• Latest
Rupiah Kehabisan Tenaga, Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.830

Rupiah Kehabisan Tenaga, Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.830

August 11, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,79%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,79%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

November 3, 2026
BEI Akan Periksa Acak Laporan Emiten, Direksi Tak Bisa Lagi Main-Main

BEI Akan Periksa Acak Laporan Emiten, Direksi Tak Bisa Lagi Main-Main

November 3, 2026
Meski IHSG Menguat 0,79%, Asing Lepas 10 Saham Ini

Meski IHSG Menguat 0,79%, Asing Lepas 10 Saham Ini

November 3, 2026
IHSG Ditutup Menguat, 10 Saham Ini Diborong Asing

IHSG Ditutup Menguat, 10 Saham Ini Diborong Asing

November 3, 2026
Induk Emiten Salim Grup Disorot Singapura soal Karhutla, Ini Kata SIMP

Induk Emiten Salim Grup Disorot Singapura soal Karhutla, Ini Kata SIMP

November 2, 2026
Adityo Haryo Bimo Lepas Jabatan Komisaris Krakatau Steel (KRAS)

Adityo Haryo Bimo Lepas Jabatan Komisaris Krakatau Steel (KRAS)

November 2, 2026
OJK Minta Industri Keuangan Syariah Tak Cuma Jual Label Syariah

OJK Minta Industri Keuangan Syariah Tak Cuma Jual Label Syariah

November 2, 2026
Bos Blue Bird (BIRD) Borong 675.800 Saham BIRD, Senilai Rp997,43 Juta

Bos Blue Bird (BIRD) Borong 675.800 Saham BIRD, Senilai Rp997,43 Juta

November 2, 2026
Emtek (EMTK) Jual Saham Entitas Usaha PT Indopay Merchant Services

Emtek (EMTK) Jual Saham Entitas Usaha PT Indopay Merchant Services

November 2, 2026
BUMA (DOID) Bikin Anak Usaha Baru di Luar Tambang, Ini Tujuannya

BUMA (DOID) Bikin Anak Usaha Baru di Luar Tambang, Ini Tujuannya

November 2, 2026
Saham HSC Keluar Dari IHSG hingga Rupiah Anjlok ke Rp18.140/USD

Saham HSC Keluar Dari IHSG hingga Rupiah Anjlok ke Rp18.140/USD

November 2, 2026
Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuannya di Atas 10%

Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuannya di Atas 10%

November 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, November 3, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Kehabisan Tenaga, Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.830

3 months ago
in Lifestyle
Rupiah Kehabisan Tenaga, Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.830
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (11/8/2026), sekaligus mematahkan tren penguatan selama empat hari perdagangan sebelumnya.

Merujuk data Refinitiv, rupiah terdepresiasi 0,45% ke posisi Rp17.830/US$. Setelah di perdagangan sebelumnya, Senin (10/8/2026), mata uang Garuda ditutup menguat 0,75% ke level Rp17.750/US$.

Tekanan terhadap rupiah telah terlihat sejak awal perdagangan. Rupiah dibuka melemah 0,17% di posisi Rp17.780/US$, kemudian bergerak dalam rentang Rp17.770-Rp17.850/US$ sepanjang hari.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,07% ke posisi 99,883.

DXY berbalik menguat setelah pada pagi hari sempat melemah 0,06%. Pergerakan tersebut melanjutkan kenaikan sebesar 0,27% yang dibukukan indeks dolar pada perdagangan sebelumnya.


Tekanan terhadap rupiah berlangsung ketika pelaku pasar menantikan pengumuman inflasi konsumen AS periode Juli pada Rabu (12/8/2026) waktu setempat. Data tersebut akan menjadi petunjuk terbaru dalam memperkirakan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

Dolar AS sebelumnya mendapat dukungan dari harga minyak yang naik lebih dari 4% kemarin. Harga energi meningkat setelah Iran dan AS saling mengajukan tuntutan kompensasi, yang memperkecil harapan tercapainya kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat.

Kenaikan harga minyak kembali memunculkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi AS. Meski demikian, ruang penguatan dolar masih dibatasi oleh data ketenagakerjaan yang jauh lebih lemah dari perkiraan.

Pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September sebesar 52%, turun dari 67% sepekan sebelumnya.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan eceran pada Juni 2026 tumbuh 0,7% secara bulanan setelah terkontraksi 1,5% pada Mei. Pertumbuhan ditopang oleh penjualan barang lainnya, suku cadang dan aksesori, serta perlengkapan rumah tangga, seiring terjaganya permintaan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah.

Pasar juga masih mencermati proses pergantian kepemimpinan BI. Komisi XI DPR RI akan menjadwalkan uji kepatutan dan kelayakan terhadap Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI setelah masa reses DPR berakhir.

Destry saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada 25 Juli 2026. Kepastian jadwal uji kelayakan masih menunggu koordinasi pimpinan Komisi XI DPR.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup Menguat 0,79%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,79%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

November 3, 2026
BEI Akan Periksa Acak Laporan Emiten, Direksi Tak Bisa Lagi Main-Main

BEI Akan Periksa Acak Laporan Emiten, Direksi Tak Bisa Lagi Main-Main

November 3, 2026
Meski IHSG Menguat 0,79%, Asing Lepas 10 Saham Ini

Meski IHSG Menguat 0,79%, Asing Lepas 10 Saham Ini

November 3, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .