• Latest
Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

August 3, 2026
Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

September 21, 2026
El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

September 21, 2026
Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

September 21, 2026
Breaking! Rupiah Melemah 0,56%, Dolar AS Tembus Rp17.800

Breaking! Rupiah Melemah 0,56%, Dolar AS Tembus Rp17.800

September 21, 2026
Transaksi Digital Melesat, Tapi UMKM Minim Cuan! Ini Penyebabnya

Transaksi Digital Melesat, Tapi UMKM Minim Cuan! Ini Penyebabnya

September 21, 2026
IHSG Sesi I Turun 0,27%, Saham BYAN Jadi Beban

IHSG Sesi I Turun 0,27%, Saham BYAN Jadi Beban

September 21, 2026
Karhutla Jadi Sorotan, OJK Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI

Karhutla Jadi Sorotan, OJK Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI

September 21, 2026
Trump Buka Peluang Ketemu Presiden Iran, Harga Minyak Melemah

Trump Buka Peluang Ketemu Presiden Iran, Harga Minyak Melemah

September 21, 2026
MKNT Rombak Direksi dan Komisaris Usai Kedatangan Pemilik Baru

MKNT Rombak Direksi dan Komisaris Usai Kedatangan Pemilik Baru

September 21, 2026
Houthi Serang Riyadh, IHSG Melemah-Rupiah Anjlok Rp 17.800/USD

Houthi Serang Riyadh, IHSG Melemah-Rupiah Anjlok Rp 17.800/USD

September 21, 2026
Telkom Kuasai Seluruh Saham Telkom Data Ekosistem dari Telkomsigma

Telkom Kuasai Seluruh Saham Telkom Data Ekosistem dari Telkomsigma

September 21, 2026
Rutin Dapat Dividen Jumbo, Kok Low Tuck Kwong Lepas BYAN ke Haji Isam?

Rutin Dapat Dividen Jumbo, Kok Low Tuck Kwong Lepas BYAN ke Haji Isam?

September 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 21, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

2 months ago
in Market
Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, perkembangan pasar modal syariah Indonesia menunjukkan kemajuan yang sangat menggembirakan.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Merangkap Anggota Dewan Komisioner Hasan Fawzi mengatakan, hal itu tercermin dari data kapitalisasi saham syariah tetap mendominasi sebagian besar kapitalisasi pasar hingga jumlah investor yang terus meningkat.

Hasan menjabarkan, kapitalisasi pasar saham syariah mencapai Rp5.362 triliun, dengan pangsa pasar mencapai 49,28% dari seluruh kapitalisasi pasar di bursa efek. Adapun jumlah saham yang masuk daftar efek syariah, sebanyak 625 saham atau sebesar 63,91% dibandingkan dengan seluruh saham.

“Jumlah investor syariah terus meningkat, nilai kapitalisasi saham syariah tetap mendominasi sebagian besar kapitalisasi pasar, sementara instrumen seperti sukuk negara, sukuk korporasi, reksadana syariah, hingga efek beragun aset syariah, semakin memperluas pilihan pembiayaan dan juga alternatif investasi bagi masyarakat,” ujarnya dalam acara ISEI Jakarta secara virtual, Senin (3/8/2026).

Hasan melanjutkan, pasar modal sebagai sarana penggalangan pendanaan korporasi dengan prinsip syariah juga menunjukkan pertumbuhan yang solid. Per Juli 2026, jumlah seri sukuk korporasi yang beredar meningkat menjadi 329 seri, atau telah tumbuh 12,29% sepanjang tahun ini.

Dari sisi nilainya, outstanding sukuk korporasi mencapai Rp95,14 triliun, atau naik 7,86% secara year-to-date.

Hasan menyampaikan lebih jauh, industri pengelolaan investasi, reksadana syariah juga menunjukkan pertumbuhan yang baik pada Juli 2026. NAB reksadana syariah mencapai Rp93,21 triliun, atau tumbuh sebesar 11,71% year-to-date.

“Dengan nilai NAB tersebut, pangsa pasar reksadana syariah sudah mencapai 14,03% dari seluruh NAB reksadana nasional,” ungkapnya.

Selanjutnya, dari sisi demand atau permintaan, investor pasar modal yang memanfaatkan Sistem Online Trading Syariah (SOTS) sampai dengan Juni 2026 mencapai angka 238.433 pengguna, atau tumbuh sebesar 9,8% sepanjang tahun ini.

“Maka secara umum pasar modal syariah kita lihat masih menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dan stabil, tercatat sampai akhir Juli 2026,” sebutnya.

Menurutnya, Indonesia memiliki mod dasar untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi syariah dunia. Sebab, Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, memiliki industri halal yang terus berkembang, serta didukung oleh sektor keuangan syariah yang semakin matang, dan juga memiliki pasar modal syariah yang saat ini menjadi salah satu yang terbesar dan terbaik secara global.

Namun demikian, Hasan mengakui, bahwa potensi yang besar tidak secara otomatis akan menjadikan Indonesia sebagai pemimpin ekonomi syariah global. Potensi ini hanya akan menjadi keunggulan apabila diikuti oleh reformasi kebijakan, inovasi produk dan layanan, serta upaya penguatan tata kelola dan peningkatan kepercayaan terutama dari para investasi.

“Apabila kita ingin membawa Indonesia naik kelas sebagai salah satu pusat ekonomi syariah dunia, maka pengembangan pasar keuangan syariah tidak dapat berjalan sendiri. Tantangan terbesar yang masih kita hadapi adalah bagaimana menjembatani kesenjangan antara pasar keuangan dengan ekonomi real,” tegasnya.

“Sehingga pembiayaan syariah benar-benar mengalir kepada sektor yang produktif yang pada gilirannya dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” tutupnya.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

September 21, 2026
El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

September 21, 2026
Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

September 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .