• Latest
Pasar Cemas Drama Trump Vs India, Harga Minyak Loyo

Pasar Cemas Drama Trump Vs India, Harga Minyak Loyo

August 5, 2025
Dicecar Bursa Soal Harga Saham, Koka Indonesia (KOKA) Buka Suara

Dicecar Bursa Soal Harga Saham, Koka Indonesia (KOKA) Buka Suara

July 24, 2026
Platform Judi Online Kejar Dana Raksasa Wall Street

Platform Judi Online Kejar Dana Raksasa Wall Street

July 24, 2026
Investor Jauhi Sahan Tesla & SpaceX, Gurita Bisnis Elon Musk Terancam?

Investor Jauhi Sahan Tesla & SpaceX, Gurita Bisnis Elon Musk Terancam?

July 24, 2026
RI Kena Tarif Tambahan 10% dari AS, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

RI Kena Tarif Tambahan 10% dari AS, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

July 24, 2026
Ada yang Bilang Saya Bohong

Ada yang Bilang Saya Bohong

July 24, 2026
IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

July 24, 2026
Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

July 24, 2026
Fundamental Kinclong, Saham Bank Kok Dibuang Investor?

Fundamental Kinclong, Saham Bank Kok Dibuang Investor?

July 24, 2026
Protelindo Tender Offer SUPR Harga Rp 45.000 per Saham

Protelindo Tender Offer SUPR Harga Rp 45.000 per Saham

July 24, 2026
Beban Administrasi Melonjak, Laba PGUN Terpangkas 47% per Juni 2026

Beban Administrasi Melonjak, Laba PGUN Terpangkas 47% per Juni 2026

July 24, 2026
Panda Bond Indonesia Laris Minat Investor Tembus 2,4 Kali

Panda Bond Indonesia Laris Minat Investor Tembus 2,4 Kali

July 24, 2026
Rupiah Ditutup Merah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.930

Rupiah Ditutup Merah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.930

July 24, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, July 24, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pasar Cemas Drama Trump Vs India, Harga Minyak Loyo

12 months ago
in Lifestyle
Pasar Cemas Drama Trump Vs India, Harga Minyak Loyo
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak global belum juga bangkit dari tekanan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data Refinitiv per Selasa (5/8/2025) pukul 10.05 WIB, harga minyak Brent (LCOc1) berada di US$68,62 per barel, turun dari US$68,76 pada hari sebelumnya. Sementara itu, harga minyak WTI (CLc1) juga tertekan di posisi US$66,15 per barel.

Ini menandai penurunan Brent selama lima hari berturut-turut. Sepekan terakhir, harga Brent anjlok lebih dari 5%, turun dari level tertinggi US$73,24 pada 30 Juli 2025. WTI bahkan sempat berada di atas US$70 pada akhir Juli, sebelum kembali merosot ke kisaran US$66.

Pelemahan ini terjadi di tengah memanasnya tensi geopolitik. Presiden AS Donald Trump kembali mengguncang pasar dengan ancamannya untuk “secara signifikan” menaikkan tarif ekspor India ke AS, menyusul keputusan New Delhi membeli minyak dari Rusia. Langkah ini menjadi bagian dari tekanan Washington agar Moskow segera menyepakati gencatan senjata di Ukraina.

India mengecam langkah tersebut sebagai tidak berdasar. Ketegangan ini memunculkan kekhawatiran baru soal stabilitas pasokan global, terutama jika India memutuskan untuk membalas secara ekonomi.

Di sisi lain, pelaku pasar juga mulai mencermati kemungkinan membanjirnya pasokan pada paruh kedua 2025. OPEC+ mulai melonggarkan kebijakan pembatasan produksi, sementara permintaan energi di AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan, seiring melambatnya aktivitas ekonomi akibat kebijakan dagang agresif Trump.

Pelemahan harga minyak juga didorong oleh sentimen negatif atas prospek ekonomi global yang tidak pasti. Investor kini berspekulasi bahwa tekanan ekonomi bisa memicu pelonggaran moneter, tetapi di sisi lain juga berisiko menekan permintaan energi dunia.

Pemerintah AS sendiri akan merilis panduan tarif baru pada 7 Agustus 2025. Sementara itu, batas waktu ultimatum Trump kepada Rusia untuk mencapai gencatan senjata jatuh pada 8 Agustus. Dengan tensi yang terus meningkat, pelaku pasar diperkirakan masih akan bergerak hati-hati dalam beberapa hari ke depan.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Israel & Iran Memanas, Minyak Dunia Kian Mendidih




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dicecar Bursa Soal Harga Saham, Koka Indonesia (KOKA) Buka Suara

Dicecar Bursa Soal Harga Saham, Koka Indonesia (KOKA) Buka Suara

July 24, 2026
Platform Judi Online Kejar Dana Raksasa Wall Street

Platform Judi Online Kejar Dana Raksasa Wall Street

July 24, 2026
Investor Jauhi Sahan Tesla & SpaceX, Gurita Bisnis Elon Musk Terancam?

Investor Jauhi Sahan Tesla & SpaceX, Gurita Bisnis Elon Musk Terancam?

July 24, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .