• Latest
Rupiah Dibuka Hijau, Dolar AS Turun ke Rp17.720 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Hijau, Dolar AS Turun ke Rp17.720 Pagi Ini

August 21, 2026
Skandal Manipulasi Saham Bikin Geger, Ribuan Investor Jadi Korban

Skandal Manipulasi Saham Bikin Geger, Ribuan Investor Jadi Korban

October 31, 2026
Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Anda Termasuk?

Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Anda Termasuk?

October 31, 2026
Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Jaga Kerahasiaan Data!

Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Jaga Kerahasiaan Data!

October 31, 2026
Daftar Nama Terlibat Kasus Pasar Modal, Ada Terkait BREN, DSSA, CUAN

Daftar Nama Terlibat Kasus Pasar Modal, Ada Terkait BREN, DSSA, CUAN

October 31, 2026
OJK Rilis Daftar Sanksi Pasar Modal: Ada FILM, KIOS, SHID

OJK Rilis Daftar Sanksi Pasar Modal: Ada FILM, KIOS, SHID

October 31, 2026
Segera Cek KTP Anda Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Caranya

Segera Cek KTP Anda Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Caranya

October 31, 2026
Pendapatan Usaha Tumbuh 7,9%, Jasa Marga Terus Perkuat Konektivitas

Pendapatan Usaha Tumbuh 7,9%, Jasa Marga Terus Perkuat Konektivitas

October 31, 2026
Mantan Menteri RI Ditangkap Kejaksaan Agung, Ketemu Brankas Isi Rp 4 M

Mantan Menteri RI Ditangkap Kejaksaan Agung, Ketemu Brankas Isi Rp 4 M

October 31, 2026
Nomor HP Jadi Pengganti Skor Kredit Ajukan Pinjaman, Cek Syaratnya

Nomor HP Jadi Pengganti Skor Kredit Ajukan Pinjaman, Cek Syaratnya

October 31, 2026
Bos Sekuritas Soal Potensi RI Turun ke Standalone Market

Bos Sekuritas Soal Potensi RI Turun ke Standalone Market

October 31, 2026
Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

October 31, 2026
Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

October 31, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 31, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Dibuka Hijau, Dolar AS Turun ke Rp17.720 Pagi Ini

2 months ago
in Market
Rupiah Dibuka Hijau, Dolar AS Turun ke Rp17.720 Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini. Mata uang Garuda berpeluang memperpanjang tren positifnya menjelang berakhirnya perdagangan pekan ini.

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan Jumat (21/8/2026) dengan penguatan 0,11% ke posisi Rp17.720/US$.

Penguatan tersebut melanjutkan kinerja positif dalam dua perdagangan sebelumnya. Pada Kamis (20/8/2026), rupiah ditutup melesat 0,48% ke level Rp17.740/US$, setelah sehari sebelumnya menguat 0,14%.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,10% ke posisi 98,799.

DXY kembali tertekan setelah sempat ditutup menguat tipis 0,06% pada perdagangan sebelumnya.


Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh dinamika pasar obligasi AS serta penantian terhadap rilis Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II-2026.

Dolar AS masih menghadapi tekanan setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana menggandakan pembelian kembali obligasi pemerintah tenor 10-30 tahun menjadi sedikitnya US$4 miliar dalam setiap operasi.

Langkah tersebut bertujuan menenangkan pasar obligasi yang diguncang kekhawatiran mengenai membengkaknya defisit fiskal AS. Namun, kebijakan itu justru sempat memicu aksi jual dolar karena pasar menilai tekanan akibat defisit yang besar dapat beralih dari kenaikan imbal hasil obligasi menuju pelemahan mata uang.

Dolar sempat pulih tipis pada perdagangan Kamis setelah imbal hasil obligasi kembali meningkat. Pelaku pasar masih meragukan kemampuan kebijakan pembelian kembali tersebut dalam meredam tekanan di pasar surat utang secara berkelanjutan.

Perhatian investor berikutnya tertuju pada pidato Ketua bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga.

Risalah rapat The Fed periode Juli menunjukkan kekhawatiran terhadap inflasi masih kuat. Sejumlah pejabat siap menaikkan suku bunga apabila inflasi tidak bergerak menuju target 2%.

Pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada September sebesar 35%. Peluang tersebut meningkat menjadi 67% untuk pertemuan Desember, sehingga berpotensi membatasi pelemahan dolar lebih lanjut.

Sementara dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) dijadwalkan mengumumkan NPI dan transaksi berjalan kuartal II-2026 pada Jumat hari ini. Data tersebut akan menjadi salah satu ukuran ketahanan sektor eksternal Indonesia di tengah ketidakpastian global dan perubahan arus modal internasional.

Pasar akan mencermati apakah NPI mampu membaik setelah mencatat defisit US$9,1 miliar pada kuartal I-2026. Posisi tersebut berbalik dari surplus US$6,1 miliar pada kuartal IV-2025 akibat melebarnya defisit transaksi berjalan dan berbaliknya transaksi modal dan finansial ke zona defisit.

Perbaikan NPI dapat meningkatkan keyakinan terhadap ketahanan eksternal Indonesia dan memberikan tambahan dukungan bagi rupiah. Sebaliknya, defisit yang masih lebar berpotensi membatasi penguatan mata uang Garuda.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Skandal Manipulasi Saham Bikin Geger, Ribuan Investor Jadi Korban

Skandal Manipulasi Saham Bikin Geger, Ribuan Investor Jadi Korban

October 31, 2026
Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Anda Termasuk?

Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Anda Termasuk?

October 31, 2026
Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Jaga Kerahasiaan Data!

Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Jaga Kerahasiaan Data!

October 31, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .