• Latest
IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI

IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI

September 3, 2026
Investor Harus Tahu! S&P Global Beri Kabar Baik Soal Saham BRI

Investor Harus Tahu! S&P Global Beri Kabar Baik Soal Saham BRI

September 9, 2026
Belum Bayar Obligasi & Sukuk, BEI Lanjut Suspensi Saham WIKA

Belum Bayar Obligasi & Sukuk, BEI Lanjut Suspensi Saham WIKA

September 9, 2026
Rupiah Melesat, Dolar AS Tersungkur Balik ke Level Rp17.500

Rupiah Melesat, Dolar AS Tersungkur Balik ke Level Rp17.500

September 9, 2026
Cegah Cuci Uang di Pasar Modal, PPATK-KSEI Teken Mou Barter Informasi

Cegah Cuci Uang di Pasar Modal, PPATK-KSEI Teken Mou Barter Informasi

September 9, 2026
Gen Z Jadi Reseller Online, Modal Segini ke Pasar Asemka Bisa Viral

Gen Z Jadi Reseller Online, Modal Segini ke Pasar Asemka Bisa Viral

September 9, 2026
Sah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral

Sah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral

September 9, 2026
Breaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510

Breaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510

September 9, 2026
ADHI Buka Suara Soal Rencana Suntikan Danantara di Proyek LRT City

ADHI Buka Suara Soal Rencana Suntikan Danantara di Proyek LRT City

September 9, 2026
Danantara Berkomitmen Beri Pelaporan Keuangan Transparan & Akuntabel

Danantara Berkomitmen Beri Pelaporan Keuangan Transparan & Akuntabel

September 9, 2026
Emiten RI Ini Mau Caplok 75% Saham Aztech Pandu Persada

Emiten RI Ini Mau Caplok 75% Saham Aztech Pandu Persada

September 9, 2026
Saham BBCA Tiba-tiba Anjlok 2% Lebih, Asing Net Sell Jumbo

Saham BBCA Tiba-tiba Anjlok 2% Lebih, Asing Net Sell Jumbo

September 9, 2026
Utang Whoosh Diperpanjang 80 Tahun, Cicilan Rp1 T per Tahun

Utang Whoosh Diperpanjang 80 Tahun, Cicilan Rp1 T per Tahun

September 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, September 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI

6 days ago
in Economy
IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara terkait penundaan pencatatan saham perdana (Initial Public Officer/IPO) PT Swayasa Prakarsa Tbk. (SWAP). Direktur Penilaian Perusahaan Saidu Solihin mengaktan BEI telah menerima surat permohonan penundaan rencana IPO tersebut.

“Bursa telah menerima Surat Permohonan Penundaan Pelaksanaan Rencana Penawaran Umum Perdana Saham dari PT Swayasa Prakarsa Tbk tanggal 1 September 2026,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

Saidu mengatakan, berdasarkan surat yang diterima, rencana penundaan dilakukan karena sampai dengan tanggal 1 September 2026, PT Swayasa Prakarsa Tbk belum memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan untuk melaksanakan penawaran umum.

Sebagai informasi, Perseroan menggunakan Laporan Keuangan per 28 Februari 2026 pada proses penawaran umum sehingga masa berlaku Laporan Keuangan tersebut hanya sampai 31 Agustus 2026.

Emiten manufaktur alat kesehatan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menargetkan dana hingga Rp45,22 miliar dari penawaran umum perdana saham.

“Bagi kami, IPO bukan sekadar aksi korporasi untuk memperoleh pendanaan. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi PT Swayasa Prakarsa menjadi perusahaan yang semakin transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, sekaligus memperluas dampak inovasi kesehatan karya anak bangsa,” ujar Bondan Ardiningtyas, Direktur Utama PT Swayasa Prakarsa Tbk. (SWAP), Senin (24/8/2026).

Swayasa Prakarsa akan melepas 323 juta saham baru atau 30,3% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Masa book building berlangsung 24 -27 Agustus 2026 dengan kisaran harga Rp 130 – Rp140 per saham. PT Sukadana Prima Sekuritas (AD) bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter).

Seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, belan ja modal, dan pembayaran utang. Sekitar Rp15,8 miliar akan dialokasikan unt uk modal kerja. Rinciannya untuk pembelian bahan baku Rp5 miliar, pembelian peralatan produksi Rp2,3 miliar, operasional Rp4,6 miliar, peningkatan SDM Rp500 juta, sistem informasi Rp400 juta, pemasaran Rp2 miliar, dan pengembangan portofolio produk Rp1 miliar.

“Produk baru yang dikembangkan meliputi stent jantung, EVD, dan Ventilator Neonatal,” tulis prospektus SWAP.

Untuk belanja modal, perseroan mengalokasikan Rp12,2 miliar. Sebesar Rp10,7 miliar digunakan untuk pembangun an gedung manajemen dan distribusi di lahan 1.450 meter persegi di Cangkringan, Sleman. Lalu Rp500 juta untuk pembelian aset gedung dan Rp1 miliar untuk pembelian kendaraan operasional dan logistik.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Investor Harus Tahu! S&P Global Beri Kabar Baik Soal Saham BRI

Investor Harus Tahu! S&P Global Beri Kabar Baik Soal Saham BRI

September 9, 2026
Belum Bayar Obligasi & Sukuk, BEI Lanjut Suspensi Saham WIKA

Belum Bayar Obligasi & Sukuk, BEI Lanjut Suspensi Saham WIKA

September 9, 2026
Rupiah Melesat, Dolar AS Tersungkur Balik ke Level Rp17.500

Rupiah Melesat, Dolar AS Tersungkur Balik ke Level Rp17.500

September 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .