• Latest
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

September 2, 2026
Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

September 9, 2026
BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T pada Semester I-2026

BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T pada Semester I-2026

September 9, 2026
Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet

Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet

September 9, 2026
Laba Bank Jatim (BJTM) Naik 53% Jadi Rp1,2 T di Semester I-2026

Laba Bank Jatim (BJTM) Naik 53% Jadi Rp1,2 T di Semester I-2026

September 9, 2026
BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T padaSemester I-2026

BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T padaSemester I-2026

September 9, 2026
Harga Nikel Tak Lagi Ditentukan Negara Lain

Harga Nikel Tak Lagi Ditentukan Negara Lain

September 9, 2026
Bos Danantara Buka Suara Gedung Telkom Disewa BGN: Optimalisasi Aset

Bos Danantara Buka Suara Gedung Telkom Disewa BGN: Optimalisasi Aset

September 9, 2026
Saingi ICDX dan CFX, Bursa Mineral Baru Segera Lahir

Saingi ICDX dan CFX, Bursa Mineral Baru Segera Lahir

September 9, 2026
Warga 17 Tahun RI Dapat Rekening Plus Saldo Rp50 Ribu, Dana dari APBN

Warga 17 Tahun RI Dapat Rekening Plus Saldo Rp50 Ribu, Dana dari APBN

September 9, 2026
Pakuan (UANG) Tunjuk Wiria Chakradinata Jadi Wakil Direktur Utama

Pakuan (UANG) Tunjuk Wiria Chakradinata Jadi Wakil Direktur Utama

September 9, 2026
Kantor Purbaya Target Utang 2027 Tak Lebih dari 40,64% PDB

Kantor Purbaya Target Utang 2027 Tak Lebih dari 40,64% PDB

September 9, 2026
IHSG Ditutup Terkoreksi 0,12% ke Level 6.678

IHSG Ditutup Terkoreksi 0,12% ke Level 6.678

September 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, September 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

1 week ago
in Market
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah menutup perdagangan hari ini dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda tertekan seiring berlanjutnya penguatan greenback di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Rabu (2/9/2026), rupiah mesti mengalami pelemahan sebesar 0,31% dan terperosot ke posisi Rp17.750/US$. Rupiah melemah 40 poin dibandingkan penutupan Selasa (1/9/2026) di posisi Rp17.710/US$, 

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah pun cukup konsisten berada di zona pelemahan dengan rentang Rp17.755-Rp17.780/US$. 

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,08% ke posisi 99,759.

Penguatan tersebut melanjutkan kenaikan DXY sebesar 0,25% pada penutupan perdagangan Selasa kemarin.


Tekanan terhadap rupiah datang ketika pelaku pasar kembali memburu dolar AS sebagai aset aman menyusul memanasnya konflik antara AS dan Iran.

AS kembali melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target di Iran pada Selasa waktu setempat. Eskalasi tersebut mendorong harga minyak melonjak lebih dari 4%, sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global.

Konflik tersebut juga memicu aksi jual di pasar obligasi global. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun menyentuh posisi tertinggi sejak Januari 2025, sedangkan yield obligasi Jepang tenor yang sama mencapai 3% untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.

Tingginya imbal hasil obligasi AS meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar. Kondisi tersebut membuat ruang penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, semakin terbatas.

Tekanan juga datang dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Pelaku pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada September sebesar 68%, naik dari 35% sebelum pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole.

Warsh sebelumnya mengatakan The Fed masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan apabila inflasi gagal mereda. Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa kenaikan suku bunga kembali diperlukan untuk mengendalikan tekanan harga.

Di tengah tekanan global tersebut, Komisi XI DPR RI bersama pemerintah dan Bank Indonesia (BI) telah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2027 disepakati sebesar Rp17.500/US$.

Angka tersebut berada di dalam rentang proyeksi BI yang memperkirakan rupiah bergerak pada kisaran Rp17.300-Rp17.800/US$ pada 2027.

Selain nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi disepakati sebesar 6%, inflasi 2,5%, suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun 6,9%, serta defisit anggaran 2,4% atau Rp671,2 triliun.

Ketua Komisi XI DPR RI M. Misbakhun mengatakan penetapan asumsi tersebut telah mempertimbangkan kondisi perekonomian global dan domestik serta berbagai peluang dan risiko yang dapat memengaruhi perekonomian nasional.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

September 9, 2026
BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T pada Semester I-2026

BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T pada Semester I-2026

September 9, 2026
Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet

Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet

September 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .