Bongkar Aib Pejabat RI, Ketahuan Korupsi Rp1,3 T

Aksi Istri Kedua Bongkar Aib Pejabat RI, Ketahuan Korupsi Rp1,3 T

September 19, 2026
Gempa M 5,2 Guncang Bayah Banten, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang Bayah Banten, Tidak Berpotensi Tsunami

September 18, 2026
Gurita Bisnis Hashim Djojohadikusumo: dari Migas hingga Telekomunikasi

Gurita Bisnis Hashim Djojohadikusumo: dari Migas hingga Telekomunikasi

September 18, 2026
Vidoe: Teknologi – Daya Beli Jadi Tantangan Bisnis Otomotif Era EV

Vidoe: Teknologi – Daya Beli Jadi Tantangan Bisnis Otomotif Era EV

September 18, 2026
Ikut Putusan MK, Asuransi Syariah akan Transparan Soal Syarat Klaim

Ikut Putusan MK, Asuransi Syariah akan Transparan Soal Syarat Klaim

September 18, 2026
Pasokan Gas Dibatasi, Pengusaha Keramik Teriak Begini

Pasokan Gas Dibatasi, Pengusaha Keramik Teriak Begini

September 18, 2026
Danantara Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Bursa Bilang Gini

Danantara Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Bursa Bilang Gini

September 18, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, September 19, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya

2 months ago
in Economy
Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatat, laba tahun berjalan hingga semester I tahun 2026 mencapai Rp204,9 miliar. Laba tersebut turun 11,05% dibandingkan Rp230,3 miliar pada semester I-2025.

Mengutip laporan keuangannya dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), anjloknya laba tersebut karena pendapatan RALS turun 12,65% menjadi sebesar Rp1,31 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,50 triliun.

Penurunan pendapatan terutama berasal dari berkurangnya penjualan barang beli putus yang turun 15,42% menjadi Rp928,9 miliar dari sebelumnya Rp1,1 triliun pada semester I-2025. Sementara itu, pendapatan dari komisi penjualan konsinyasi juga terkoreksi 5,13% menjadi Rp383,9 miliar, dibandingkan Rp404,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Beban pokok penjualan barang beli putus berhasil ditekan menjadi Rp590,1 miliar, turun 16,62% dibandingkan Rp707,7 miliar pada semester I-2025. Sehingga, laba bruto terkoreksi lebih terbatas, yakni 9,12% menjadi Rp722,7 miliar, dari sebelumnya Rp795,2 miliar.

Selain itu, beban penjualan turun 29,64% menjadi Rp43,2 miliar dari Rp61,4 miliar. Beban umum dan administrasi juga turun 3,52% menjadi Rp559,5 miliar, dibandingkan Rp580,01 miliar pada semester I-2025.

Di sisi lain, pendapatan lainnya justru meningkat signifikan sebesar 37,29% menjadi Rp84,7 miliar, dari Rp61,7 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara beban lainnya menyusut drastis 94,62%, dari Rp1,5 miliar menjadi hanya Rp85 juta.

Laba usaha Ramayana tercatat sebesar Rp204,6 miliar, turun 4,37% dibandingkan semester I-2025 yang mencapai Rp213,9 miliar.

Pendapatan keuangan turun 24,48% menjadi Rp50,5 miliar dari sebelumnya Rp66,9 miliar. Sebaliknya, biaya keuangan meningkat 18,74% menjadi Rp16,7 miliar, dibandingkan Rp14,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Akibatnya, laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp238,4 miliar, turun 10,64% dibandingkan semester I-2025 sebesar Rp266,8 miliar. Beban pajak penghasilan neto juga turun 8,04% menjadi Rp33,5 miliar, dari Rp36,4 miliar pada tahun sebelumnya.

Rugi komprehensif lain setelah pajak sebesar Rp20,3 miliar, berbalik dari posisi laba komprehensif Rp8,02 miliar pada semester I-2025. Perubahan tersebut dipicu oleh kerugian dari perubahan nilai wajar aset keuangan tersedia untuk dijual yang mencapai Rp26,1 miliar, dibandingkan keuntungan Rp10,2 miliar pada tahun sebelumnya.

Pos pajak penghasilan terkait juga berubah menjadi manfaat pajak sebesar Rp5,7 miliar, dari beban pajak Rp2,2 miliar pada semester I-2025.

Dengan adanya rugi komprehensif lain tersebut, total laba komprehensif tahun berjalan turun lebih dalam, yakni 22,60%, menjadi Rp184,5 miliar, dibandingkan Rp238,3 miliar pada semester I-2025.

Adapun total aset RALS hingga semester I tahun ini turun jadi Rp 4,5 triliun dari akhir tahun 2025 yang sebesar Rp 4,7 triliun.

(dce)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pria Ini Pilih Mengemis Sampai Mandi Uang Rp14 Miliar-Punya 2 Toko

Pria Ini Pilih Mengemis Sampai Mandi Uang Rp14 Miliar-Punya 2 Toko

September 19, 2026
Made In Indonesia Jadi Daya Tarik Adopsi Kendaraan Listrik RI

Made In Indonesia Jadi Daya Tarik Adopsi Kendaraan Listrik RI

September 19, 2026
Video: Intip Produk Asuransi Bagi Nasabah Kaya

Video: Intip Produk Asuransi Bagi Nasabah Kaya

September 19, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .