• Latest
Harga Minyak Sentuh US,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu

Harga Minyak Sentuh US$84,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu

August 10, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

November 4, 2026
Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

November 4, 2026
Supra Sekuritas Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa?

Supra Sekuritas Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa?

November 4, 2026
OJK Tetapkan Sanksi di 3 Kasus Pelanggaran Pasar Modal

OJK Tetapkan Sanksi di 3 Kasus Pelanggaran Pasar Modal

November 4, 2026
Paragon Karya Perkasa Mau Pecah Saham 1:10, Harga PKPK Jadi Rp 20

Paragon Karya Perkasa Mau Pecah Saham 1:10, Harga PKPK Jadi Rp 20

November 4, 2026
Top! Laba Bersih Abadi Lestari Tumbuh 19,14% di Kuartal III-2026

Top! Laba Bersih Abadi Lestari Tumbuh 19,14% di Kuartal III-2026

November 4, 2026
Deposito MNC Bank (BABP) Menguap Rp2,7 Triliun dalam Setahun

Deposito MNC Bank (BABP) Menguap Rp2,7 Triliun dalam Setahun

November 4, 2026
Dalam 10 Bulan, Saham MNC Bank (BABP) Sudah Longsor 65%

Dalam 10 Bulan, Saham MNC Bank (BABP) Sudah Longsor 65%

November 4, 2026
Diam-Diam, Saham TMPO Sudah Meroket 75,61% Sebulan, Ini Penguasanya

Diam-Diam, Saham TMPO Sudah Meroket 75,61% Sebulan, Ini Penguasanya

November 4, 2026
Bursa RI Masih Dilirik, OJK Catat 25 Perusahaan Antre IPO

Bursa RI Masih Dilirik, OJK Catat 25 Perusahaan Antre IPO

November 4, 2026
Jual Saham Nasabah Diam-Diam, Eks Broker Disanksi OJK 10 Tahun

Jual Saham Nasabah Diam-Diam, Eks Broker Disanksi OJK 10 Tahun

November 4, 2026
MSCI Ganggu Sentimen, Wamenko Dradjad Minta Investor Selalu Cek Data

MSCI Ganggu Sentimen, Wamenko Dradjad Minta Investor Selalu Cek Data

November 4, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, November 4, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Harga Minyak Sentuh US$84,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu

3 months ago
in Lifestyle
Harga Minyak Sentuh US,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah kembali menguat pada perdagangan Senin (10/8/2026), setelah pasar kembali dibayangi ketidakpastian mengenai pembukaan Selat Hormuz.

Berdasarkan data Refinitiv pada pukul 09.45 WIB, harga Brent tercatat US$84,32 per barel. Harga ini naik 0,92% dibandingkan penutupan Jumat (7/8) sebesar US$83,55 per barel.

Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di US$78,68 per barel, naik 0,64% dari US$78,18 per barel pada perdagangan sebelumnya.



Kenaikan tersebut terjadi setelah harga minyak mengalami tekanan cukup dalam sepanjang pekan lalu. Brent turun dari US$90,12 per barel pada 31 Juli menjadi US$83,55 pada 7 Agustus, atau merosot 7,29%.

Perubahan arah harga minyak terjadi ketika pasar kembali menghadapi ketidakpastian terkait pembukaan Selat Hormuz.

Iran pada Minggu menyatakan pembicaraan dengan Oman mengenai kesepakatan yang mengatur jalur pelayaran di Selat Hormuz telah memasuki tahap akhir. Namun, Teheran masih menyebut terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi Amerika Serikat sebelum jalur tersebut dibuka kembali.

Kondisi ini membuat pasar belum memiliki kepastian kapan lalu lintas kapal tanker dapat kembali normal.

Sebelumnya, ekspektasi terhadap tercapainya kesepakatan sempat menekan harga minyak. Pada awal Agustus, harga Brent turun di bawah US$80 per barel untuk pertama kalinya sejak 13 Juli.

Namun, pasar kembali berhati-hati setelah muncul rincian mengenai aturan pelayaran yang sedang dibahas Iran dan Oman.

Iran tengah mengkaji rancangan aturan yang dapat melarang kapal Amerika Serikat, Israel dan kapal lain yang dianggap bermusuhan melintasi Selat Hormuz. Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat dikenakan denda hingga 20% dari nilai kargo.

Iran juga menginginkan pungutan sekitar 5%-7% dari harga kargo bagi kapal yang melewati selat tersebut. Oman membahas pungutan sekitar 3%, sementara Amerika Serikat menginginkan tidak ada pungutan.

Rancangan kesepakatan tersebut menghadapi persoalan lain. Sejumlah sumber industri menyebut sanksi Amerika Serikat serta ketentuan asuransi membuat mekanisme pembayaran dan pelayaran melalui selat tersebut sulit diterapkan.

Risiko pasokan juga kembali mendapat perhatian setelah fasilitas minyak Arab Saudi diserang pada akhir pekan. Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran menyatakan telah menyerang kilang Jazan milik Saudi Aramco pada Minggu.

Serangan tersebut terjadi dua hari setelah Arab Saudi menandatangani pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Di kawasan Teluk, perusahaan energi Uni Emirat Arab, ADNOC, sebelumnya menyebut 15 kapalnya telah diserang ketika melintasi Selat Hormuz sejak konflik dimulai.

Pasar kini menghadapi dua perkembangan yang bergerak berlawanan. Harapan tercapainya kesepakatan dapat membuka ruang bagi pemulihan arus perdagangan dan menekan harga minyak. Sebaliknya, aturan pelayaran yang belum jelas serta serangan terhadap infrastruktur dan kapal energi mempertahankan risiko gangguan pasokan.

Tim Waterer, Chief Market Analyst KCM Trade, mengatakan pelaku pasar masih menunggu bukti konkret sebelum mengurangi premi risiko, seperti pergerakan kapal tanker yang telah terverifikasi atau kesepakatan formal.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

November 4, 2026
Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

November 4, 2026
Supra Sekuritas Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa?

Supra Sekuritas Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa?

November 4, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .