• Latest
Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.950

Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.950

August 3, 2026
Asing Incar Bank Jumbo di Sesi 1, IHSG Dekati Level 6.300

Asing Incar Bank Jumbo di Sesi 1, IHSG Dekati Level 6.300

August 4, 2026
IHSG Sesi 1 Menguat 0,57% ke Level 6.270

IHSG Sesi 1 Menguat 0,57% ke Level 6.270

August 4, 2026
Terkuak, Ini Rahasia Raksasa Teknologi Cari Cuan Lewat AI

Terkuak, Ini Rahasia Raksasa Teknologi Cari Cuan Lewat AI

August 4, 2026
Video:Fundamental Kuat, GOTO Optimistis Perkuat Bisnis Gojek & Fintech

Video:Fundamental Kuat, GOTO Optimistis Perkuat Bisnis Gojek & Fintech

August 4, 2026
Semester I-2026, Cuan Emiten Aguan Ini Sudah Lampaui Laba Tahun 2025

Semester I-2026, Cuan Emiten Aguan Ini Sudah Lampaui Laba Tahun 2025

August 4, 2026
Rekor Tertinggi! Laba PANI Melonjak 484%, Aguan Ungkap Penyebabnya

Rekor Tertinggi! Laba PANI Melonjak 484%, Aguan Ungkap Penyebabnya

August 4, 2026
Video:Cetak Laba Rp 252 Miliar di Q2-2026, Ini Sumber Pertumbuhan GOTO

Video:Cetak Laba Rp 252 Miliar di Q2-2026, Ini Sumber Pertumbuhan GOTO

August 4, 2026
Harga Naik 88,8% Sebulan, BEI Gembok Saham BAJA

Harga Naik 88,8% Sebulan, BEI Gembok Saham BAJA

August 4, 2026
IHSG Dibuka Menguat Tapi Rupiah Melemah ke Rp 18.000 per USD

IHSG Dibuka Menguat Tapi Rupiah Melemah ke Rp 18.000 per USD

August 4, 2026
DKHH Bayar Lunas Pinjaman BSI, Dapat Kredit Baru dari Bank Mandiri

DKHH Bayar Lunas Pinjaman BSI, Dapat Kredit Baru dari Bank Mandiri

August 4, 2026
Harga Minyak Bangkit, Ancaman Hormuz Belum Hilang

Harga Minyak Bangkit, Ancaman Hormuz Belum Hilang

August 4, 2026
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.000 Lagi

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.000 Lagi

August 4, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, August 4, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.950

1 day ago
in Market
Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.950
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil mengawali perdagangan pekan ini di zona hijau terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Senin (3/8/2026), rupiah terapresiasi sebesar 0,22% ke posisi Rp17.950/US$.

Penguatan tersebut melanjutkan momentum positif pada perdagangan sebelumnya. Pada Jumat (31/7/2026), mata uang Garuda ditutup menguat 0,47% ke level Rp17.990/US$ dan berhasil kembali bergerak di bawah level psikologis Rp18.000/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,22% ke posisi 99,697.

Pergerakan rupiah pada awal pekan ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen baik dari dalam maupun luar negeri. Dari eksternal, mata uang Garuda mendapatkan angin segar dari pelemahan indeks dolar AS.

Tekanan terhadap greenback terjadi setelah Jepang dan AS melakukan intervensi bersama di pasar valuta asing untuk menopang yen yang berada di sekitar posisi terlemahnya dalam 40 tahun terakhir.

Kementerian Keuangan Jepang mengonfirmasi intervensi pembelian yen bersama pada Jumat pekan lalu. Data Bank of Japan (BOJ) juga menunjukkan Jepang kemungkinan membeli yen senilai US$58,97 miliar pada Kamis.

Langkah tersebut mendorong yen menguat 1% hingga menyentuh 156,01 per dolar AS pada perdagangan Asia pagi ini. Dalam dua hari perdagangan terakhir pekan lalu, yen telah melonjak lebih dari 3%.

Penguatan yen ikut menekan dolar AS. DXY tercatat merosot lebih dari 1,5% sepanjang pekan lalu dan kembali bergerak di bawah level 100 pada perdagangan pagi ini.

Selain itu, pelaku pasar tengah menantikan pengumuman data inflasi Juli 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 12 institusi memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi sebesar 0,11% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juli.

Secara tahunan, inflasi diperkirakan mencapai 3,2%. Sementara inflasi inti diproyeksikan berada di level 2,77% secara tahunan.

Pada Juni, Indonesia mencatat inflasi sebesar 0,44% secara bulanan dan 3,34% secara tahunan. Inflasi inti tercatat 2,76% secara tahunan, sedangkan kelompok harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi 1,41% secara bulanan.

Hasil polling tersebut menunjukkan inflasi umum diperkirakan melandai secara bulanan maupun tahunan. Berbeda dengan inflasi umum, inflasi inti diproyeksikan naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya.

Meredanya tekanan inflasi terutama ditopang oleh penurunan harga sejumlah komoditas pangan. Tim Office of Chief Economist Bank Mandiri memperkirakan kelompok volatile food mengalami deflasi 1,12% secara bulanan, berbalik dari inflasi 0,14% pada Juni.

“Kami memperkirakan harga volatile food turun 1,12% secara bulanan, terutama didorong oleh penurunan harga cabai merah dan bawang merah setelah memasuki puncak musim panen,” tulis Tim Office of Chief Economist Bank Mandiri.

Data inflasi Juli nantinya akan menjadi salah satu bahan pertimbangan Bank Indonesia dalam menentukan arah kebijakan moneter ke depan. Selain inflasi, BI juga akan mencermati stabilitas rupiah, perkembangan ekonomi global, dan arus modal asing sebelum mengambil keputusan suku bunga.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Incar Bank Jumbo di Sesi 1, IHSG Dekati Level 6.300

Asing Incar Bank Jumbo di Sesi 1, IHSG Dekati Level 6.300

August 4, 2026
IHSG Sesi 1 Menguat 0,57% ke Level 6.270

IHSG Sesi 1 Menguat 0,57% ke Level 6.270

August 4, 2026
Terkuak, Ini Rahasia Raksasa Teknologi Cari Cuan Lewat AI

Terkuak, Ini Rahasia Raksasa Teknologi Cari Cuan Lewat AI

August 4, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .