• Latest
Perusahaan Trading Ini Pecah Rekor Rugi Rp 246 Triliun Sebulan

Perusahaan Trading Ini Pecah Rekor Rugi Rp 246 Triliun Sebulan

August 17, 2026
Membangun Backbone Digital di Era AI

Membangun Backbone Digital di Era AI

September 14, 2026
Asing Serbu RI Rp141 Triliun, Purbaya Ungkap Alasannya!

Asing Serbu RI Rp141 Triliun, Purbaya Ungkap Alasannya!

September 14, 2026
Arab Saudi Tutup Jalur Pipa, Harga Minyak Bertahan di Atas USD 100

Arab Saudi Tutup Jalur Pipa, Harga Minyak Bertahan di Atas USD 100

September 14, 2026
Kalau Jahat Saya Diemin Saja

Kalau Jahat Saya Diemin Saja

September 14, 2026
Asing Net Sell Rp664 Miliar di Sesi I, Kompak Lego 10 Saham Ini

Asing Net Sell Rp664 Miliar di Sesi I, Kompak Lego 10 Saham Ini

September 14, 2026
Dunia Masuk Era ‘Higher for Longer’, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Dunia Masuk Era ‘Higher for Longer’, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

September 14, 2026
Sesi I IHSG Anjlok 1,7%, Diseret Emiten Tambang!

Sesi I IHSG Anjlok 1,7%, Diseret Emiten Tambang!

September 14, 2026
Harga Saham Bayan (BYAN) Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 T

Harga Saham Bayan (BYAN) Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 T

September 14, 2026
Bos BI Beberkan Alasan Rupiah Tertekan Lawan Dolar Minggu Lalu

Bos BI Beberkan Alasan Rupiah Tertekan Lawan Dolar Minggu Lalu

September 14, 2026
Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

September 14, 2026
Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

September 14, 2026
Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

September 14, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Perusahaan Trading Ini Pecah Rekor Rugi Rp 246 Triliun Sebulan

4 weeks ago
in Economy
Perusahaan Trading Ini Pecah Rekor Rugi Rp 246 Triliun Sebulan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Jane Street, perusahaan perdagangan (trading) raksasa di Wall Street, dilaporkan mengalami kerugian sekitar US$15 miliar atau setara Rp246 triliun pada Juli 2026. Kerugian tersebut sebagian dipicu oleh masalah yang menimpa hedge fund Situational Awareness, menurut sejumlah orang yang mengetahui persoalan tersebut.

Melansir The Wall Street Journal, kerugian pada Juli menjadi yang terburuk dalam sejarah bulanan Jane Street, menurut salah satu sumber yang mengetahui kondisi perusahaan. Besarnya kerugian tersebut mengejutkan, mengingat Jane Street masih mencatatkan kinerja perdagangan terbaiknya sepanjang tahun ini.

Hingga Juli 2026, pendapatan Jane Street disebut telah mencapai lebih dari US$40 miliar. Dengan capaian tersebut, perusahaan masih berada di jalur untuk mencatatkan tahun perdagangan yang sangat kuat meskipun mengalami kerugian besar pada Juli.

Situational Awareness menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tekanan yang dialami Jane Street pada bulan tersebut. Masalah yang menimpa hedge fund tersebut turut berdampak pada posisi perdagangan Jane Street dan menyebabkan perusahaan mencatat kerugian dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Jane Street dikenal sebagai salah satu perusahaan perdagangan paling dominan di pasar keuangan global, dengan aktivitas yang mencakup saham, obligasi, komoditas, mata uang hingga aset digital. Perusahaan tersebut menggunakan strategi perdagangan berbasis teknologi dan algoritma untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar di berbagai pasar.

Kerugian sekitar US$15 miliar dalam satu bulan menjadi kontras dengan kinerja Jane Street sepanjang tahun berjalan. Perusahaan masih mencatatkan pendapatan lebih dari US$40 miliar hingga Juli, menunjukkan besarnya skala bisnis perdagangan yang dijalankannya.

Meski demikian, besarnya kerugian pada Juli menjadi perhatian karena menunjukkan bagaimana gangguan pada satu posisi atau mitra perdagangan dapat memberikan dampak signifikan terhadap perusahaan trading besar. Jane Street hingga kini belum memberikan rincian publik mengenai besaran kerugian tersebut maupun eksposurnya terhadap Situational Awareness.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Membangun Backbone Digital di Era AI

Membangun Backbone Digital di Era AI

September 14, 2026
Asing Serbu RI Rp141 Triliun, Purbaya Ungkap Alasannya!

Asing Serbu RI Rp141 Triliun, Purbaya Ungkap Alasannya!

September 14, 2026
Arab Saudi Tutup Jalur Pipa, Harga Minyak Bertahan di Atas USD 100

Arab Saudi Tutup Jalur Pipa, Harga Minyak Bertahan di Atas USD 100

September 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .