• Latest
Duit Rp9,1 Triliun Punya Warga RI Digondol Maling, OJK Banjir Aduan

Duit Rp9,1 Triliun Punya Warga RI Digondol Maling, OJK Banjir Aduan

August 29, 2026
Elnusa Rombak Jajaran Direksi, Angkat Setyo Sapto dan Linda Delina

Elnusa Rombak Jajaran Direksi, Angkat Setyo Sapto dan Linda Delina

September 10, 2026
Krisis Timur Tengah Kian Panas, IHSG & Rupiah Kembali Melemah

Krisis Timur Tengah Kian Panas, IHSG & Rupiah Kembali Melemah

September 10, 2026
Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?

Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?

September 10, 2026
BSI Siapkan Tabungan Untuk Masyarakat, Bebas Administrasi Bulanan

BSI Siapkan Tabungan Untuk Masyarakat, Bebas Administrasi Bulanan

September 10, 2026
Bos BTN Bocorin Kisi-Kisi Dividen, Segini Besarannya

Bos BTN Bocorin Kisi-Kisi Dividen, Segini Besarannya

September 10, 2026
BEI Lelang 11 Kursi AB, Catat Tanggal dan Syaratnya

BEI Lelang 11 Kursi AB, Catat Tanggal dan Syaratnya

September 10, 2026
Diam-Diam Ada yang Borong 6,6 Juta saham IMPC di Harga Rp1.465

Diam-Diam Ada yang Borong 6,6 Juta saham IMPC di Harga Rp1.465

September 10, 2026
5 Atlet Terkaya di Dunia, Juaranya Bukan Messi Atau Ronaldo

5 Atlet Terkaya di Dunia, Juaranya Bukan Messi Atau Ronaldo

September 10, 2026
Diam-Diam Ada yang Borong Saham 6,6 Juta saham IMPC di Harga Rp1.465

Diam-Diam Ada yang Borong Saham 6,6 Juta saham IMPC di Harga Rp1.465

September 10, 2026
Harga Saham Naik Tajam, BEI Gembok Perdagangan GRPH

Harga Saham Naik Tajam, BEI Gembok Perdagangan GRPH

September 10, 2026
Boy Thohir Borong 30 Juta Lembar Saham MGLV

Boy Thohir Borong 30 Juta Lembar Saham MGLV

September 10, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,15% Dekati Level 6.700

IHSG Dibuka Menguat 0,15% Dekati Level 6.700

September 10, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, September 10, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Duit Rp9,1 Triliun Punya Warga RI Digondol Maling, OJK Banjir Aduan

2 weeks ago
in Economy
Duit Rp9,1 Triliun Punya Warga RI Digondol Maling, OJK Banjir Aduan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kejahatan digital di Indonesia kini berada pada kondisi darurat. Belum lama ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kerugian publik yang sangat fantastis akibat maraknya berbagai aksi penipuan daring (scam), dengan nilai mencapai lebih dari Rp 9,1 triliun.

Hingga 14 Januari 2026, OJK telah menerima sebanyak 432.637 pengaduan kasus penipuan melalui platform Indonesia Anti Scam Center (IASC). Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner OJK (kala itu menjabat Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen), mengungkapkan bahwa dari akumulasi dana fantastis yang dilaporkan lenyap tersebut, pihak regulator baru mampu mengamankan sebagian kecil saja.

“Ada Rp 9,1 triliun dana masyarakat yang dilaporkan hilang terkena scam ini, di mana IASC berhasil memblokir atau menyelamatkan dana sebanyak Rp 432 miliar,” ungkap wanita yang akrab disapa Kiki ini saat Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI, beberapa saat lalu.

Kiki membeberkan bahwa Pulau Jawa menjadi sarang laporan terbesar dengan dominasi mencapai lebih dari 303.000 pengaduan, disusul oleh wilayah Sumatra dan provinsi lainnya.

Modus Transaksi Belanja Paling Banyak Makan Korban

Variasi modus penipuan yang digunakan para pelaku kejahatan siber pun makin beragam. Berdasarkan catatan OJK, berikut daftar modus yang paling banyak menjerat masyarakat:

– Penipuan Transaksi Belanja

– Panggilan Palsu (Fake Call)

– Penipuan Investasi Bodong

– Penipuan Lowongan Kerja (Job Scam)

– Iming-iming Hadiah Palsu

Mengapa Dana Korban Sulit Selamat

Penanganan kasus penipuan digital di Indonesia menghadapi tantangan berat. Laporan pengaduan di Indonesia melonjak drastis hingga 1.000 laporan per hari. Angka ini 3 sampai 4 kali lipat lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

“Di negara lain yang kita ajak koordinasi, per hari mungkin hanya 150, 300, atau 400 laporan. Tapi di Indonesia bisa sampai seribu laporan per hari,” jelas Kiki.

Selain volume yang masif, Kiki menyoroti dua penyebab utama mengapa dana korban sangat sulit untuk diselamatkan:

1. Faktor Keterlambatan Laporan (Time Gap): Sekitar 80% korban baru melaporkan kejadian lebih dari 12 jam setelah transaksi terjadi. Padahal, eksekutor penipuan biasanya menguras dan memindahkan uang korban dalam kurun waktu kurang dari 1 jam.

2. Pola Pelarian Uang Sangat Kompleks: Uang hasil kejahatan kini tidak lagi mengendap di satu rekening bank. Pelaku dengan cepat memecah dan mengalirkan dana tersebut ke berbagai ekosistem digital lintas sektor-mulai dari dompet digital (e-wallet), aset kripto, emas digital, hingga platform e-commerce.

Melihat situasi ini, OJK terus memacu kerja sama lintas regulator, otoritas perbankan, dan pengembang platform digital untuk mempercepat proses pemblokiran rekening terindikasi penipuan demi menekan potensi kerugian masyarakat yang lebih besar.

 

(tps/luc)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Elnusa Rombak Jajaran Direksi, Angkat Setyo Sapto dan Linda Delina

Elnusa Rombak Jajaran Direksi, Angkat Setyo Sapto dan Linda Delina

September 10, 2026
Krisis Timur Tengah Kian Panas, IHSG & Rupiah Kembali Melemah

Krisis Timur Tengah Kian Panas, IHSG & Rupiah Kembali Melemah

September 10, 2026
Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?

Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?

September 10, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .