• Latest
Harga Minyak Sentuh US,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu

Harga Minyak Sentuh US$84,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu

August 10, 2026
Bos BUMN Ungkap Dapat Rp456 M untuk Bangun 12 Titik LRT City

Bos BUMN Ungkap Dapat Rp456 M untuk Bangun 12 Titik LRT City

September 15, 2026
Mau Beli Mobil Listrik, Ini Yang Jadi Pertimbangan Orang RI

Mau Beli Mobil Listrik, Ini Yang Jadi Pertimbangan Orang RI

September 15, 2026
Timah Jadi Komoditas Pertama Dijual di Bursa Mineral ICOMEX

Timah Jadi Komoditas Pertama Dijual di Bursa Mineral ICOMEX

September 15, 2026
Bos Adhi Karya Minta Maaf, Janji Selesaikan Masalah LRT City

Bos Adhi Karya Minta Maaf, Janji Selesaikan Masalah LRT City

September 15, 2026
Pakai EV Bikin Bisnis Cuan, Bos VinFast Bongkar Hitungannya

Pakai EV Bikin Bisnis Cuan, Bos VinFast Bongkar Hitungannya

September 15, 2026
Pemegang Obligasi Tolak Semua Usulan Restrukturisasi Adhi Karya (ADHI)

Pemegang Obligasi Tolak Semua Usulan Restrukturisasi Adhi Karya (ADHI)

September 15, 2026
Suahasil Jadi Menkeu Baru, Ini Harapan OJK

Suahasil Jadi Menkeu Baru, Ini Harapan OJK

September 15, 2026
Gubernur Destry Lantik Mal Isnaini Jadi Kepala DKMP BI

Gubernur Destry Lantik Mal Isnaini Jadi Kepala DKMP BI

September 15, 2026
MSIG Life Buka Suara Soal Penurunan Nilai Aset Rp768 Miliar

MSIG Life Buka Suara Soal Penurunan Nilai Aset Rp768 Miliar

September 15, 2026
Bos Vinfast Bedah Daya Tarik Kendaraan Listrik Bagi Warga RI

Bos Vinfast Bedah Daya Tarik Kendaraan Listrik Bagi Warga RI

September 15, 2026
OJK Sebut Icomex & POJK Bursa Mineral Siap Meluncur 17 September

OJK Sebut Icomex & POJK Bursa Mineral Siap Meluncur 17 September

September 15, 2026
IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

September 15, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, September 15, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Harga Minyak Sentuh US$84,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu

1 month ago
in Lifestyle
Harga Minyak Sentuh US,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah kembali menguat pada perdagangan Senin (10/8/2026), setelah pasar kembali dibayangi ketidakpastian mengenai pembukaan Selat Hormuz.

Berdasarkan data Refinitiv pada pukul 09.45 WIB, harga Brent tercatat US$84,32 per barel. Harga ini naik 0,92% dibandingkan penutupan Jumat (7/8) sebesar US$83,55 per barel.

Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di US$78,68 per barel, naik 0,64% dari US$78,18 per barel pada perdagangan sebelumnya.



Kenaikan tersebut terjadi setelah harga minyak mengalami tekanan cukup dalam sepanjang pekan lalu. Brent turun dari US$90,12 per barel pada 31 Juli menjadi US$83,55 pada 7 Agustus, atau merosot 7,29%.

Perubahan arah harga minyak terjadi ketika pasar kembali menghadapi ketidakpastian terkait pembukaan Selat Hormuz.

Iran pada Minggu menyatakan pembicaraan dengan Oman mengenai kesepakatan yang mengatur jalur pelayaran di Selat Hormuz telah memasuki tahap akhir. Namun, Teheran masih menyebut terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi Amerika Serikat sebelum jalur tersebut dibuka kembali.

Kondisi ini membuat pasar belum memiliki kepastian kapan lalu lintas kapal tanker dapat kembali normal.

Sebelumnya, ekspektasi terhadap tercapainya kesepakatan sempat menekan harga minyak. Pada awal Agustus, harga Brent turun di bawah US$80 per barel untuk pertama kalinya sejak 13 Juli.

Namun, pasar kembali berhati-hati setelah muncul rincian mengenai aturan pelayaran yang sedang dibahas Iran dan Oman.

Iran tengah mengkaji rancangan aturan yang dapat melarang kapal Amerika Serikat, Israel dan kapal lain yang dianggap bermusuhan melintasi Selat Hormuz. Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat dikenakan denda hingga 20% dari nilai kargo.

Iran juga menginginkan pungutan sekitar 5%-7% dari harga kargo bagi kapal yang melewati selat tersebut. Oman membahas pungutan sekitar 3%, sementara Amerika Serikat menginginkan tidak ada pungutan.

Rancangan kesepakatan tersebut menghadapi persoalan lain. Sejumlah sumber industri menyebut sanksi Amerika Serikat serta ketentuan asuransi membuat mekanisme pembayaran dan pelayaran melalui selat tersebut sulit diterapkan.

Risiko pasokan juga kembali mendapat perhatian setelah fasilitas minyak Arab Saudi diserang pada akhir pekan. Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran menyatakan telah menyerang kilang Jazan milik Saudi Aramco pada Minggu.

Serangan tersebut terjadi dua hari setelah Arab Saudi menandatangani pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Di kawasan Teluk, perusahaan energi Uni Emirat Arab, ADNOC, sebelumnya menyebut 15 kapalnya telah diserang ketika melintasi Selat Hormuz sejak konflik dimulai.

Pasar kini menghadapi dua perkembangan yang bergerak berlawanan. Harapan tercapainya kesepakatan dapat membuka ruang bagi pemulihan arus perdagangan dan menekan harga minyak. Sebaliknya, aturan pelayaran yang belum jelas serta serangan terhadap infrastruktur dan kapal energi mempertahankan risiko gangguan pasokan.

Tim Waterer, Chief Market Analyst KCM Trade, mengatakan pelaku pasar masih menunggu bukti konkret sebelum mengurangi premi risiko, seperti pergerakan kapal tanker yang telah terverifikasi atau kesepakatan formal.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos BUMN Ungkap Dapat Rp456 M untuk Bangun 12 Titik LRT City

Bos BUMN Ungkap Dapat Rp456 M untuk Bangun 12 Titik LRT City

September 15, 2026
Mau Beli Mobil Listrik, Ini Yang Jadi Pertimbangan Orang RI

Mau Beli Mobil Listrik, Ini Yang Jadi Pertimbangan Orang RI

September 15, 2026
Timah Jadi Komoditas Pertama Dijual di Bursa Mineral ICOMEX

Timah Jadi Komoditas Pertama Dijual di Bursa Mineral ICOMEX

September 15, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .