• Latest
Maaf Mr Trump, China Makin Disukai Negara Berkembang Dibanding AS

Maaf Mr Trump, China Makin Disukai Negara Berkembang Dibanding AS

August 13, 2026
Bos BUMN Ungkap Dapat Rp456 M untuk Bangun 12 Titik LRT City

Bos BUMN Ungkap Dapat Rp456 M untuk Bangun 12 Titik LRT City

September 15, 2026
Mau Beli Mobil Listrik, Ini Yang Jadi Pertimbangan Orang RI

Mau Beli Mobil Listrik, Ini Yang Jadi Pertimbangan Orang RI

September 15, 2026
Timah Jadi Komoditas Pertama Dijual di Bursa Mineral ICOMEX

Timah Jadi Komoditas Pertama Dijual di Bursa Mineral ICOMEX

September 15, 2026
Bos Adhi Karya Minta Maaf, Janji Selesaikan Masalah LRT City

Bos Adhi Karya Minta Maaf, Janji Selesaikan Masalah LRT City

September 15, 2026
Pakai EV Bikin Bisnis Cuan, Bos VinFast Bongkar Hitungannya

Pakai EV Bikin Bisnis Cuan, Bos VinFast Bongkar Hitungannya

September 15, 2026
Pemegang Obligasi Tolak Semua Usulan Restrukturisasi Adhi Karya (ADHI)

Pemegang Obligasi Tolak Semua Usulan Restrukturisasi Adhi Karya (ADHI)

September 15, 2026
Suahasil Jadi Menkeu Baru, Ini Harapan OJK

Suahasil Jadi Menkeu Baru, Ini Harapan OJK

September 15, 2026
Gubernur Destry Lantik Mal Isnaini Jadi Kepala DKMP BI

Gubernur Destry Lantik Mal Isnaini Jadi Kepala DKMP BI

September 15, 2026
MSIG Life Buka Suara Soal Penurunan Nilai Aset Rp768 Miliar

MSIG Life Buka Suara Soal Penurunan Nilai Aset Rp768 Miliar

September 15, 2026
Bos Vinfast Bedah Daya Tarik Kendaraan Listrik Bagi Warga RI

Bos Vinfast Bedah Daya Tarik Kendaraan Listrik Bagi Warga RI

September 15, 2026
OJK Sebut Icomex & POJK Bursa Mineral Siap Meluncur 17 September

OJK Sebut Icomex & POJK Bursa Mineral Siap Meluncur 17 September

September 15, 2026
IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

September 15, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, September 15, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Maaf Mr Trump, China Makin Disukai Negara Berkembang Dibanding AS

1 month ago
in Economy
Maaf Mr Trump, China Makin Disukai Negara Berkembang Dibanding AS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Peta persepsi global mulai berubah, dengan China kini dipandang lebih positif dibandingkan Amerika Serikat (AS) di lebih banyak negara. Bagi negara-negara berkembang, perubahan ini menunjukkan meningkatnya daya tarik pendekatan Beijing yang berorientasi pada pembangunan dan kepentingan nasional.

Survei terbaru Pew Research Center menunjukkan, untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade, China memperoleh citra lebih positif dibandingkan AS di lebih banyak negara. Mengapa ini terjadi?

Perubahan ini mengindikasikan bahwa pengaruh global semakin ditentukan bukan hanya oleh kekuatan politik dan keamanan. Tetapi juga kemampuan menawarkan manfaat ekonomi yang nyata.

“Global South tidak menjadi anti-Amerika; mereka menjadi pragmatis secara strategis,” tulis Maya Majueran dalam kolomnya yang dimuat Kantor Berita Xinhua, dikutip Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, kebijakan luar negeri negara-negara berkembang semakin didorong oleh kepentingan nasional, peluang ekonomi, dan prioritas pembangunan. Sehingga, ini bukan keberpihakan geopolitik seperti pada era Perang Dingin.

Bagi banyak negara berkembang, China menawarkan kemitraan yang berfokus pada infrastruktur, investasi, industrialisasi, transfer teknologi, dan perdagangan. Melalui Belt and Road Initiative (BRI), China telah memobilisasi hampir US$1 triliun atau sekitar Rp17.800 triliun investasi infrastruktur, dengan berbagai proyek yang menyentuh kebutuhan transportasi, energi, konektivitas, dan kapasitas industri.

Majueran menilai daya tarik China juga muncul karena hasil kerja samanya dapat dilihat secara langsung. Proyek seperti jaringan kereta api di Ethiopia dan pembangkit listrik di Pakistan dinilai menjawab kebutuhan pembangunan sehari-hari, sementara kerja sama industri dan transfer teknologi membantu meningkatkan kapasitas lokal.

“Pendekatan terpadu ini telah menghasilkan peningkatan nyata dalam produktivitas, konektivitas dan kapasitas lokal,” tulisnya.

Selain investasi, China memperluas akses pasar, memberikan perlakuan bebas bea masuk bagi banyak negara kurang berkembang, memperdalam skema pertukaran mata uang, serta mendorong penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan lintas batas. Langkah tersebut dinilai dapat mengurangi biaya transaksi dan risiko nilai tukar sekaligus membuka peluang bagi negara berkembang untuk masuk lebih dalam ke rantai nilai regional dan global.

Faktor lain adalah pendekatan diplomasi China yang menekankan kedaulatan, saling menghormati, dan tidak mencampuri urusan dalam negeri. Bagi sejumlah pemerintah di Global South, pendekatan ini memberi ruang lebih luas untuk menentukan jalur politik dan pembangunan sendiri.

Pada saat yang sama, transformasi China selama empat dekade, termasuk pengentasan ratusan juta orang dari kemiskinan serta kemajuannya di bidang manufaktur, infrastruktur, dan teknologi, menjadi referensi bagi negara berkembang dalam mengejar pembangunan. Perubahan tersebut memperkuat kecenderungan menuju tatanan dunia yang lebih multipolar.

“Di China, negara-negara berkembang menemukan sahabat sejati dan mitra yang baik,” tulis Majueran.

Ia juga menekankan bahwa Global South kini tidak lagi menjadi peserta pasif dalam urusan dunia. Tetapi semakin mampu menentukan pilihan berdasarkan kepentingan nasional dan aspirasi rakyatnya.

(tfa/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos BUMN Ungkap Dapat Rp456 M untuk Bangun 12 Titik LRT City

Bos BUMN Ungkap Dapat Rp456 M untuk Bangun 12 Titik LRT City

September 15, 2026
Mau Beli Mobil Listrik, Ini Yang Jadi Pertimbangan Orang RI

Mau Beli Mobil Listrik, Ini Yang Jadi Pertimbangan Orang RI

September 15, 2026
Timah Jadi Komoditas Pertama Dijual di Bursa Mineral ICOMEX

Timah Jadi Komoditas Pertama Dijual di Bursa Mineral ICOMEX

September 15, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .