• Latest
Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

August 13, 2026
Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis BTN di Ekosistem Perumahan

Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis BTN di Ekosistem Perumahan

September 14, 2026
Sederet Upaya RI Bangun Benteng Hadapi Krisis Energi

Sederet Upaya RI Bangun Benteng Hadapi Krisis Energi

September 14, 2026
Warga RI Pilih Kredit EV Daripada Mobil Bekas, Pembiayaan Naik 103%

Warga RI Pilih Kredit EV Daripada Mobil Bekas, Pembiayaan Naik 103%

September 14, 2026
Video: IHSG Pangkas Koreksi di Tengah Perang

Video: IHSG Pangkas Koreksi di Tengah Perang

September 14, 2026
Soal Dividen BUMN, CEO Danantara Bakal Temui Menkeu Suahasil

Soal Dividen BUMN, CEO Danantara Bakal Temui Menkeu Suahasil

September 14, 2026
Soal Dividen BUMN, CEO Danantara Bakal Temeui Menkeu Suahasil

Soal Dividen BUMN, CEO Danantara Bakal Temeui Menkeu Suahasil

September 14, 2026
OJK Batal Batasi Warga RI Pinjam Duit Maksimal 3 Pindar, Ini Alasannya

OJK Batal Batasi Warga RI Pinjam Duit Maksimal 3 Pindar, Ini Alasannya

September 14, 2026
IHSG Pangkas Koreksi Kala Reshuffle Menteri Keuangan

IHSG Pangkas Koreksi Kala Reshuffle Menteri Keuangan

September 14, 2026
Video: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan RI

Video: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan RI

September 14, 2026
Saham-saham Bank Jumbo Kompak Menguat Tersengat Kabar Reshuffle

Saham-saham Bank Jumbo Kompak Menguat Tersengat Kabar Reshuffle

September 14, 2026
4 Sosok Ini Tajir Gegara Warisan, Martua Sitorus-Mochtar Riady Lewat

4 Sosok Ini Tajir Gegara Warisan, Martua Sitorus-Mochtar Riady Lewat

September 14, 2026
Video: Sektor Pilihan Saat Harga Minyak Naik – Suku Bunga Diramal Naik

Video: Sektor Pilihan Saat Harga Minyak Naik – Suku Bunga Diramal Naik

September 14, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

1 month ago
in Economy
Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Rupiah belum mampu keluar dari tekanan pada perdagangan pagi ini, Kamis (13/8/2026). Mata uang Garuda kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski inflasi AS melandai dan indeks dolar terkoreksi pada awal perdagangan sesi Asia.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan, rupiah mengalami tekanan 0,06% atau melemah ke posisi Rp17.875/US$.

Pelemahan pagi ini melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya. Pada Rabu (12/8/2026), rupiah ditutup melemah 0,20% ke posisi Rp17.865/US$, sekaligus membukukan penurunan selama dua hari perdagangan beruntun.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,08% ke posisi 99,931. DXY berbalik turun setelah ditutup menguat 0,19% pada perdagangan sebelumnya.


Pergerakan rupiah hari ini masih dipengaruhi respons pasar terhadap data inflasi konsumen AS periode Juli serta potensi arus keluar asing dari pasar saham Tanah Air setelah evaluasi indeks MSCI.

Inflasi AS secara tahunan melandai menjadi 3,4% pada Juli dari 3,5% pada Juni. Inflasi inti yang tidak memasukkan komponen pangan dan energi juga turun menjadi 2,5% dari sebelumnya 2,6%.

Data tersebut pada awalnya membawa angin segar bagi mata uang negara berkembang. Dolar AS sempat melemah karena perlambatan inflasi mengurangi peluang bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September hanya sebesar 40%, turun dari 44% sebelum data inflasi diumumkan dan 55% pada pekan sebelumnya. Penurunan peluang tersebut juga dipengaruhi laporan ketenagakerjaan AS yang menunjukkan hilangnya lapangan kerja pada Juli.

Namun, tekanan terhadap dolar tidak berlangsung lama. Greenback berbalik menguat karena pelaku pasar menilai penurunan inflasi belum cukup untuk mengubah sikap The Fed yang masih berhati-hati terhadap tekanan harga.

Dolar juga memperoleh dukungan dari tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Lelang surat utang tenor 10 tahun mencatat permintaan kuat dengan imbal hasil 4,683%, tertinggi sejak 2007.

Ketegangan antara AS dan Iran turut menjaga permintaan terhadap dolar sebagai aset aman. Perundingan mengenai pelaksanaan kesepakatan sementara Juni dilaporkan belum menunjukkan kemajuan, sementara ketidakpastian mengenai Selat Hormuz masih berlanjut.

Adapun dari domestik, rupiah menghadapi risiko tambahan setelah evaluasi MSCI Agustus mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari daftar indeks. Perubahan komposisi tersebut berpotensi mendorong investor asing yang mengikuti indeks MSCI menyesuaikan portofolionya.

Jika penyesuaian itu disertai penjualan saham dan penukaran dana ke dolar AS, arus keluar asing berpotensi menambah tekanan terhadap rupiah. 

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis BTN di Ekosistem Perumahan

Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis BTN di Ekosistem Perumahan

September 14, 2026
Sederet Upaya RI Bangun Benteng Hadapi Krisis Energi

Sederet Upaya RI Bangun Benteng Hadapi Krisis Energi

September 14, 2026
Warga RI Pilih Kredit EV Daripada Mobil Bekas, Pembiayaan Naik 103%

Warga RI Pilih Kredit EV Daripada Mobil Bekas, Pembiayaan Naik 103%

September 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .