• Latest
Terimbas Penutupan Tambang Ilegal, Kinerja Keuangan TINS Melesat

Terimbas Penutupan Tambang Ilegal, Kinerja Keuangan TINS Melesat

August 12, 2026
Kalbe (KLBF) Rencana Buyback Saham Rp500 Miliar Mulai Hari Ini

Kalbe (KLBF) Rencana Buyback Saham Rp500 Miliar Mulai Hari Ini

September 16, 2026
Breaking News! IHSG Balik Arah Tiba-Tiba Naik 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! IHSG Balik Arah Tiba-Tiba Naik 1%, Ini Penyebabnya

September 16, 2026
Putra Bos Mayapada Jual Saham MAYA di Harga Rp10

Putra Bos Mayapada Jual Saham MAYA di Harga Rp10

September 16, 2026
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar Naik ke Rp17.700

Rupiah Lanjut Melemah, Dolar Naik ke Rp17.700

September 16, 2026
IHSG Masih Lesu! Dibuka Turun 0,17%

IHSG Masih Lesu! Dibuka Turun 0,17%

September 16, 2026
Bos Freeport Ramal Produksi Tembus 124 Ribu Ton Bijih di Akhir 2026

Bos Freeport Ramal Produksi Tembus 124 Ribu Ton Bijih di Akhir 2026

September 16, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: KLBF, ERAL, hingga CMRY

Rekomendasi Saham Hari Ini: KLBF, ERAL, hingga CMRY

September 16, 2026
Bursa Asia Bergerak Variatif, Investor Menanti Keputusan The Fed

Bursa Asia Bergerak Variatif, Investor Menanti Keputusan The Fed

September 16, 2026
BBRI Rampungkan Buyback Saham, Serap Dana Rp90,37 Miliar

BBRI Rampungkan Buyback Saham, Serap Dana Rp90,37 Miliar

September 16, 2026
Asing Lirik Saham Tambang, Ini Daftarnya

Asing Lirik Saham Tambang, Ini Daftarnya

September 16, 2026
Konsumen Rugi karena Paylater, Ternyata Bisa Minta Pertanggungjawaban

Konsumen Rugi karena Paylater, Ternyata Bisa Minta Pertanggungjawaban

September 16, 2026
Hari Kelima IHSG di Zona Merah, Asing Kabur dari Saham Ini

Hari Kelima IHSG di Zona Merah, Asing Kabur dari Saham Ini

September 16, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, September 16, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Terimbas Penutupan Tambang Ilegal, Kinerja Keuangan TINS Melesat

1 month ago
in Market
Terimbas Penutupan Tambang Ilegal, Kinerja Keuangan TINS Melesat
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Timah Tbk (TINS) mulai merasakan dampak positif atas upaya penertiban tambang ilegal dan penutupan jalur penyelundupan timah di Bangka Belitung. Terbukti, pada semester I-2026, TINS membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,71 triliun atau melonjak lebih dari 9 kali lipat dibandingkan Rp 300,07 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Bersamaan dengan itu, pendapatan TINS tumbuh 146,9% menjadi Rp 10,42 triliun, sedangkan laba usaha meningkat dari Rp 380,20 miliar menjadi Rp 3,46 triliun. Margin laba usaha perusahaan juga melebar dari 9,01% menjadi 33,24%.

Kinerja tersebut ditopang kenaikan produksi bijih timah sebesar 75% menjadi 12.232 ton Sn pada akhir semester I-2026. Produksi logam timah tumbuh 58% menjadi 10.865 metrik ton, sedangkan volume penjualan melonjak 85% menjadi 10.984 metrik ton.

Selain kenaikan harga jual rata-rata timah sebesar 52% menjadi US$ 49.794 per metrik ton, perbaikan operasional TINS pada semester I-2026 juga ditopang oleh penguatan pengawasan dan pengamanan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) serta dukungan Satuan Tugas Pemerintah Pusat. Ini adalah dampak positif dari komitmen pemerintah melalui instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mengamankan cadangan strategis nasional sehingga mampu semakin mendukung kedaulatan ekonomi nasional.

Langkah perbaikan itu berlangsung setelah Presiden Prabowo Subianto memerintahkan operasi besar-besaran untuk menertibkan sekitar 1.000 tambang ilegal dan menutup jalur penyelundupan timah di Bangka Belitung. Operasi yang melibatkan TNI, Polri, dan Bea Cukai tersebut mulai dijalankan sejak September 2025 silam.

Sementara itu, Analis BRI Danareksa Andhika Audrey memandang penertiban tersebut membuat aktivitas pertambangan timah secara bertahap kembali masuk ke ekosistem formal. Kondisi itu pada akhirnya memberikan ruang bagi TINS untuk mengamankan pasokan bijih dari wilayah konsesinya sekaligus meningkatkan utilisasi fasilitas produksi serta kepercayaan investor terhadap industri pengelolaan timah Nasional.

“Dampaknya mulai terlihat dari kenaikan produksi, volume penjualan, serta perbaikan margin TINS. Apabila pengawasan tambang dan jalur penyelundupan dilakukan secara konsisten, pertumbuhan kinerja perseroan berpotensi lebih berkelanjutan,” ujar Andhika dalam keterangannya, ditulis Rabu (12/8/2026).

Sentimen positif tersebut turut tercermin pada saham TINS. Harga saham perseroan meningkat sekitar 17,7% dari Rp 3.270 pada 30 Juni 2026 menjadi Rp 3.850 pada 10 Agustus 2026. Pada harga tersebut, kapitalisasi pasar TINS mencapai sekitar Rp 28,67 triliun.

Berdasarkan laba semester I-2026 yang disetahunkan secara sederhana, saham TINS diperdagangkan pada kisaran 5,3 kali indicative price to earning ratio (PER).

“Penutupan tambang ilegal dapat menjadi katalis re-rating bagi TINS. Pasar tidak lagi hanya melihat perseroan sebagai penerima manfaat kenaikan harga timah, tetapi juga sebagai perusahaan yang memiliki peluang pertumbuhan produksi, arus kas, dan laba yang lebih terukur,” tandas dia. 

(bul/bul)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kalbe (KLBF) Rencana Buyback Saham Rp500 Miliar Mulai Hari Ini

Kalbe (KLBF) Rencana Buyback Saham Rp500 Miliar Mulai Hari Ini

September 16, 2026
Breaking News! IHSG Balik Arah Tiba-Tiba Naik 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! IHSG Balik Arah Tiba-Tiba Naik 1%, Ini Penyebabnya

September 16, 2026
Putra Bos Mayapada Jual Saham MAYA di Harga Rp10

Putra Bos Mayapada Jual Saham MAYA di Harga Rp10

September 16, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .